GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mediasi Gagal, Kuasa Hukum Tegaskan Denada Akui Ressa Rizky Sebagai Anak dan Sesalkan Gugatan 7 M

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal menegaskan bahwa Denada tidak pernah tidak menganggap Ressa Rizky sebagai anaknya dan sangat menyesalkan adanya gugatan ini
Kamis, 29 Januari 2026 - 20:10 WIB
Ressa Rizky dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @denadaindonesia

tvOnenews.com - Sidang mediasi dalam kasus dugaan penelantaran anak oleh Denada kepada Ressa Rizky tidak mencapai kesepakatan.

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal mengatakan kliennya lagi-lagi tidak hadir dalam sidang mediasi yang dilakukan pada hari ini Kamis, (29/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sidang mediasi tersebut tidak mencapai kesepakatan dan akan melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Muhammad Iqbal mengungkapkan hasil mediasi bahwa Denada tidak pernah tidak menganggap Ressa sebagai anaknya. 

Sebab, ia menjelaskan seluruh kebutuhannya dari segi materi dan afeksi sudah diberikan.

“Hasil mediasi tadi kita sampaikan bahwa Denada tidak pernah tidak menganggap Ressa sebagai anak. Semua sudah dikasih, kasih sayang, materi,” ungkap kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal. Dilansir dari YouTube Cumicumi.

Denada Tambunan
Denada Tambunan
Sumber :
  • YouTube/HAS Creative

Kemudian, pihaknya merasa keberatan dengan resume yang berada di surat mediasi. Resume tersebut serasa memberatkan kliennya.

“Kedua, terkait masalah di resume surat mediasinya, di gugatan kan mintanya kayak gitu ya, masalah pengakuan anak sama gugatan 7 Miliar. Itu sama dengan resume mediasi yang dikasihkan sehingga kita juga keberatan,” terang Iqbal.

“Serasa memberatkan pihak bu Denada, ya sudah mediasi dianggap gagal,” sambungnya.

Iqbal mengaku tidak mengetahui apakah Denada sudah bertemu kepada Ressa Rizky dan orang tua asuhnya. 

Namun ia meyakinkan bahwa Ressa dan Denada saling terhubung dan dapat berkomunikasi karena masing-masing memiliki nomor teleponnya.

“Kalau masalah itu kan langsung pihaknya keluarga ya. Saya nggak begitu tahu, saya cukup menjalankan kuasa saja,” katanya.

“Kalau ketemu secara pribadi atau secara langsung saya nggak tahu ya. Soalnya saya nggak 24 jam sama mereka. Yang jelas mbak Denada sendiri saling komunikasi langsung, ada nomornya. Saling memiliki nomor masing-masing,” lanjut Iqbal menjelaskan.

Meski tidak sempat hadir dalam sidang mediasi, namun Iqbal menegaskan bahwa itikad baik kliennya untuk menyelesaikan masalah akan selalu ada. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itikad baik itu selalu ada untuk menyelesaikan masalah ini. Bahkan mbak Denada juga menyesalkan adanya gugatan ini,” pungkasnya.

Setelah perdebatan panjang, akhirnya Denada Tambunan secara terbuka mengakui bahwa Ressa merupakan anak biologisnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT