News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Teror Diterima Ibu Kandung Nizam Usai Laporkan Mantan Suami, Berujung Minta Perlindungan LPSK

Lisnawati, ibu kandung Nizam Syafei, lapor ke LPSK setelah menerima teror usai melaporkan mantan suaminya atas dugaan penelantaran anak.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:15 WIB
Ibu Kandung Nizam, Lisnawati
Sumber :
  • YouTube/Trans7Official

tvOnenews.com - Kasus kematian bocah 12 tahun asal Sukabumi, Nizam Syafei, masih menyita perhatian publik.

Setelah sebelumnya menyeret nama ibu tirinya, TR, kini kasus ini juga berimbas pada ibu kandung Nizam, Lisnawati, yang kembali menjadi sorotan usai mengaku menerima serangkaian teror dan ancaman setelah melaporkan mantan suaminya, Anwar Satibi, ke polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lisnawati akhirnya mengambil langkah hukum lanjutan dengan mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Ia didampingi oleh kuasa hukumnya, Krisna Murti, yang menjelaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir, Lisnawati kerap menerima telepon dan pesan dari nomor-nomor tidak dikenal dengan nada mengancam.

“Agendanya kita mau melaporkan karena beberapa hari terakhir dia banyak dapat WA atau telepon yang enggak jelas,” ujar Krisna Murti dalam wawancaranya yang dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.

Menurut Krisna, ancaman yang diterima Lisnawati bukan hanya sekali dua kali, melainkan berulang-ulang.

Bentuknya pun cukup beragam, mulai dari pertanyaan intimidatif hingga teror nomor tak dikenal.

Ibu Kandung Nizam, Lisnawati
Ibu Kandung Nizam, Lisnawati
Sumber :
  • YouTube/Trans7Official

“Banyak terornya. Nomor-nomor tidak dikenal terus telepon, cuman ada kalimat: ‘Kamu tinggal di mana?’ lalu dimatikan. Ada juga WA nanya, ‘Sekarang di mana tinggalnya?’,” jelas Krisna.

Karena ancaman terus datang, pihak Lisnawati memutuskan untuk memblokir nomor-nomor asing tersebut.

Namun karena frekuensi teror makin meningkat, tim kuasa hukum menilai bahwa langkah terbaik adalah meminta perlindungan resmi dari negara melalui LPSK.

“Makanya daripada berisiko tinggi, mendingan kita sesuai dengan amanat undang-undang aja. Jadi biar ada ketenangan juga untuk klien kami,” ujar Krisna Murti.

Pihak Lisnawati juga telah melaporkan kejadian ini secara resmi. Bahkan, dalam proses pelaporan, mereka didampingi oleh anggota DPR, Rieke Diah Pitaloka, yang juga memberikan dukungan moral.

“Kemarin kami ada buka puasa bersama dengan Bu Rieke, kami juga sudah sampaikan kepadanya. Hari ini Bu Rieke juga mendampingi untuk buat laporan,” jelas Krisna.

Sementara itu, Sri Suparyati, Wakil Ketua LPSK, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima permohonan perlindungan dari Lisnawati dan sedang melakukan asesmen medis, psikologis, serta penilaian tingkat ancaman terhadap yang bersangkutan.

“Saat ini Ibu Lisna sedang dilakukan asesmen secara medis oleh dokter LPSK dan akan dilanjutkan dengan asesmen psikologis serta asesmen tingkat ancaman,” ujar Sri Suparyati.

Menurut Sri, ancaman yang diterima Lisnawati setelah pelaporan tersebut sudah cukup mengganggu kondisi mentalnya.

Karena itu, LPSK akan menindaklanjuti permohonan tersebut dengan kemungkinan pemberian perlindungan menyeluruh, baik secara medis, psikologis, maupun sosial.

“Ibu Lisna menyampaikan bahwa setelah adanya pelaporan, beliau mengalami banyak ancaman baik melalui WA, telepon, maupun orang-orang tak dikenal yang menghubungi. Hal ini mengganggu situasi psikologisnya,” kata Sri.

Selain itu, LPSK juga akan memantau proses hukum yang sedang berjalan di Polres Sukabumi.

Menurut Sri, langkah ini penting karena kasus yang menimpa Nizam bukan sekadar dugaan pembunuhan, tetapi kemungkinan besar juga merupakan kelanjutan dari kekerasan dalam rumah tangga yang sudah terjadi berulang kali sebelumnya.

“Kami melihat ini bukan hanya sekadar pembunuhan sebagai akhir dari penganiayaan, tapi jauh sebelumnya telah ada tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga,” tegas Sri Suparyati.

Lisnawati sendiri sebelumnya telah melaporkan mantan suaminya, Anwar Satibi, ke Polres Sukabumi atas dugaan kelalaian dan penelantaran anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan itu muncul setelah bukti-bukti menunjukkan bahwa sebelum meninggal dunia, Nizam sempat mengalami penyiksaan fisik yang tidak ditangani dengan baik.

Kini, dengan adanya ancaman terhadap dirinya, Lisnawati berharap LPSK dapat memberikan rasa aman agar ia bisa terus memperjuangkan keadilan untuk anaknya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT