News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ibu Kandung Nizam Akui Selama Ini Dihalang-halangi Saat Ingin Bertemu Anak, Bahkan Dianggap Sudah Meninggal

Lisnawati, ibu kandung Nizam Syafei, ungkap bahwa ia dilarang bertemu anaknya selama 4 tahun dan bahkan disebut sudah meninggal oleh mantan suami.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:24 WIB
Ibu Kandung Nizam, Lisnawati
Sumber :
  • YouTube/Trans7Official

tvOnenews.com - Kisah tragis kematian bocah 12 tahun asal Sukabumi, Nizam Syafei, terus menguak lapisan demi lapisan penderitaan yang dialami keluarganya.

Tak hanya meninggal secara mengenaskan diduga akibat kekerasan yang dilakukan oleh ibu tirinya, TR, kini publik juga dikejutkan dengan pengakuan sang ibu kandung, Lisnawati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengungkap bahwa dirinya selama ini dihalang-halangi untuk bertemu anaknya, bahkan disebut sudah meninggal dunia oleh mantan suaminya, Anwar Satibi.

Dalam wawancaranya bersama Denny Sumargo di kanal YouTube miliknya, Lisnawati menceritakan bagaimana dirinya tak lagi bisa menjalin hubungan dengan anak kandungnya selama bertahun-tahun.

Ia mengaku sudah empat tahun lamanya tidak pernah bertemu Nizam, meski berbagai cara sudah dilakukan untuk bisa menghubungi sang anak.

“Nah, kamu sendiri selama tidak ketemu Nizam itu sudah berapa lama?” tanya Denny Sumargo.

“Empat tahun,” jawab Lisna.

Selama empat tahun itu, Lisna mengaku selalu berusaha untuk berkomunikasi dengan anaknya.

Ibu Kandung Nizam, Ayah Nizam
Ibu Kandung Nizam, Ayah Nizam
Sumber :
  • YouTube/TransTVOfficial/DennySumargo

Namun setiap kali mencoba, usahanya selalu gagal karena dihalang-halangi oleh mantan suaminya.

Bahkan menurut pengakuannya, Anwar melarang keras Lisna menghubungi Nizam dan menyebarkan kebohongan kepada sang anak bahwa ibunya sudah meninggal.

“Ya, di saat itu mau usaha mah mau usaha,” kata Lisna.

"Bahkan saya juga sering komunikasi sama dia juga ditutup-tutupi. Bahkan ngomong sama anaknya juga enggak boleh, enggak boleh katanya. Buat apa nelpon sama si Raja (Nizam)? Kan udah dibilangin juga sama si Raja, Bunda udah meninggal,” ungkap Lisna.

Denny Sumargo terlihat kaget mendengar pengakuan tersebut dan mencoba memastikan kebenarannya.

Lisna mengatakan bahwa bukan hanya ia dihalangi untuk bertemu, tetapi Nizam juga didoktrin agar melupakan ibunya.

“Bahkan ngedoktrin anak juga. Kalau udah besar kamu jangan ingat sama si Bunda ya,” lanjut Lisna.

Kisah ini semakin menyayat hati ketika Lisna menceritakan tentang sebuah video yang dikirim oleh mantan suaminya kepadanya.

Dalam video itu, Nizam ditanya oleh ayahnya dengan nada menguji perasaan.

“Buat video. Kalau udah besar kamu mau sayang sama siapa?” ujar Lisna menirukan percakapan dalam video tersebut.

"Kata anak saya, mau sayang sama si Bunda. Tapi katanya (mantan suami), kamu jangan bilang sayang ke Bunda kamu gitu kalau udah gede ya," sambungnya.

Video tersebut ternyata dikirim langsung oleh Anwar kepada Lisna.

Namun alih-alih menjadi jembatan perasaan ibu dan anak, video itu justru diduga dijadikan alat untuk menyakiti perasaan Lisnawati.

“Oh jadi dia videoin Nizam, terus dia bilang, ‘Kalau udah besar sayang sama siapa?’ Nizam bilang sayang sama Bunda. Dia enggak setuju? Terus dia kirim ke kamu?” tanya Denny.

“Kirim ke saya,” jawab Lisna.

“Tujuannya apa?” lanjut Denny.

“Enggak tahu, mau nyakit-nyakitin saya mungkin. Mau bikin mental saya juga,” kata Lisna.

Pernyataan itu menggambarkan betapa beratnya beban batin yang ditanggung oleh Lisnawati selama bertahun-tahun.

Ia bukan hanya kehilangan hak asuh atas anaknya setelah bercerai, tetapi juga kehilangan kesempatan untuk sekadar mendengar suara sang buah hati.

Yang lebih menyedihkan, Lisna baru mengetahui bahwa anaknya benar-benar meninggal dunia setelah semuanya terlambat.

Lisnawati sempat menceritakan bahwa setelah bercerai, ia memang terpaksa menyerahkan Nizam kepada mantan suaminya karena syarat perceraian yang diajukan adalah anak harus tinggal bersama sang ayah.

Kala itu, ia hanya berpikir untuk menyelamatkan diri dari kekerasan dalam rumah tangga yang sudah terlalu berat. Namun keputusan itu kini menjadi penyesalan terbesar dalam hidupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya mau minta cerai sama dia. Katanya boleh dicerai tapi anak pengin sama dia. Akhirnya si anak itulah ditaruh dulu sama ayahnya,” ujar Lisna sebelumnya.

Kini, setelah Nizam meninggal dunia, Lisna merasa bukan hanya kehilangan anaknya, tetapi juga kehilangan kesempatan untuk menebus waktu yang hilang. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Bongkar Kedok Toko Kosmetik Penjual Obat Keras di Tamansari Jakbar

Polisi Bongkar Kedok Toko Kosmetik Penjual Obat Keras di Tamansari Jakbar

Polisi meringkus seorang pemuda yang diduga kuat menjadi pengedar obat-obatan keras tanpa izin di sebuah toko kosmetik yang berlokasi di Gang Burung Dalam, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat.
Guru Besar Universitas Jayabaya Tawarkan Konsep Baru Bagi Hukum Kepailitan Indonesia

Guru Besar Universitas Jayabaya Tawarkan Konsep Baru Bagi Hukum Kepailitan Indonesia

Guru Besar Universitas Jayabaya, Yuhelson menawarkan konsep Summum Bonum (kebaikan tertinggi) dan Via Pacis (jalan perdamaian) sebagai solusi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Gubernur Pramono Target 30.000 Penonton

Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Gubernur Pramono Target 30.000 Penonton

DKI Jakarta terpilih menjadi tuan rumah ajang internasional, Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) Rallycross World Cup 2026. Acara akan digelar pada 5-6 Desember 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 18 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 18 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 18 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, ungkap peluang, stabilitas, dan kondisi finansial.
Pramono Sebut Jakarta Bakal Kewalahan Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Pramono Sebut Jakarta Bakal Kewalahan Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku akan kewalahan mengejar target pertumbuhan 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Gubernur Dedi Mulyadi Rencana Siapkan Aula Nikah Gratis di KUA Tiap Daerah, Kemenag Jabar Apresiasi Setinggi Langit

Gubernur Dedi Mulyadi Rencana Siapkan Aula Nikah Gratis di KUA Tiap Daerah, Kemenag Jabar Apresiasi Setinggi Langit

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, mengapresiasi tinggi terobosan Pemprov Jabar kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam perkuat layanan keagamaan. 

Trending

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Fans minta Gresik Petrokimia lawan Jakarta Pertamina Enduro di Final Proliga 2026. Gresik Petrokimia Ponska Plus memastikan diri sebagai tim pertama yang melaju ke grand final Proliga 2026.
Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

​​​​​​​Dedi Mulyadi dirayu wanita asal Singajaya saat di KUA. Alih-alih menerima, ia justru memberi respons tak terduga dengan menyarankan jadi ketua IJI.
Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha

Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha

​​​​​​​Dedi Mulyadi temukan pria paruh baya tertidur di trotoar karena lapar. Ia beri makanan, nasihat, hingga modal usaha, momen haru ini viral di publik.
Polda Metro Jaya Selidiki Pelayangan Laporan Terhadap Jubir KPK Terkait Pencemaran Nama Baik

Polda Metro Jaya Selidiki Pelayangan Laporan Terhadap Jubir KPK Terkait Pencemaran Nama Baik

Polda Metro Jaya menyatakan telah menerima adanya pelayangan laporan terhadap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf. 
Gubernur Dedi Mulyadi Rencana Siapkan Aula Nikah Gratis di KUA Tiap Daerah, Kemenag Jabar Apresiasi Setinggi Langit

Gubernur Dedi Mulyadi Rencana Siapkan Aula Nikah Gratis di KUA Tiap Daerah, Kemenag Jabar Apresiasi Setinggi Langit

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, mengapresiasi tinggi terobosan Pemprov Jabar kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam perkuat layanan keagamaan. 
Dedi Mulyadi Tegaskan Pembangunan Bukan hanya Fokus Pertumbuhan Ekonomi, Singgung tentang Kesadaran pada Alam

Dedi Mulyadi Tegaskan Pembangunan Bukan hanya Fokus Pertumbuhan Ekonomi, Singgung tentang Kesadaran pada Alam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyebut pembangunan di Jabar harus melibatkan keseimbangan manusia pada lingkungan hidup, tidak hanya fokus ekonomi.
Ramalan Keuangan Zodiak 18 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 18 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 18 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, ungkap peluang rezeki, investasi, dan kondisi finansial terkini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT