News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pihak Ressa Masih Ngambek, Denada Diminta Lakukan Satu Hal Ini Demi Keluarga

​​​​​​​Pihak Ressa Rizky Rossano masih ngambek dan meminta Denada lakukan satu hal penting demi keluarga. Konflik belum reda meski Denada sudah klarifikasi.
Kamis, 5 Februari 2026 - 10:21 WIB
Denada dan Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube MNCTVRumahnyaDangdut / CURHAT BANG Denny Sumargo

tvOnenews.com - Ressa Rizky Rossano dan Denada masih berada dalam pusaran konflik emosional dan hukum yang belum sepenuhnya reda, meski sang penyanyi sudah menyampaikan klarifikasi di media sosial.

Prahara antara Denada dan Ressa memang mulai menemui titik terang setelah Denada akhirnya mengakui secara terbuka bahwa Ressa adalah anak kandungnya. Pengakuan itu disampaikan melalui video klarifikasi yang diunggah pada awal Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video tersebut, Denada juga menyampaikan permintaan maaf atas keterpisahan selama puluhan tahun. Namun, bagi pihak Ressa, langkah itu dinilai belum cukup menyentuh inti persoalan.

Denada sudah melakukan pengakuan besar di ruang publik. Tetapi kuasa hukum Ressa menilai permintaan maaf itu masih terasa formal dan belum menyentuh sisi batiniah yang lebih dalam.

Pihak Ressa merasa klarifikasi tersebut hanya berhenti sebagai pernyataan media sosial, bukan sebagai bentuk tanggung jawab emosional yang nyata.

Salah satu tuntutan utama yang kini disorot adalah permintaan agar Denada datang langsung menemui keluarga yang selama ini merawat Ressa.

Kuasa hukum Ressa menekankan pentingnya Denada menyampaikan permintaan maaf secara pribadi kepada sosok yang dianggap berjasa besar membesarkan Ressa selama 24 tahun.

Ronald Armanda menyebut ada luka batin yang belum terobati, terutama karena Denada tidak menyinggung keluarga pengasuh dalam klarifikasinya.

Ronald Armanda, kuasa hukum Ressa dalam YouTube Cumicumi (4/2/2026), mengatakan, “Terus yang kedua lagi di dalam pengakuan itu bagi saya yang sangat-sangat memberikan apa ya, penghinaan dan melecehkan saya secara personal itu tidak juga dia diikuti dengan rasa mohon maaf kepada orang tua saya.”

Ia juga mempertanyakan mengapa nama keluarga yang merawat Ressa tidak disebut sama sekali.

“Kalau sudah enggak pernah minta mohon maaf apalagi terima kasih kan itu logikanya kan. Nah, kenapa kok tidak disebut juga namanya orang tua saya di situ?” kata Ronald menegaskan.

Ronald menilai persoalan ini bukan hanya soal status hukum, tetapi juga menyangkut adab dan penghormatan kepada pihak yang telah membesarkan Ressa.

“Jadi kalau kita berbicara tentang adab pun enggak masuk adab memberikan pengakuan seperti itu kan begitu kan,” lanjutnya.

Menurutnya, luka terbesar justru dirasakan oleh ibunya yang selama ini ikut merawat Ressa.

“Nah, ini yang lagi berat secara batiniah ini juga ibu saya kan juga istilahnya… nelongso itu ya, loh kok enggak disebut juga nama mama,” ungkap Ronald.

Meski sudah ada pengakuan, proses hukum tetap bergulir. Pihak Ressa masih melanjutkan gugatan perdata senilai Rp7 miliar terhadap Denada terkait dugaan penelantaran anak.

Karena belum ada langkah nyata berupa pertemuan tatap muka, pihak Ressa menilai itikad baik Denada masih dipertanyakan.

Di sisi lain, tim hukum Denada menyebut bahwa selama ini Denada diam-diam telah memberikan nafkah serta membiayai kebutuhan hidup dan pendidikan Ressa sejak kecil.

Namun, klaim tersebut belum meredakan tuntutan pihak Ressa yang lebih menekankan aspek emosional dan penghormatan keluarga.

Kini, langkah yang paling ditunggu adalah kesediaan Denada untuk datang langsung menemui keluarga Ressa.

Ronald Armanda juga menyinggung sejumlah peristiwa lama yang menurutnya belum pernah dibahas Denada dalam klarifikasinya.

“Yang pertama tidak membukakan pintunya itu membiarkan orang tua saya berdiri di tengah jalan selama 3 jam setengah itu tidak pernah dia bahas di situ ya kan,” tutur Ronald.

Ia juga menambahkan soal laporan polisi yang pernah menyeret keluarganya.

“Terus habis gitu adiknya melaporkan orang tua saya di kepolisian atas indikasi dugaan penggelapan mobil, Itu aja sudah,” tambahnya.

Polemik Denada dan Ressa Rizky Rossano kini bukan hanya soal pengakuan di depan kamera, tetapi soal langkah nyata untuk menyembuhkan luka keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak Ressa masih menunggu satu hal penting, yaitu pertemuan langsung dan permintaan maaf dari hati ke hati demi penyelesaian secara kekeluargaan sebelum konflik ini melangkah lebih jauh di meja hijau.

(anf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selangkah Lagi Juara, Iran Lolos Babak Final Piala Asia Futsal 2026 Usai Singkirkan Irak

Selangkah Lagi Juara, Iran Lolos Babak Final Piala Asia Futsal 2026 Usai Singkirkan Irak

Iran berhasil lolos ke babak final setelah mengalahkan Irak di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Bikin Ronaldo Mogok Main, Benzema Disebut Keras Kepala oleh Jurnalis Arab, Kenapa?

Bikin Ronaldo Mogok Main, Benzema Disebut Keras Kepala oleh Jurnalis Arab, Kenapa?

Transfer Karim Benzema dari Al Ittihad ke Al Hilal menimbulkan kontroversi di Liga Pro Saudi 2025/2026. Jurnalis Arab beberkan detail kisah di balik layar.
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan TCC, DPR Nilai Negara Gagal Lindungi Anak di Ruang Digital

70 Anak Terpapar Konten Kekerasan TCC, DPR Nilai Negara Gagal Lindungi Anak di Ruang Digital

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko menyoroti fakta bahwa ada 70 anak terpapar konten kekerasan melalui komunitas True Crime Community (TCC).
Persib Resmi Gaet Sergio Castel! Formasi Mengerikan Maung Bandung di Putaran Kedua Bikin Lawan Auto Ciut, Bojan Hodak Punya Senjata Baru

Persib Resmi Gaet Sergio Castel! Formasi Mengerikan Maung Bandung di Putaran Kedua Bikin Lawan Auto Ciut, Bojan Hodak Punya Senjata Baru

Persib Bandung resmi merekrut Sergio Castel jelang penutupan bursa transfer Super League. Kehadirannya diprediksi membuat formasi Maung Bandung makin mengerikan
Menteri Wihaji Sentil Kepedulian Tetangga Usai Tragedi Siswa SD Bunuh Diri di NTT: Kita Sudah 80 Tahun Merdeka

Menteri Wihaji Sentil Kepedulian Tetangga Usai Tragedi Siswa SD Bunuh Diri di NTT: Kita Sudah 80 Tahun Merdeka

Tragedi memilukan yang menimpa seorang siswa kelas 4 SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), memicu reaksi keras dari pemerintah pusat. 
Simak, Ini Aturan "Free Float" Resmi BEI bagi Calon Emiten yang Ingin IPO

Simak, Ini Aturan "Free Float" Resmi BEI bagi Calon Emiten yang Ingin IPO

Peraturan tentang jumlah saham free float bagi perusahaan yang berencana menggelar penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia resmi diterbitkan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Trending

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 
Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cs Ajukan Permintaan Salinan 709 Dokumen ke PPID Polda Metro

Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cs Ajukan Permintaan Salinan 709 Dokumen ke PPID Polda Metro

Sambangi Polda Metro Jaya, kubu Roy Suryo cs mengajukan permintaan salinan 709 dokumen terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT