Cara Menanam Cabai Rawit di Pot atau Ember Bekas, Subur dan Berbuah Lebat, Cocok untuk Pemula
- Pexels/Mark Stebnicki
tvOnenews.com - Menanam cabai rawit sendiri di rumah kini semakin diminati, apalagi harga cabai yang sering naik turun di pasaran.Â
Kabar baiknya, tidak perlu lahan luas untuk mulai berkebun.
Dengan memanfaatkan pot atau bahkan ember bekas, sudah bisa menanam cabai rawit yang subur dan produktif.Â
Metode ini sangat cocok untuk pemula karena praktis, hemat biaya, dan bisa dilakukan di pekarangan rumah.
Berikut panduan lengkap yang mudah dipahami, mulai dari proses penanaman hingga perawatan agar cabai rawit berbuah lebat, dilansir dari Youtube Nursan Hidroponik.
1. Proses Penanaman Cabai Rawit
Langkah awal menjadi penentu keberhasilan tanaman. Ikuti tahapan berikut:
Siapkan bibit cabai rawit
Anda bisa menyemai sendiri dari biji atau membeli bibit siap tanam agar lebih praktis.
Gunakan pot atau ember bekas
Jika memakai ember, pastikan bagian bawahnya diberi beberapa lubang kecil sebagai saluran air agar tidak tergenang.
Buat media tanam yang subur
Campurkan tanah pekarangan dengan sekam bakar dengan perbandingan 1:1.
Tanah bekas pembakaran biasanya lebih gembur dan kaya unsur hara, sehingga sangat baik untuk pertumbuhan cabai.
Masukkan media tanam ke wadah
Jangan diisi terlalu penuh, sisakan ruang agar air tidak meluber saat penyiraman.
Pindahkan bibit ke pot
Tanam satu bibit pada setiap pot agar pertumbuhannya optimal.
Letakkan di tempat yang terkena sinar matahari
Cabai rawit membutuhkan cahaya cukup untuk tumbuh maksimal.
Lakukan penyiraman rutin
Siram setiap pagi dan sore hari, namun jangan berlebihan agar akar tidak membusuk.
2. Proses Pemupukan agar Tanaman Subur
Setelah tanaman mulai beradaptasi, langkah berikutnya adalah pemupukan:
Gunakan pupuk AB Mix sayuran daun dengan kepekatan sekitar 1500 ppm.
Takarannya: 2 tutup botol AB Mix dicampur dengan 3 liter air.
Siramkan (dikocor) ke tanaman setiap 2 hari sekali, sebaiknya pagi atau sore hari.
Pemupukan yang rutin akan membantu tanaman tumbuh lebih cepat, daun lebih hijau, dan buah lebih lebat.
3. Pencegahan Hama Secara Alami
Hama sering menjadi kendala utama dalam menanam cabai. Untuk itu, lakukan pencegahan sejak dini:
Siapkan larutan pestisida alami dari:
1 sendok makan minyak neem oil
1 sendok makan baking soda
2 tetes sabun cuci cair
1 liter air
Campurkan semua bahan hingga merata.
Semprotkan ke tanaman menggunakan alat penyemprot.
Lakukan pada sore hari, mulai saat tanaman berumur sekitar 1 minggu setelah pindah tanam.
Cara ini efektif untuk mencegah hama tanpa merusak tanaman dan tetap aman digunakan di lingkungan rumah.
Tips Tambahan agar Cabai Lebat Berbuah
Gunakan pot dengan ukuran cukup besar agar akar berkembang optimal.
Pangkas daun tua atau rusak agar nutrisi fokus ke buah.
Hindari genangan air di media tanam.
Rutin cek tanaman dari serangan hama atau penyakit.
Dengan langkah-langkah sederhana ini, Anda sudah bisa menanam cabai rawit sendiri di rumah menggunakan pot atau ember bekas.
Selain lebih hemat, hasil panennya juga bisa dinikmati kapan saja dalam kondisi segar.
Selamat mencoba dan semoga tanaman cabai Anda tumbuh subur serta berbuah lebat!
(gwn)
Load more