GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) menyentil Asep, pemudik sekaligus pedagang cilok viral menghaburkan uang penyebab pilih mudik jalan kaki dari Bandung-Ciamis.
Jumat, 20 Maret 2026 - 23:17 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti Asep, pemudik sekaligus pedagang cilok viral yang berjalan kaki dari Bandung-Ciamis
Sumber :
  • Kolase Antara/Rubby Jovan & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) menyemprot Asep Kumala Seta (31), warga Desa Gunungcupu, Sindangkasih, Ciamis.

KDM mengetahui kisah viral Asep nekat mudik dengan cara berjalan kaki. Ironisnya, penjual cilok itu pulang ke kampung halaman tanpa membawa ongkos dari Cibaduyut, Bandung menuju Ciamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui saluran telepon, KDM mengulik penyebab Asep tidak punya ongkos. Rupanya, Asep kekurangan uang karena hasil dagangan cilok hanya mencapai Rp30 ribu hingga Rp40 ribu sehari saat Ramadhan.

KDM memahami hal tersebut. Namun ia coba mengupas tabungan dari hasil dagangan yang disimpan oleh Asep selama satu tahun berjualan cilok.

"Selama setahun berjualan, Bapak menyimpan sisa (tabungan hasil dagangan cilok) setiap hari nggak?," tanya KDM disadur tvOnenews.com dari kanal YouTube Lembur Pakuan Channel, Jumat (20/3/2026).

KDM Terkejut dengan Jawaban Asep

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOnenews.com

KDM pun mendengar penjelasan dari Asep. Mulanya pemudik tersebut mengaku menyisipkan uang hasil dagangannya setiap hari.

KDM memahami apabila uang tersebut dipakai kebutuhan sehari-hari. Asep sendiri mengaku hasil dagangan cilok juga selalu disetor kepada bosnya bernama Agus Jaya.

Namun KDM terkejut setelah mengetahui Asep selalu menghabiskan uang selain untuk kebutuhan pokok. Penjual cilok itu mengaku penghasilannya juga dipakai untuk keperluan hobi mendaki gunung.

"Terus ditambah, kan saya hobi naik gunung Pak. Jadi, buat naik gunung," ungkap Asep.

"Jadi, uang pendapatan Bapak dari dagang itu habis untuk naik gunung," timpal KDM.

KDM mengaku mulanya sangat prihatin terhadap kisah viral Asep. Hal ini menggerakkan ia memberikan uang sebesar Rp3 juta dan ditambah dari anak buahnya sebesar Rp1 juta untuk keperluan Lebaran Asep.

Gubernur Jabar itu langsung membandingkan kisah viral antara Asep dan tukang becak yang sudah paruh baya di Cirebon. Menurutnya, perbedaan nasib dari upaya masing-masing individu.

Menurut KDM, langkah tukang becak tersebut dinilai tepat. Pria paruh baya itu selalu menyisipkan hasil tarikannya sebesar Rp10 ribu di jok becak setiap hari.

Alhasil, tukang becak tersebut bisa pulang kampung bersama keluarganya untuk menikmati momentum Lebaran 2026. Sebaliknya, Asep menghabiskan uang demi hobi naik gunung sehingga nekat mudik berjalan kaki dari Bandung menuju Ciamis.

"Nah, kemudian Bapak kan anak muda umur lebih dari 30 tahun. Kenapa sampai ongkos ke Ciamis enggak punya, sedangkan Bapak tiap hari jualan? Bapak menghabiskan uang karena hobinya kan, selain dagang cilok, uangnya habis untuk kegiatan naik gunung," jelasnya.

Mantan Bupati Purwakarta itu memahami betul dengan nasib Asep selama Ramadhan. Karena banyak pembeli yang ibadah puasa, penghasilan warga Desa Gunungcupu itu menurun drastis.

Ia menyayangkan uang dagangan dihabiskan hanya demi hobi sebagai pendaki gunung. Saat menyambangi keluarga di kampung halaman, Asep sudah tidak memiliki uang untuk mudik ke Ciamis.

KDM Sentil Asep Kekurangan Ongkos Mudik Akibat Ulahnya Sendiri

Asep Kumala Seta (31), penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung menuju Ciamis saat dihubungi Dedi Mulyadi
Asep Kumala Seta (31), penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung menuju Ciamis saat dihubungi Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

KDM menyoroti faktor Asep kekurangan ongkos karena sebuah hobi mendaki gunung. Menurutnya, kesusahan tersebut dibalut dengan mentalitas yang rendah.

Ia tidak habis pikir Asep nekat mudik berjalan kaki. Namun mentalitas menghaburkan uang menyebabkan Asep rela melawan kerasnya aspal jalan.

"Kesusahan Bapak berarti diciptakan oleh siapa?," tanya KDM sambil semprot Asep.

Asep tidak menafikkan hal tersebut. Ia harus mengakui kesusahan materi dialami berkat ulah diri sendiri.

"(kekurangan ongkos) oleh saya sendiri," ngaku dia dengan pasrah.

"Bapak masih muda, seharusnya bisa lebih baik. Jadilah laki-laki sejati, jangan sengsara yang disengaja karena pola hidup yang salah," harap KDM.

Diketahui, Asep melakukan perjalanan mudik bertolak dari kawasan Cibaduyut, Kota Bandung menuju Desa Gunungcupu, Kabupaten Ciamis pada Selasa (17/3/2026) sejak pukul 12.00 WIB.

Asep hanya berbekal sebuah tas sederhana melingkar di punggungnya. Ia nekat menempuh rute Bandung-Ciamis tanpa memiliki tiket bus dan hanya berbekal langkah kaki di tengah teriknya matahari.

Di balik langkahnya yang begitu sabar, Asep memiliki keterbatasan materi untuk ongkos pulang kampung. Namun hal tersebut bukan menjadi penghalang bisa bersua dengan keluarga.

Asep mengaku sangat rindu dengan keluarga di Ciamis. Sebab, ia sudah dua tahun terakhir merantau di Bandung untuk berjualan cilok di bawah usaha "Cilok Jaya".

Hanya berpenghasilan tidak lebih dari Rp50 ribu, ia mengalami tekanan ekonomi yang membuat ia tergerak melangkah dengan jalan kaki sambil dibekali 50 butir cilok dan sebotol sirup.

Asep memang tidak sepenuhnya berjalan kaki. Ia sempat menaiki bus Damri sampai Bundaran Cibiru. Selepas itu, ia menumpang truk sampai Rancaekek sebelum kembali memutuskan berjalan kaki menuju arah timur.

Perjalanan Asep tidak berjalan mulus. Ia coba menumpang truk di kawasan Nagreg. Namun truk yang ditumpangi harus berbelok menuju Kadungora, Kabupaten Garut, sehingga mengharuskan ia berjalan kaki ke arah Limbangan.

Pria kelahiran 1995 itu akhirnya bertemu dengan wartawan yang sedang bertugas. Asep pun mendapat ongkos untuk kebutuhan membeli tiket bus.

Kepada KDM, Asep mengakui diguyur uang untuk ongkos menuju Ciamis sebesar Rp78 ribu. Hal ini membuat ia bisa menyapa keluarga tercinta di kampung halamannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, dikasih Rp78 ribu, bisa pulang," ucap Asep.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inggris Mulai Terlibat Perang, Izinkan AS Pakai Pangkalannya untuk Serang Iran di Hormuz

Inggris Mulai Terlibat Perang, Izinkan AS Pakai Pangkalannya untuk Serang Iran di Hormuz

Pangkalan-pangkalan Inggris diizinkan pemerintah Inggris menjadi perluasan akses AS ke untuk operasi yang menargetkan kemampuan rudal Iran
Intip 9 Laga Final 3 Tim Terbaik di Klasemen Super League, Persib Tersenggol Dikit Persija Bisa Tersingkir Perebutan Juara

Intip 9 Laga Final 3 Tim Terbaik di Klasemen Super League, Persib Tersenggol Dikit Persija Bisa Tersingkir Perebutan Juara

Setelah jeda libur lebaran dan FIFA Matchday edisi Maret 2026, Super League akan kembali menggelar kompetisi di pekan ke-26. Sembilan pertandingan tersisa pun menjadi layaknya final bagi tiga klub ini. 
Baru Juga Satu Race, Tapi Rekor-rekor Ini Pecah di MotoGP 2026! Dari Ducati Hingga Marco Bezzecchi yang Catatkan...

Baru Juga Satu Race, Tapi Rekor-rekor Ini Pecah di MotoGP 2026! Dari Ducati Hingga Marco Bezzecchi yang Catatkan...

Gelaran MotoGP 2026 langsung menghadirkan sejumlah kejutan sejak seri pembuka di Buriram, Thailand yang berlangsung pada tanggal 27 Februari sampai 1 Maret lalu
Kasatgas PRR Dampingi Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat di Aceh Tamiang

Kasatgas PRR Dampingi Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat di Aceh Tamiang

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja sekaligus merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 bersama masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh.
Ma’ruf Amin Jadi Khatib Salat Idulfitri di Balai Kota Jakarta

Ma’ruf Amin Jadi Khatib Salat Idulfitri di Balai Kota Jakarta

Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, Kyai Haji Ma'ruf Amin jadi pengkhotbah atau khatib dalam Salat Idulfitri di halaman Balai Kota DKI Jakarta.
Penghematan Energi Usai Lebaran, Pemerintah Berlakukan WFH untuk ASN dan Swasta

Penghematan Energi Usai Lebaran, Pemerintah Berlakukan WFH untuk ASN dan Swasta

kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mulai diterapkan setelah Lebaran, sebagai upaya penghematan energi di tengah kenaikan harga minyak dunia.

Trending

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Jadwal Lengkap FIFA Series 2026 di Stadion GBK: Kapan Timnas Indonesia Main?

Jadwal Lengkap FIFA Series 2026 di Stadion GBK: Kapan Timnas Indonesia Main?

Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 di SUGBK. Lawan St. Kitts and Nevis pada 27 Maret, Herdman panggil 41 pemain termasuk Jay Idzes dan Elkan Baggott.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

John Herdman memilih 24 pemain final Timnas Indonesia dari total 41 skuad provisional tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026). 
Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan sikap jemaah shalat Idul Fitri (shalat Ied) yang inisiatif menambah takbir sendiri setelah ketinggalan rakaat yang dikerjakan oleh imam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT