News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Kematian Nizam Makin Rumit, LPSK Desak Polisi Dalami Keterlibatan Ayah Kandung, Ternyata Seorang Anggota Geng

Kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan seorang bocah bernama Nizam Syafei atau NS (12) meninggal dunia diduga dilakukan ibu tirinya hingga kini masih berlanjut
Kamis, 5 Maret 2026 - 02:36 WIB
Ibur Tiri, Nizam Syafei, dan Anwar Satibi
Sumber :
  • tvOneNews

tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan seorang bocah bernama Nizam Syafei atau NS (12) meninggal dunia diduga dilakukan ibu tirinya hingga kini masih berlanjut.

Sejumlah pihak angkat bicara dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi III DPR RI pada Senin (2/3/2026), salah satunya yaitu Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sidang tersebut, Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati mengungkapkan sebuah fakta bahwa ayah kandung Nizam, Anwar Satibi merupakan seorang anggota geng.

Hal ini berkaitan dengan ancaman yang kerap diterima ibu kandung Nizam, Lisnawati sejak melaporkan mantan suami ke pihak kepolisian, baik ancaman berupa SMS, pesan Whatsapp, dan sebagainya.

Pesan tersebut mengancam Lisna agar tidak buka suara ke hadapan publik dan tidak ikut campur dalam kasus kematian Nizam.

“Mantan suami Ibu Lisna ini kebetulan adalah anggota geng, yang menurut saya juga patut untuk diatensi lebih lanjut kepada bapak kepolisian ya, khususnya karena ini kaitannya dengan ancaman yang seringkali diterima oleh Ibu Lisna,” ungkap Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (2/3/2026).

Orang tua kandung Nizam, Lisna dan Anwar Satibi
Orang tua kandung Nizam, Lisna dan Anwar Satibi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOne - Pagi-pagi Seru

Tidak hanya itu, menurut Sri kekerasan yang diterima Nizam sudah dialaminya sejak korban masih kecil.

Pasalnya, kekerasan itu tidak hanya dialami Nizam, melainkan juga Lisna saat masih terikat pernikahan.

“Jadi dari kecil itu ternyata korban itu sudah mengalami tindakan kekerasan yang begitu sering. Bukan hanya kepada NS tapi juga kepada Ibu Lisna. Jadi kami melihat bahwa kekerasan dalam rumah tangga dalam keluarga ini memang sudah cukup sering dilakukan,” jelas Sri.

“Mulai yang disundut rokok, yang disiram pakai air, yang dicelupkan kedalam bak mandi,” sambungnya.

Menanggapi jalannya proses hukum,LPSK menyoroti jalannya proses hukum dalam kasus kematian bocah 12 tahun tersebut. 

Pihak LPSK menyarankan agar aparat penegak hukum dapat mendalami kemungkinan penerapan pasal lain yang dapat dikenakan kepada mantan suami Lisna.

Menurut Sri, dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi dinilai memiliki latar belakang kuat dan disebut sudah berlangsung sejak korban masih kecil. Kondisi serupa juga pernah dialami Lisna. 

Karena itu, tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan ayah kandung korban dalam rangkaian kekerasan yang berujung pada meninggalnya anak tersebut.

Diketahui, Korban Nizam Syafei atau NS (12), sebelumnya dikabarkan meninggal dunia setelah diduga mengalami penganiayaan oleh ibu tirinya, Teni Ridha (46). 

Ia sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Jampangkulon, Sukabumi, dengan kondisi tubuh penuh luka bakar dan memar.

Sebelum wafat, Nizam disebut sempat mengungkap bahwa dirinya dipaksa meminum air mendidih oleh sang ibu tiri. 

Saat ini, polisi telah menetapkan Teni Ridha sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, ibu kandung korban, Lisnawati, juga telah melaporkan ayah kandung Nizam, Anwar Satibi, karena diduga memiliki peran dalam kasus kekerasan yang menimpa putranya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT