GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Syok Lihat 3 Janda Tinggal di Warung Nasi, Langsung Siapkan Bantuan Rp50 Juta

Dedi Mulyadi syok lihat 3 janda tinggal di warung nasi saat Lebaran 2026. Ia langsung siapkan bantuan Rp50 juta untuk bangun rumah layak bagi keluarga tersebut.
Minggu, 22 Maret 2026 - 23:35 WIB
Dedi Mulyadi dan Tetangga
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi

 

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik usai momen haru yang terjadi saat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam momen tersebut, Dedi Mulyadi terlihat cukup syok ketika menemukan 3 janda tinggal berdesakan di sebuah rumah sempit. 

Aksi cepat Dedi Mulyadi yang langsung menyiapkan bantuan Rp50 juta pun menuai perhatian luas.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi dan Tetangga. (Sumber: YouTube Kang Dedi Mulyadi)

Peristiwa ini terjadi saat Dedi Mulyadi melakukan silaturahmi dengan warga di lingkungan tempat tinggalnya. 

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya pada 22 Maret 2026, ia terlihat menyusuri lorong permukiman warga sambil menyapa tetangga.

Dedi Mulyadi tampak menjabat tangan warga satu per satu, memohon maaf lahir dan batin, serta membagikan THR kepada anak-anak yang ditemuinya. Suasana hangat penuh keakraban terasa sepanjang perjalanan tersebut.

Namun, perhatian Dedi Mulyadi kemudian tertuju pada sebuah rumah sederhana di tengah lorong. Ia bersama rombongan pun berhenti dan menyapa penghuni rumah tersebut.

Saat berbincang dengan seorang anak perempuan, Dedi Mulyadi bertanya, “Neng sekolah di mana, Neng?”

Anak itu menjawab, “Cipto.”

Dedi Mulyadi kembali bertanya, “SMP?”

Anak perempuan itu menjawab, “Eh SD.”

Mendengar jawaban itu, Dedi Mulyadi tampak terkejut. “Masih SD tapi sudah tinggi begini,” ujarnya.

Tak lama kemudian, seorang ibu dari dalam rumah berkata, “Emak penasaran banget sama Bapak.”

Dedi Mulyadi menjawab, “Kan sekarang ketemu.”

Namun, ibu tersebut menjelaskan bahwa yang dimaksud penasaran adalah sang nenek. Dedi Mulyadi pun masuk ke dalam rumah untuk menemui sosok tersebut.

Saat melihat kondisi rumah, Dedi Mulyadi langsung menunjukkan keterkejutannya.

“Oh ampun, ya Allah, di Bandung rumah kok begini. Berapa orang di sini?” ucapnya.

Sang ibu menjawab, “Janda, janda, janda.”

Dedi Mulyadi kembali bertanya, “Yang janda ada berapa orang?”

Ibu penjual nasi menjelaskan, “Saya, emak, dan anak saya.”

Dari situ, Dedi Mulyadi mengetahui bahwa ada 3 janda yang tinggal bersama dalam satu rumah sempit tersebut.

Ia kemudian menanyakan kondisi keluarga tersebut lebih lanjut.

“Teteh di mana suaminya?” tanya Dedi Mulyadi.

Pertanyaan itu dijawab bahwa sang anak telah bercerai.

“Sekarang sudah 4 tahun, dari usia 2 tahun,” ujar ibu penjual nasi.

Dedi Mulyadi kembali bertanya mengenai penghidupan mereka.

“Sekarang teteh menghidupi anak dari mana?”

“Jualan,” jawab sang anak.

“Jualan, bantu aku di sini,” timpal sang ibu.

Keluarga tersebut diketahui menjalankan usaha warung nasi kecil di rumah yang sama dengan tempat tinggal mereka.

Melihat kondisi itu, Dedi Mulyadi pun mengajak agar warga sesekali membantu dengan membeli dagangan mereka.

“Nanti sesekali dipesen nasi bungkus, nasi dus, pesan sama dia biar para janda ini hidup,” ujarnya.

Ia kemudian menanyakan status tanah tempat mereka tinggal. “Tapi ini tanah sendiri?”

“Bukan, tanah ini milik kotamadya,” jawab sang ibu.

Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi kembali mengungkapkan keprihatinannya. “Oh jadi ini tanah kota. Jadi enggak punya rumah, tanah pun ngontrak. Ngontrak juga enggak, tanahnya tanah pemkot. ‘Saya janda, anak saya janda, cucu saya janda semua,’ kok hidup gini amat ya,” ucapnya.

Dedi Mulyadi juga menanyakan kondisi tempat tinggal mereka yang terlihat sempit. “Ini di sini berdesakan?”

“Iya, karena rumah di Padalarang hancur,” jawab sang ibu.

Saat ditanya penyebabnya, sang anak menjelaskan, “Di belakang rumah kebakaran, Pak. Terus kena bagian belakang rumah. Karena susah disiram, jadi orang-orang pada naik ke atap.”

Dedi Mulyadi kemudian memastikan apakah mereka masih memiliki rumah pribadi. “Ibu punya rumah pribadi?”
“Ada, tapi sudah hancur,” jawabnya.

Mendengar kisah tersebut, Dedi Mulyadi akhirnya mengambil langkah cepat. “Kalau dibangunin oleh kita, dibantu Rp50 juta untuk bangun rumah, mau enggak?” tawarnya.

Sang anak langsung menjawab mantap, “Insyaallah mau.” Sang ibu pun mengangguk setuju.

Setelah itu, Dedi Mulyadi melanjutkan kunjungannya ke rumah warga lainnya. Momen ini pun menuai banyak pujian dari warganet yang menilai kepeduliannya terhadap masyarakat kecil sangat nyata dan menyentuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025

TelkomGroup kembali mencatatkan prestasi melalui penghargaan Best Employer Brand yang diraih Telkom untuk kedua kalinya secara berturut-turut serta penghargaan Learning Champion yang diraih Telkomsel.
FIFA Ambil Keputusan, Persib Bandung Siap-Siap Ketiban Durian Runtuh usai Frans Putros Resmi Dipanggil Timnas Irak

FIFA Ambil Keputusan, Persib Bandung Siap-Siap Ketiban Durian Runtuh usai Frans Putros Resmi Dipanggil Timnas Irak

Persib Bandung bakal ketiban durian runtuh seiring dengan pemanggilan Frans Putros ke Timnas Irak. Hal ini bisa berujung kepada hadiah signifikan yang diberikan oleh FIFA.
Temani Sherly Tjoanda Blusukan, Tingkah Polos Cece Lyn Malah Ingin 'Cari' Baby Jadi Sorotan

Temani Sherly Tjoanda Blusukan, Tingkah Polos Cece Lyn Malah Ingin 'Cari' Baby Jadi Sorotan

Interaksi antara Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengajak anaknya Cece Lyn blusukan ke rumah warga tuai sorotan publik. Malah minta 'cari' baby.
Ketua Komisi XI DPR Sebut Ketidakpastian Ekonomi Sebuah Keniscayaan

Ketua Komisi XI DPR Sebut Ketidakpastian Ekonomi Sebuah Keniscayaan

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai ketidakpastian ekonomi adalah sebuah keniscayaan. Sebab, situasi geopolitik dunia saat ini membuat dinamika ekonomi menjadi sulit diprediksi.
Psikolog Forensik Sebut Badut Pembunuh Mertua di Mojokerto Bertindak Spontan

Psikolog Forensik Sebut Badut Pembunuh Mertua di Mojokerto Bertindak Spontan

Tersangka kasus badut pembunuh ibu mertua dan penganiaya istri, Satuan (43), si badut di Mojokerto, diperiksa ahli psikologi forensik.
Dedi Mulyadi Prioritaskan Solusi, PKL Pasar Cicadas Ditawari Pekerjaan Baru Ini agar Tetap Berpenghasilan

Dedi Mulyadi Prioritaskan Solusi, PKL Pasar Cicadas Ditawari Pekerjaan Baru Ini agar Tetap Berpenghasilan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menawarkan pekerjaan baru bagi pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Cicadas Bandung sebagai solusi agar tetap berpenghasilan.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Bukti cinta mantan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Tingkah lucu Sherly Tjoanda saat berkunjung ke rumah Ashanty
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate memang menambah kekuatan, namun tim tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi jika ingin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT