News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dr Kamelia Ngaku Diteror Setiap Hari, Krisna Murti Sudah Kantongi Bukti Otentik

​​​​​​​Dr Kamelia, kekasih Ammar Zoni  mengaku diteror setiap hari. Krisna Murti mengungkap pihaknya telah mengantongi bukti otentik ancaman. Simak beritanya!
Minggu, 15 Maret 2026 - 22:14 WIB
dr Kamelia dan Krisna Murti
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram Krisna Murti / YouTube Melaney Ricardo

tvOnenews.com - Dr kamelia, kekasih Ammar Zoni  mengaku mengalami teror setiap hari yang membuatnya merasa tertekan. 

Kekasih Ammar Zoni itu bahkan menyebut gangguan tersebut sudah berlangsung cukup lama hingga akhirnya ia memutuskan menyerahkan penanganannya kepada kuasa hukum, Krisna Murti

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Krisna Murti, sejumlah bukti otentik terkait ancaman terhadap dr kamelia juga telah dikantongi.

dr kamelia
dr Kamelia, Kekasih Ammar Zoni. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)

Situasi yang dialami dr kamelia terjadi di tengah masa sulit yang sedang dihadapinya. Setelah ikut merasakan tekanan akibat kasus hukum yang menjerat sang kekasih, kini ia harus menghadapi persoalan baru berupa dugaan ancaman dari pihak tertentu.

Teror tersebut, menurut pengakuannya, tidak hanya menyasar dirinya secara pribadi. Keluarga hingga orang-orang terdekatnya juga disebut ikut terdampak oleh situasi tersebut.

Bahkan nama Ibu Titik Haryati, yang selama ini dikenal sering mendampingi Ammar Zoni dalam proses persidangan, juga ikut terseret dalam rangkaian kejadian tersebut.

Merasa situasi tersebut sudah cukup mengganggu keamanan dan kenyamanan keluarganya, dr kamelia akhirnya memilih berkonsultasi dengan tim pengacara untuk menentukan langkah hukum.

Pengakuan itu disampaikan dr kamelia dalam tayangan yang diunggah kanal YouTube Intens Investigasi pada 14 Maret 2026.

“Ya, jadi jawaban kemarin itu sebenarnya aku tuh tiap hari diteror dan itu sudah aku kuasakan ke kuasa hukum saya untuk menindaklanjutinya gitu. Oke, jadi aku enggak bisa ngomong banyak dulu. Nanti tanya sama PH aku aja,” ujar dr kamelia.

Dalam kesempatan yang sama, dr kamelia juga menyinggung soal surat yang sempat ia terima dan diduga berasal dari Ammar Zoni. Namun setelah diklarifikasi, surat tersebut ternyata bukan dikirim oleh sang aktor.

“Tadi kan Bang Amar sudah bilang kalau suratnya bukan dari dia gitu ya, mungkin dari yang meneror itu. Pokoknya intinya saya ngomong di statement gitu karena tertekan teror tiap hari sampai keluarga saya juga. Jadi makanya saya serahkan semua ke PH saya aja untuk menindaklanjuti itu ya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa dampak dari teror tersebut tidak hanya dirasakan olehnya seorang diri. Orang-orang terdekatnya juga mulai merasakan gangguan yang sama.

“Ternyata Ibu juga sudah berstatement. Jadi bukan saya doang yang diteror, tapi Ibu juga dan itu sudah sangat mengganggu kehidupan saya dan keluarga-keluarga saya. Makanya saya mencoba untuk konsultasi kemarin ke PH saya ya biar nanti PH saya aja yang bicara panjang lagi,” kata dr kamelia.

Sementara itu, kuasa hukum dr kamelia, Krisna Murti, mengungkap bahwa pihaknya telah memantau rangkaian kejadian tersebut sejak beberapa waktu terakhir. Ia menyebut kliennya menerima ancaman dari sejumlah pihak yang berbeda.

“Dalam beberapa waktu terakhir, klien kami menerima sejumlah ancaman dari berbagai pihak. Dugaan ancaman tersebut disampaikan secara verbal dan diduga dilakukan lebih dari satu orang,” ungkap Krisna Murti.

Menurut Krisna Murti, dari informasi awal yang didapat, terdapat dugaan keterlibatan dua orang wanita yang memiliki hubungan dengan masa lalu kliennya.

“Berdasarkan informasi sementara, dua orang wanita yang diduga melakukan ancaman tersebut, ada dugaan keterkaitan dengan mantan pacar klien kami,” ujarnya.

Meski begitu, pihaknya belum langsung melaporkan kasus tersebut ke pihak berwenang. Langkah hukum baru akan ditempuh apabila situasi yang dialami dr kamelia dinilai semakin mengancam keselamatannya.

“Sejauh ini memang kami belum membuat laporan resmi kepada pihak berwenang. Namun tidak menutup kemungkinan perbuatan pihak-pihak tersebut akan kami laporkan jika klien kami merasa adanya tekanan dan ancaman yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan aman,” jelas Krisna Murti.

Ia juga menjelaskan bahwa ancaman secara verbal sebenarnya dapat diproses secara hukum menggunakan beberapa pasal yang berlaku.

“Diancam secara verbal dapat kita laporkan nantinya berdasarkan Pasal 433 ayat 1 dan 2 juncto Pasal 434 ayat 1 KUHP terbaru sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 202. Serta Pasal 45 juncto Pasal 29 Undang-Undang ITE. Dan ingat, kami juga telah mengantongi sejumlah bukti otentik terkait dugaan ancaman yang dilakukan terhadap klien kami,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Krisna Murti juga mengingatkan publik agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait kasus yang menimpa dr kamelia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terkait hal ini, kami selaku kuasa hukum Dr. Kamelia menghimbau seluruh pihak untuk tidak berspekulasi mengenai perkara ini. Demikian yang dapat kami sampaikan. Terima kasih,” tutupnya.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Portugal Vs Uzbekistan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Portugal Vs Uzbekistan

Duel Portugal vs Uzbekistan pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Amerika Serikat (AS) pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 00.00 WIB, akan menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk memburu kemenangan pertama dan menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Cekcok Soal Narkoba Berujung Maut, Suami Bun*h Istri di Tambora, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Cekcok Soal Narkoba Berujung Maut, Suami Bun*h Istri di Tambora, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Kasus pembunuhan istri di Tambora, Jakarta Barat, diduga dipicu pertengkaran terkait narkoba. Keluarga pelaku mendukung proses hukum dan mengungkap riwayat KDRT
Setelah Taufik Hidayat Ditangkap, Hotman Paris Desak Polda Jabar Periksa Pemilik dan Penjaga Kos: Bisa Dianggap Tindak Pidana

Setelah Taufik Hidayat Ditangkap, Hotman Paris Desak Polda Jabar Periksa Pemilik dan Penjaga Kos: Bisa Dianggap Tindak Pidana

Hotman Paris meminta Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk memperluas pemeriksaan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan keji yang dilakukan oleh Taufik Hidayat.
Bek Irak Kena Mental di Piala Dunia, Jalani Sesi Psikologis Usai Merasa Bersalah Jadi Biang Kerok Kekalahan Atas Norwegia

Bek Irak Kena Mental di Piala Dunia, Jalani Sesi Psikologis Usai Merasa Bersalah Jadi Biang Kerok Kekalahan Atas Norwegia

Bahkan bek andalan Irak, Zaid Tahseen dikabarkan mengalami tekanan mental bahkan harus menjalani sesi psikologis khusus usai kekalahan telak 0-3 dari Norwegia.
Klasemen AVC Mens Cup 2026, Pool B: Susah Payah Taklukkan Thailand, Timnas Voli Indonesia Merangkak ke Posisi Runner Up

Klasemen AVC Mens Cup 2026, Pool B: Susah Payah Taklukkan Thailand, Timnas Voli Indonesia Merangkak ke Posisi Runner Up

Klasemen AVC Mens Cup 2026 di Pool B setelah Timnas Voli Indonesia melakoni laga ketiga mereka di fase grup menghadapi Thailand pada hari Selasa (23/6/2026).
Potensi PHK Massal di Jatim, Said Iqbal: Masih Ada Waktu untuk Negosiasi

Potensi PHK Massal di Jatim, Said Iqbal: Masih Ada Waktu untuk Negosiasi

Bayang-bayang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal tengah mengancam sekitar 4.000 buruh di sektor komponen otomotif di Jawa Timur, tepatnya di wilayah Pasuruan dan Mojokerto. 

Trending

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Polda Jawa Barat bergerak cepat menangkap Taufik Hidayat, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek YTR (29) yang terjadi di Bandung.
Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat, pelaku dugaan penyekapan dan penganiayaan keji terhadap wanita berinisial YTR (29).
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
'Bak Psikopat' Ini Tampang Taufik Hidayat, Masih Bisa Tersenyum dan Berbicara Santai Saat Ditangkap Polisi

'Bak Psikopat' Ini Tampang Taufik Hidayat, Masih Bisa Tersenyum dan Berbicara Santai Saat Ditangkap Polisi

Polisi menangkap Taufik Hidayat, pelaku penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek, Yuvita Tri Rezeki (29).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT