News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viiral! Ustadz Terkenal Berinisial SAM Dilaporkan ke Bareskrim, Diduga Lecehkan Santri Pria Sejak 2017

Seorang ustadz atau pendakwah berinisial SAM dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pelecehan seksual. Kasus ini pun menambah daftar panjang dugaan pelecehan seksual
Jumat, 13 Maret 2026 - 22:23 WIB
Ilustrasi Viral! Ustaz Terkenal Berinisial SAM Dilaporkan ke Bareskrim, Diduga Lecehkan Santri Pria Sejak 2017
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Isu pelecehan seksual kembali viral dan menjadi sorotan publik di media sosial. Dalam beberapa waktu terakhir, warganet semakin berani mengungkap berbagai kasus yang sebelumnya jarang terangkat ke permukaan. 

Banyak korban akhirnya memilih bersuara melalui jalur hukum maupun lewat platform digital untuk mencari keadilan dan dukungan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

*Disclaimer: Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi pasti soal terduga pelaku pelecehan seksual. Pihak berwenang masih merahasiakan informasi tersebut demi kepentingan penyelidikan yang sedang berjalan.*

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kasus serupa, sebuah laporan yang melibatkan tokoh agama kembali memicu kehebohan. 

Seorang ustadz atau pendakwah berinisial "SAM" dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pelecehan seksual. 

Kasus ini menjadi perbincangan luas karena tindakan tersebut diduga dilakukan terhadap sesama jenis, bahkan sebagian korban disebut masih di bawah umur ketika peristiwa terjadi.

Laporan ini juga menarik perhatian karena sosok terlapor disebut cukup dikenal publik. Kuasa hukum korban menyebut bahwa pendakwah tersebut kerap tampil di salah satu program televisi swasta. 

Kasus ini pun menambah daftar panjang dugaan pelecehan seksual yang belakangan banyak diungkap masyarakat melalui media sosial maupun jalur hukum.

Dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Lima Korban

Kasus dugaan pelecehan seksual ini dilaporkan oleh sejumlah korban yang didampingi tim kuasa hukum. 

Salah satu kuasa hukum korban, Benny Jehadu, membenarkan bahwa laporan tersebut telah disampaikan ke Bareskrim Polri.

“Terlapor ini inisialnya SAM, beliau ini sering mengisi salah satu acara di TV swasta. Kalau untuk profesinya ya seorang tokoh agama ya,” kata Benny Jehadu melansir dari instagram @seleboncamnews, Jumat (13/03/26).

Viiral! Ustaz Terkenal Berinisial SAM Dilaporkan ke Bareskrim, Diduga Lecehkan Santri Pria Sejak 2017
Viiral! Ustaz Terkenal Berinisial SAM Dilaporkan ke Bareskrim, Diduga Lecehkan Santri Pria Sejak 2017
Sumber :
  • tangkapan layar seleboncam news

Menurut keterangan tim hukum, terdapat lima orang pria yang mengaku menjadi korban dalam kasus ini. Mereka menyatakan pernah mengalami tindakan pelecehan yang diduga dilakukan oleh pendakwah tersebut.

Tidak hanya korban dewasa, sebagian dari mereka disebut masih berstatus santri dan bahkan ada yang berada di bawah umur saat kejadian berlangsung. 

Fakta tersebut membuat kasus ini semakin mendapat perhatian dari publik.

Lebih lanjut, melansir dari video seleb on cam, tim kuasa hukum juga mengungkap bahwa laporan tersebut sebenarnya sudah diajukan beberapa bulan lalu. 

Setelah melalui proses awal, perkara ini kini disebut telah naik ke tahap penyidikan oleh pihak kepolisian.

Dugaan Modus Iming-iming Sekolah ke Luar Negeri

Dalam laporan yang diajukan, kuasa hukum korban menjelaskan bahwa dugaan tindakan pelecehan tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup panjang. Rentang waktunya disebut terjadi sejak 2017 hingga 2025.

Kuasa hukum lain yang mendampingi korban, Wati Trisnawati, menyebut bahwa pelaku diduga menggunakan berbagai modus untuk mendekati para santri.

Salah satu cara yang disebut digunakan adalah dengan memberikan janji akan menyekolahkan korban ke luar negeri. Iming-iming tersebut diduga dimanfaatkan untuk membuat para santri mengikuti keinginan pelaku.

Kasus ini sebenarnya pernah mencuat beberapa tahun lalu. Pada 2018, dugaan tindakan tersebut sempat terungkap dan SAM disebut telah meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Namun, menurut tim kuasa hukum korban, dugaan perbuatan serupa kembali terjadi pada tahun 2025. Hal inilah yang akhirnya mendorong para korban untuk melaporkan kasus tersebut secara resmi kepada pihak kepolisian.

Para korban menilai tidak ada perubahan dari terlapor meskipun sebelumnya sudah ada pengakuan dan permintaan maaf. Karena itu mereka sepakat menempuh jalur hukum agar kasus ini bisa ditangani secara serius.

Identitas Terlapor Masih Dirahasiakan

Meski kasus ini telah memasuki tahap penyidikan, identitas lengkap pendakwah berinisial SAM hingga kini belum diungkap ke publik. 

Pihak berwenang masih merahasiakan informasi tersebut demi kepentingan penyelidikan yang sedang berjalan.

Penyidik saat ini masih mendalami berbagai bukti serta keterangan dari para korban maupun pihak terkait lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fakta yang ada dapat terungkap secara jelas.

Di tengah proses hukum yang berlangsung, kasus ini turut memicu diskusi luas di media sosial. Banyak warganet menyoroti pentingnya keberanian korban untuk melapor serta perlunya perlindungan terhadap mereka yang mengalami pelecehan seksual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena meningkatnya pengungkapan kasus pelecehan seksual di ruang publik juga menunjukkan bahwa masyarakat mulai lebih terbuka membicarakan isu ini. 

Dukungan dari publik diharapkan dapat membantu korban mendapatkan keadilan sekaligus mendorong penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maluku Tenggara Diguncang Gempa M 4,1

Maluku Tenggara Diguncang Gempa M 4,1

Baru-baru ini, gempa bumi magnitudo (M) 4,1 mengguncang Maluku Tenggara, Maluku. Titik gempa ada pada kedalaman 74 km. "Gempa Mag:4.1," demikian keterangan BMKG
Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selaku pemegang saham pengendali PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank bjb) beberkan alasan rekomendasikan Susi Pudjiastuti.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Ratusan Kios Pedagang Hangus

Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Ratusan Kios Pedagang Hangus

Api langsung membesar, membakar ratusan kios Pasar Kanjengan yang berada di belakang kompleks Pasar Johar Semarang, Jawa Tengah.
Tersangka Penganiayaan Bayi di Daycare Banda Aceh Bertambah, Polisi Jerat dengan Pasal 77B

Tersangka Penganiayaan Bayi di Daycare Banda Aceh Bertambah, Polisi Jerat dengan Pasal 77B

Tersangka penganiayaan bayi di tempat penitipan anak atau daycare Baby Preneur di Banda Aceh bertambah. Kini polisi sudah menetapkan 3 tersangka dalam kasus
Setelah 1 Mei Jika Perang Tetap Berlangsung, Partai Demokrat Pertimbangkan Gugat Trump

Setelah 1 Mei Jika Perang Tetap Berlangsung, Partai Demokrat Pertimbangkan Gugat Trump

Jika Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap melanjutkan perang dengan Iran setelah 1 Mei tanpa persetujuan legislatif, Partai Demokrat di Kongres AS mempertimbangkan untuk menggugat Trump.

Trending

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Megawati Hangestri MVP Proliga 2026, Kalahkan Dominasi Irina Voronkova?

Megawati Hangestri MVP Proliga 2026, Kalahkan Dominasi Irina Voronkova?

Megawati tampil sebagai motor serangan utama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Meski begitu, Irina Voronkova hadir sebagai pembanding ideal dua pemain
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen kembali menyapa penggemarnya di Indonesia dengan menghadiri acara pop-up store Viktor&Rolf yang digelar di Grand Indonesia, Rabu (29/4/2026). 
Sebelum Meninggal, Mia Citra Terjepit Dalam Kereta 10 Jam dan Sempat Dirawat di RSUD Bekasi

Sebelum Meninggal, Mia Citra Terjepit Dalam Kereta 10 Jam dan Sempat Dirawat di RSUD Bekasi

Korban tewas akibat tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 orang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT