GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nilai TKA Tahun Lalu Jeblok Jadi Kekhawatiran Penentu Lolos SNBP 2026? Begini Fakta Terbarunya

Mendiktisaintek, Brian Yuliarto berbicara isu hasil nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 jeblok dikhawatirkan siswa SMA sebagai penentu kelulusan SNBP 2026.
Jumat, 6 Februari 2026 - 17:51 WIB
Logo SNBP
Sumber :
  • Istimewa/Kemdikbud

Jakarta, tvOnenews.com - Banyak siswa kelas 12 SMA mengkhawatirkan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 menjadi salah satu tolak ukur atau penentu kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Kekhawatiran pemanfaatan nilai TKA 2025 muncul setelah panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) resmi membuka pendaftaran SNBP 2026 pada 3 Februari hingga 18 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi sebelumnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merilis hasil rekapitulasi TKA 2025 SMA/sederajat. Dari hasil tersebut, nilai rata-rata TKA Matematika Nasional hanya di angka 35,10 dari 100,00.

Dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan fakta terbaru. Nilai TKA tahun lalu tidak dimanfaatkan sebagai penentu kelulusan SNBP 2026.

"Kami sedang menyusun. Memang kecenderungannya ini TKA tidak dipergunakan untuk penentuan (kelulusan SNBP 2026). Nanti, kami akan mendefinitifkan bersama dengan panitia (SNPMB)," kata Brian dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube TVR Parlemen, Jumat (6/2/2026).

Alasan TKA 2025 Bukan Jadi Penentu Lolos SNBP 2026

Ilustrasi ujian
Ilustrasi ujian
Sumber :
  • Pixabay/Yamu_Jay

Brian menyampaikan salah satu alasan TKA bukan menjadi penentu kelolosan proses SNBP. Ia mengatakan, masih banyak sekolah yang belum mempunyai sistem secara sempurna.

Tidak semua sekolah memiliki infrastruktur yang sehat. Hal itu menjadi salah satu faktor penghambat mewujudkan TKA sebagai tolak ukur penentu kelolosan SNBP 2026.

"Beberapa daerah ada yang sistem IT mereka belum bagus, ini sama saja mengganggu," jelasnya.

Maka dari itu, isu TKA menjadi penentu, kata Brian, masih simpang siur. Mendiktisaintek itu segera mungkin akan menyelesaikan hal tersebut dengan panitia SNPMB.

Kehadiran adanya hasil TKA siswa memiliki tujuan sebagai validator nilai rapor. Selain itu, TKA juga menjadi tolak ukur secara objektif seberapa jauh kemampuan akademik siswa.

Bahkan TKA menjadi pertimbangan untuk masuk jenjang lebih tinggi, terutama melalui jalur prestasi seperti perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS).

Dengan adanya TKA, hal ini menjadi mekanisme seleksi agar semakin objektif, adil, terstandar, hingga meminimalisir adanya ketergantungan penilaian dari satuan pendidikan.

Sementara, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menjelaskan, kehadiran TKA sebagai upaya berkelanjutan Kemendikdasmen meningkatkan mutu dan keadilan sistem pendidikan nasional.

Abdul Mu'ti menerangkan fungsi hasil nilai TKA untuk PTN. Tujuannya menjadi penilaian secara objektivitas yang kuat dalam proses seleksi masuk PTN melalui SNBP.

"Sejak 5 Januari 2026, nilai TKA telah terintegrasi secara host to host dengan sistem PDSS, sehingga digunakan oleh satuan pendidikan sebagai bagian dari proses penetapan siswa yang memenuhi kriteria atau eligible SNBP 2026 secara akuntabel dan transparan," kata Abdul Mu'ti dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI, Rabu (21/1/2026).

Ia mengingatkan bagi yang belum memenuhi kriteria siswa eligible dalam mendaftar SNBP 206. Siswa bisa mendaftar lewat jalur lain seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan Seleksi Jalur Mandiri dari masing-masing PTN.

Kata dia, proporsi daya tampung SNBT dan jalur mandiri lebih banyak ketimbang SNBP. Ia memastikan bagi siswa tidak memiliki TKA atau gagal masuk kriteria eligible, bisa berpeluang masuk PTN melalui dua jalur tersebut.

Syarat Pendaftaran SNBP 2026

  • Siswa kelas 12 SMA/SMK/MA sederajat periode 2026 memiliki prestasi atau eligble (pertimbangan).
  • Memiliki NISN yang terdaftar pada PDSS.
  • Nilai rapor secara lengkap dan terdata di PDSS.
  • Memiliki akun SNPMB secara permanen.
  • Calon peserta pendaftar KIP Kuliah mendaftar di laman SIM KIP Kuliah dulu.

Link Pendaftaran SNBP 2026

Siswa kelas 12 bisa mengunjungi link pendaftaran SNBP 2026 melalui laman atau portal resmi SNPMB (portal.snpmb.id) atau bisa klik di sini.

Tata Cara Pendaftaran SNBP 2026

  • Masuk laman portal.snpmb.id.
  • Masukkan alamat email & password akun SNPMB (harus telah diverifikasi).
  • Periksa biodata seperti "Nama, NISN, NPSN".
  • Pilih PTN dan prodi sesuai minat, kemampuan, dan bakat.
  • Klik "Simpan Semua Pilihan".
  • Masukkan file sesuai yang ditetapkan. Kemudian, tunggu notifikasi "Berhasil Mengunggah" muncul (hanya untuk prodi olahraga dan seni).
  • Isi prestasi sesuai prodi dan minat di laman Prestasi (Max. 3 prestasi). Harus pakai format PDF/PNG/JPG ukuran maksimal 2 MB (Opsional).
  • Klik bagian centang pernyataan persetujuan dan klik "Finalisasi".
  • Unduh dan cetak Kartu Peserta SNBP (bukti pendaftaran saat pengumuman kelulusan).

Jadwal dan Alur Proses SNBP 2026

Siswa dapat mengisi pendaftaran selama jam kegiatan SNPMB, mulai dari dan berakhir pada pukul 15.00 WIB di laman resmi portal.snpmb.id. Proses mendaftar berlaku dari tanggal 3-18 Februari 2026.

Merujuk dari laman resmi SNPMB 2026, berikut rentetan rangkaian SNBP 2026:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  1. Pengumuman Kuota Sekolah: 29 Desember 2025
  2. Masa Sanggah: 29 Desember 2025–15 Januari 2026
  3. Registrasi Akun SNPMB Sekolah: 05–26 Januari 2026
  4. Pengisian PDSS oleh Sekolah: 05 Januari–02 Februari 2026
  5. Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari–18 Februari 2026
  6. Pendaftaran SNBP: 03-18 Februari 2026
  7. Pengumuman Hasil SNBP: 31 Maret 2026
  8. Masa Unduh Kartu Peserta SNBP: 03 Februari-30 April 2026.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Serang Mengaji Jadi Program Sambut Ramadan

Serang Mengaji Jadi Program Sambut Ramadan

Berbagai kegiatan dilangsungkan menyambut bulan suci Ramadan 2026.
Comeback Mengesankan! Galatasaray Hancurkan Juventus di Leg Pertama Liga Champions

Comeback Mengesankan! Galatasaray Hancurkan Juventus di Leg Pertama Liga Champions

Galatasaray meraih kemenangan meyakinkan 5-2 atas Juventus yang bermain dengan 10 pemain pada leg pertama play-off babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18/2).
Ramalan Keuangan Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular 19 Februari 2026: Angka Hoki dan Tips Finansial

Ramalan Keuangan Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular 19 Februari 2026: Angka Hoki dan Tips Finansial

Peruntungan finansial shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular pada 19 Februari 2026. Simak angka hoki serta tips keuangan agar rezeki makin lancar.
Pemprov DKI Jakarta Gelar Transisi Imlek-Ramadan di Bundaran HI, Tampilkan Barongsai hingga Marawis

Pemprov DKI Jakarta Gelar Transisi Imlek-Ramadan di Bundaran HI, Tampilkan Barongsai hingga Marawis

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar acara Transisi Imlek dan Ramadan 2026 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026).
H-1 Ramadhan 2026: Baca Doa Ini Agar Diberi Kesehatan selama Ramadhan Kata Ustaz Adi Hidayat

H-1 Ramadhan 2026: Baca Doa Ini Agar Diberi Kesehatan selama Ramadhan Kata Ustaz Adi Hidayat

H-1 Ramadhan 2026, berikut doa yang bisa diamalkan agar diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa, berdasarkan penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Jangan Lagi Korek Telinga saat Puasa Ramadhan, Buya Yahya Ingatkan ini Sebelum Menyesal

Jangan Lagi Korek Telinga saat Puasa Ramadhan, Buya Yahya Ingatkan ini Sebelum Menyesal

Kita sudah memasuki bulan ramadhan 2026. Namun ada kebiasaan sehari-hari perlu dipertimbangkan, seperti korek telinga

Trending

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT