GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Sifat Asli Suami Siri Cucu Mpok Nori, Kakak Korban: Ngobrol Saja Nadanya Tinggi

​​​​​​​Terungkap sifat asli suami siri Cucu Mpok Nori, kakak korban sebut cara bicara pelaku selalu bernada tinggi dan sulit dipahami keluarga. Baca beritanya!
Selasa, 24 Maret 2026 - 02:16 WIB
Cucu Mpok Nori dan Suami Siri
Sumber :
  • tvOneNews

tvOnenews.com - Fakta baru kembali terungkap dalam kasus tragis yang menimpa Cucu Mpok Nori. Kali ini, kakak korban membongkar sifat asli suami siri yang dinilai sulit dipahami, bahkan saat berbicara sehari-hari pun kerap menggunakan nada tinggi.

Dalam wawancara yang tayang di kanal YouTube Intens Investigasi, kakak korban mengungkap bahwa komunikasi dengan pelaku memang terbilang terbatas sejak awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, perbedaan bahasa menjadi salah satu kendala utama. Hal ini membuat keluarga tidak terlalu sering berinteraksi dengan pelaku, sehingga sulit memahami kepribadiannya secara mendalam.

cucu mpok nori
Cucu Mpok Nari, Suami Siri, dan Kakak Korban. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / tvOneNews & Intens Investigasi)

“Kita jarang komunikasi sama dia karena kan bahasa. Jadi kadang kalau ngobrol saja nadanya tinggi. Jadi kita enggak tahu dia lagi marah atau apa. Emang logatnya bahasa sana memang agak tinggi,” ujar kakak korban.

Ia juga menambahkan bahwa cara berbicara pelaku yang cenderung bernada tinggi membuat keluarga merasa enggan untuk menanggapi lebih jauh.

“Jadi ngobrol sama kita kalau enggak nadanya agak tinggi, ya kita juga malas nanggapinnya karena kita juga enggak ngerti bahasanya gitu,” lanjutnya.

Selain itu, kakak korban mengaku sempat memiliki firasat kurang baik terhadap pelaku, terutama setelah terjadi konflik pada momen tertentu sebelumnya. Bahkan, saat pelaku memutuskan untuk tinggal tidak jauh dari korban, rasa khawatir itu semakin kuat.

“Menduga karena pas lagi Nisfu Syaban itu, yang pas dia itu tangan, saya bilang ya sudah kan dia pergi tuh, sudah alhamdulillah pergi,” ungkapnya.

Namun, kekhawatiran tersebut semakin meningkat ketika pelaku ternyata tinggal di lokasi yang berdekatan dengan korban.

“Nah terus pas tahu dia pindahnya di depan, saya agak-agak ini nih, wanti-wanti nih takutnya ya namanya kan dia nekat bisa nyakitin dirinya dia. Saya takutnya gitu doang. Ya ternyata ya kecolongan juga saya,” tambahnya.

Sebagai kakak, ia sempat menyarankan korban untuk pindah tempat tinggal demi menghindari potensi konflik. Namun, saran tersebut tidak diikuti karena korban merasa sudah nyaman dengan lingkungan tempat tinggalnya.

“Makanya saya bilang adik saya untuk pindah ke sini dulu, enggak usah ngontrak di situ. Tapi karena kata adik saya sudah nyaman ngontrak di situ. Nanti kalau teman-teman yang main kan enak gitu kata dia,” tuturnya.

Meski demikian, kakak korban tidak bisa memaksakan kehendaknya, mengingat adiknya ingin hidup mandiri.

“Saya juga enggak bisa ngelarang, namanya dia mau mandiri kan,” katanya.

Lebih lanjut, kakak korban juga menilai adanya kecenderungan sifat posesif dari pelaku terhadap korban, meski tidak diungkapkan secara gamblang sejak awal.

“Iya, posesif kayaknya ke arah situ,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa selama ini korban tidak pernah bercerita secara langsung mengenai adanya kekerasan fisik dalam hubungan tersebut.

“Kalau istilahnya pas lagi dia punya uang, adik saya mah sering diajak misalnya ke mal. Pokoknya apa pun yang dia mau pasti dibeliin sama pihak cowok,” katanya.

Meski begitu, kakak korban mengakui bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti dinamika hubungan keduanya, terutama saat terjadi pertengkaran.

“Tapi ya begitu. Jadi walaupun dia berantem, kita kan enggak ngerti ya namanya dia cekcok berdua. Nadanya memang tinggi, apalagi ngobrol biasa. Apalagi ngobrol ini, saya juga enggak tahu,” jelasnya.

Ia pun menegaskan bahwa korban tidak pernah mengeluhkan atau menceritakan adanya kekerasan yang dialaminya.

“Enggak ada,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengakuan ini semakin memperjelas gambaran hubungan antara Cucu Mpok Nori dan suami siri yang diwarnai keterbatasan komunikasi, perbedaan budaya, serta indikasi sifat posesif yang perlahan memicu konflik.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sensasi Mudik Lebaran, Pemudik Lajur Trans-Jawa Wajib Berhenti di Tegal

Sensasi Mudik Lebaran, Pemudik Lajur Trans-Jawa Wajib Berhenti di Tegal

Arus mudik maupun balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran selalu menghadirkan momen bagi para pemudik mulai dari kemacetan, hingga kuliner nusantara yang mengunggah selera.
H+2 Lebaran, 236 Ribu Penumpang Padati KRL Jabodetabek, Stasiun Bogor Paling Ramai

H+2 Lebaran, 236 Ribu Penumpang Padati KRL Jabodetabek, Stasiun Bogor Paling Ramai

Pada Senin (23/3) atau H+2 Lebaran, sebanyak 236.923 orang tercatat menggunakan moda transportasi Commuter Line atau KRL di wilayah Jabodetabek.
Desa Malasari Bogor Makin Jadi Favorit Tujuan Wisata Lebaran Setelah Betonisasi Jalan

Desa Malasari Bogor Makin Jadi Favorit Tujuan Wisata Lebaran Setelah Betonisasi Jalan

Setelah akses jalan menuju kawasan tersebut dibeton, sehingga memudahkan mobilitas wisatawan,.Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi tujuan wisata saat libur Lebaran.
Jelang FIFA Series 2026, Ivan Kolev Beri Prediksi Strategi John Herdman: Dia Akan Andalkan

Jelang FIFA Series 2026, Ivan Kolev Beri Prediksi Strategi John Herdman: Dia Akan Andalkan

Ivan Kolev memprediksi debut John Herdman bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 akan beri lebih banyak kesempatan kepada pemain lokal untuk bersinar.
Diprediksi Hari Ini Puncak Arus Balik, Ini Langkah Antisipatif dari GT Cileunyi

Diprediksi Hari Ini Puncak Arus Balik, Ini Langkah Antisipatif dari GT Cileunyi

Puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi terjadi pada Selasa tanggal 24 Maret 2026, operator jalan tol PT Jasa Marga menyiapkan langkah antisipatif di Gerbang Tol (GT) Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Dedi Mulyadi Murka Ada Puskesmas Tutup saat Cuti Bersama Lebaran, Bakal Beri Teguran Keras

Dedi Mulyadi Murka Ada Puskesmas Tutup saat Cuti Bersama Lebaran, Bakal Beri Teguran Keras

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyorot tajam adanya puskesmas yang tutup operasional saat momen cuti bersama lebaran 2026.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 25 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan besok.
Media Vietnam Langsung Soroti Skuad ‘Fantastis’ Pilihan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Vietnam Langsung Soroti Skuad ‘Fantastis’ Pilihan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Vietnam, Soha, menyoroti tingginya nilai pasar skuad Timnas Indonesia yang dipilih John Herdman untuk FIFA Series 2026, disebut mencapai ratusan miliar.
Orang Tua Wajib Catat, Ini Cara Ajak Anak Hindari Kecanduan Game Online Saat Libur Lebaran

Orang Tua Wajib Catat, Ini Cara Ajak Anak Hindari Kecanduan Game Online Saat Libur Lebaran

Hari Raya Idulfitri atau Lebaran akan banyak memberikan waktu bagi anak bermain mengingat momen libur sekolah yang juga mulai berlangsung.
Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 25 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, pengeluaran, dan kondisi keuangan.
Akui Penuh Emosi dan Tekanan! Patrick Kluivert Blak-blakan soal Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Akui Penuh Emosi dan Tekanan! Patrick Kluivert Blak-blakan soal Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, membagikan pengalamannya selama menangani skuad Garuda sekaligus mengungkap rencana masa depannya di dunia kepelatihan.
Pengakuan Pejabat Pemda Blora Pakai Mobil Dinas untuk Lebaran: Saya Tahu Ada Surat dari KPK Itu

Pengakuan Pejabat Pemda Blora Pakai Mobil Dinas untuk Lebaran: Saya Tahu Ada Surat dari KPK Itu

Heboh beredar foto mobil dinas berpelat merah dengan nomor polisi K 28 E yang kedapatan melintas di luar wilayah Kabupaten Blora saat momen lebaran Idul Fitri. 
Como Lolos Liga Champions Bisa Jadi Mimpi Buruk, Ternyata Begini Alasannya

Como Lolos Liga Champions Bisa Jadi Mimpi Buruk, Ternyata Begini Alasannya

Klub kejutan Serie A, Como, tengah berada di ambang sejarah bersama pelatih Cesc Fabregas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT