Terungkap, Alasan Kuasa Hukum Ressa Rizky Rossano Sakit Hati dan Gugat Denada
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @denadaindonesia / CURHAT BANG Denny Sumargo
Ronald Armanda, paman sekaligus kuasa hukum ressa, mengungkapkan awal kemarahannya berangkat dari perlakuan terhadap ibunya.
“Kemarin tuh kan begini, saya ini bukan soal membedah aib ya. Ini karena motivasi awal itu adalah orang tua saya. Ibu saya ini di rumah itu didatangi polisi berseragam dan dilaporkan serta disomasi sama adiknya Denada, namanya Muhammad, perihal mobil yang ibu saya ini enggak tahu apa-apa,” ujarnya.
Ia mempertanyakan alasan ibunya yang justru dilaporkan, padahal mobil tersebut digunakan oleh ressa.
“Pertanyaannya, kok ibu saya yang dilaporkan? Padahal yang pakai kan Ressa,” lanjut Ronald.
Ronald mengaku emosinya memuncak ketika mengetahui kondisi fisik sang ibu yang lemah dan sakit-sakitan.
“Nah, kebetulan karena fisiknya lemah, sakit-sakitan, telepon saya nangis-nangis. Akhirnya saya selaku anak emosi. Sekarang siapa anak yang tidak sakit hati ketika ibunya diperlakukan seperti itu,” ungkapnya.
Ia mengklaim sempat mencoba menyelesaikan persoalan tersebut secara persuasif dengan pihak Muhammad Abdullah Surkaty.
“Saya kontak secara persuasif kepada pihaknya Muhammad ini. Kenapa kamu ambil langkah itu? Kok tidak datang saja ke rumah menanyakan baik-baik? Kok malah mendatangkan polisi dan mensomasi? Bagi saya itu anak yang sinting,” tegas Ronald.
Ronald juga menyatakan kesiapannya jika konflik ini harus dibawa sepenuhnya ke ranah hukum.
“Kalau secara terang-terangan dia mau mengajak saya bermain di ranah hukum, ya saya siap. Soalnya perkaranya kan panjang. Kalau kemudian mengakibatkan banyak potential loss yang ditanggung mereka, kita sudah enggak ada lagi. Kita ini enggak punya potential loss, karena potential loss itu ada Denada karena dia figur,” katanya.
Menurut Ronald, upaya mediasi sempat dibuka, namun tidak dimanfaatkan dengan baik.
“Makanya jangan sampai potential loss itu berubah menjadi actual loss yang dirasakan Denada. Saya diajak ngomong baik-baik enggak ada. Bahkan ketika sudah saya ajukan gugatan, masih ada jeda waktu untuk menyelesaikan di forum yang lebih tertutup, mediasi,” ucapnya.
Ia pun menilai sikap pihak Denada tidak menunjukkan itikad baik.
Load more