Warga Malaysia Pertanyakan Gaya Berpakaian Orang Indonesia di Pemakaman Vidi Aldiano, Singgung Tak Tutup Aurat: Jangan Normalisasikan!
- dok.kolase tvone/antara
Jakarta,tvonenews.com- Baru juga tiga hari setelah kepergian Vidi Aldiano. Teman-temannya yang ziarah menjadi sorotan sampai-sampai warga Malaysia ikut berkomentar.
Warga Malaysia mempertanyakan, adab berpakaian rekan atau sahabat Vidi Aldiano yang ziarah atau hadir di Pemakaman.
Tak terhitung rekan-rekan artis yang datang ke rumah duka dan pemakaman Vidi Aldiano. Hal ini terlihat dari banyaknya ucapan belasungkawa, dan foto mengenang momen manis dimedia sosial.

- dok.kolase tvone/antara
Foto kebersamaan yang di atas makam Vidi Aldiano itu menjadi viral dimedsos. Warga Malaysia itu salfok ke penampilan dari teman-teman yang hadir, dianggap tidak pantas dari sisi agama Islam.
"Jangan normalize kan budaya indon bawak ke Malysia. Pergi ziarah orang mati kena tutup aurat untuk Muslim dan berpakaian sopan untuk bukan muslim," ujar akun X dahfollowbelum, dikutip Selaa (10/3).
"Bukan pakai macam nak g pasaraya. Sebab tu Malaysia kena kawal kemasukan orang indon, dia orang ni merosakan budaya setempat," jelas akun tersebut yang viral juga di Instagram.

- Kolase tvOnenews.com / Instagram @vidialdiano / YouTube Raditya Dika
Komentar yang diberikan warga Malaysia tersebut, menekankan pada orang-orang pentingnya menjaga adab pakaian saat ziarah. Menurutnya itu bagian dari menjaga aurat.
Hal ini menuai ragam komentar, namun sejauh ini belum ada respons dari teman-teman Penyanyi indonesia itu. Diketahui, Vidi Aldiano memulai kariernya di industri musik pada 2008 dengan merilis album Pelangi di Malam Hari.
Lagu "Nuansa Bening" dan "Status Palsu" meledak pada masa itu, membuat Vidi Aldiano jadi makin populer.
Siapa sangka, selama ia berkarier di Indonesia. Suami aktris Sheila Dara itu mendapatkan penghargaan dalam kategori Penyanyi Pria Terfavorit dari MTV Indonesia Awards 2009.
Aksi Baik Vidi Aldiano
Selain itu, ada sisi lain yang jarang diketahui publik. Ada aksi baik yang pernah dilakukan Vidi dan keluarga.
Disebutkan berbagai sumber, kalau Vidi dan sang ayah, Harry tergabung dalam gerakan atau program Harry Kiss for Palestina pada 2016.
Program yang dikhususkan untuk mendukung pembangunan fasilitas kesehatan bagi warga Gaza. Hal ini mungkin jarang diketahui publik.
Pada program tersebut, sang Ayah mendapatkan penghargaan dari lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) 2.
Selain itu, ia juga Campaign Anti-diskriminasi pada HIV/AIDS. Program ini dilakukan Vidi Aldiano semasa hidupnya. Ia kerap melakukan campaign ke Kampus-kampus untuk megedukasi hal terkait.(klw)
Â
Load more