Kuasa Hukum Ressa Rizky Tantang Denada Buktikan Klaim Pernah Membelikan Mobil
- Kolase tvOnenews.com / Istimewa / Instagram @denadaindonesia / Cumicumi
tvOnenews.com - Polemik antara Ressa Rizky dan Denada kembali memanas.
Kali ini, paman sekaligus kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, secara terbuka menantang Denada untuk membuktikan sejumlah klaim yang selama ini disampaikan ke publik, termasuk soal pemberian mobil dan rumah.
Ronald menegaskan dirinya siap bertanggung jawab penuh atas setiap pernyataan yang ia sampaikan, khususnya yang muncul dalam berbagai forum publik seperti podcast.
“Saya bertanggung jawab penuh kalau ternyata dalam podcast itu ada keterangan yang tidak bisa saya buktikan nanti,” ujar Ronald, dilansir dari YouTube Cumicumi.
Ia kemudian menyoroti prinsip dasar dalam hukum perdata yang berlaku di Indonesia, yakni pihak yang mengajukan dalil wajib membuktikannya.

- Kolase tim tvOnenews
Menurut Ronald, jika Denada mengklaim pernah memberikan fasilitas materi kepada Ressa, maka bukti hukum seharusnya bisa ditunjukkan dengan mudah.
“Nah, tetapi dia ada pernah mendalilkan karena sifatnya pemeriksaan perdata di sistem hukum kita ini menganut asas Actori Incumbit Probatio, siapa yang mendalilkan dia membuktikan,” ucap Ronald.
“Katanya sudah pernah membelikan mobil ya buktikan. Katanya sudah memberikan rumah ya buktikan. Gampang buktinya. Sertifikat ada apa enggak? BPKB ada enggak? Itu aja sudah itu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ronald mengingatkan agar setiap pernyataan yang disampaikan ke publik tidak bersifat menyesatkan dan merugikan pihak lain.
Ia menilai kejujuran menjadi hal utama dalam persoalan yang kini menyeret banyak emosi.

- Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia
“Makanya bagi saya jadi orang jangan terlalu hipokrit lah. Kita ngomong apa adanya aja lah ya toh. Jangan sampai merugikan orang lain,” ujarnya.
Ronald juga menaruh simpati besar kepada Ressa Rizky yang menurutnya berada di posisi paling dirugikan.
Ia menyinggung soal jejak digital yang disebut-sebut telah dihapus, serta citra Denada yang selama ini terbentuk di mata publik.
“Dan si anak ini kasihan sekali gitu loh. Apalagi melihat secara faktual yang namanya jejak digital ini kan sudah dihapus kan. Bagaimana perjuangannya Denada ini yang selama ini dapat framing sebagai ibu peri yang memperjuangkan anaknya, yang luar biasa ya kan. Itu makanya dramatisasi itu kalau saya tarik garis lurus ke bawah dengan perkara ini menjadi ironis,” katanya.
Load more