News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tadinya Selalu Bantah, Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Terdiam usai Dedi Mulyadi Buktikan Sekolah Sudah Kumuh

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) menunjukkan sejumlah lingkungan yang kotor di area sekolah. Hal ini membuat Kepsek SMAN 2 Subang diam membisu.
Kamis, 2 April 2026 - 16:26 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) kesal dengan Kepala Sekolah SMAN 2 Subang
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Subang, Edi Sugandi diam membisu. Ia membuktikan bahwa sekolah tersebut benar-benar kumuh.

Dedi Mulyadi heran terhadap sikap Edi. Kepsek SMAN 2 Subang itu selalu membantah saat ditegur akibat tidak menjaga kebersihan di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Dedi Mulyadi, Edi sebagai Kepsek justru harus menerima nasihat darinya. Lagi pula, hal tersebut demi menjaga kepentingan agar sekolah mengutamakan kebersihan.

"Sekolah harus menjadi pelopor lingkungan kebersihan. Ini kan setelah saya marah. Dengan saya jangan suka nyanggah, akui sebuah kesalahan, kalau kumuh ya kumuh," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan melalui videonya dikutip, Kamis (2/4/2026).

Dedi Mulyadi Tunjukkan Lingkungan SMAN 2 Subang yang Kumuh

Dedi Mulyadi (KDM) tunjukkan area sekolah yang kotor kepada Kepala Sekolah SMAN 2 Subang
Dedi Mulyadi (KDM) tunjukkan area sekolah yang kotor kepada Kepala Sekolah SMAN 2 Subang
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Dalam momen itu, Edi hanya bisa terdiam. Sementara, KDM sapaan akrabnya, kembali mempertanyakan alasan pihak sekolah tidak pernah berbenah.

Gubernur Jabar itu cukup mengetahui Edi sudah menjabat Kepsek selama empat tahun. Namun di balik itu, ia merasa tidak ada perubahan kebersihan yang terjadi di SMAN 2 Subang.

Ia mengaku dirinya dan siswa yang dekat dengannya pernah merenovasi fasilitas umum. Ia memberikan sejumlah bukti lingkungan kumuh selain halte yang pernah dicat olehnya.

Ia mencontohkan bagian pagar. Menurutnya, pagar sekolah tidak terurus menyebabkan SMAN 2 Subang terlihat sangat kumuh dari jalan raya.

"Dari awal kumuh, kapan berubah? Setelah saya benahi, ada nggak inisiatif selama ini (memperbaiki) pagar setelah saya tegur? Yang ngebersihin di situ siapa? Anak-anak saya, Pak. Sampai mengangkat sampah, saya diam," jelasnya dengan menohok.

KDM justru mengapresiasi para siswa yang inisiatif mengangkat sampah di area pagar. Ia pun menyentil Kepsek hingga pihak sekolah yang sama sekali tidak sadar membereskan sampah di area tersebut.

"Saya lihat ada nggak sih inisiatifnya? Nggak ada! Maksud saya, sekolah itu mengajarkan peka pada lingkungan, menginisiatif, bergerak," terangnya.

"Bapak nggak ada inisiatif dan kreatif," lanjutnya sambil sentil Kepsek SMAN 2 Subang.

KDM tidak habis pikir ada banyak dedaunan kering yang berguguran dari pohon. Namun hingga saat ini, dedaunan di area pagar sekolah tidak dibereskan oleh pihak sekolah.

"Bapak tadi bilang rapi? Coba lihat, nggak rapi kan? Bapak berapa lama menjabat di sini? 4 tahun kan, gimana sih?," geramnya.

Selepas itu, ia mengecek kondisi area sekitar musholah SMAN 2 Subang. Ia melihat terdapat sejumlah sajadah hingga pakaian digantung di dinding pagar musholah.

Ia juga langsung menyidak area dalam sekolah. Ia melihat sejumlah kondisi yang terlihat berantakan, mulai dari kran mencuci tangan hingga tempat sampah sekolah tidak terurus.

"Ada guru kimia kan? Ada guru biologi kan? Ada guru fisika ada? Coba guru kimianya suruh bikin bagaimana plastik itu berubah menjadi bahan bakar, coba guru biologinya suruh merubah bagaimana daun yang jatuh itu menjadi pupuk organik. Pelajarannya itu aja di sekolah," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM menginginkan pihak sekolah menggunakan keahlian akademiknya. Dalam hal ini, SMAN 2 Subang bisa membuat gebrakan yang mengesankan agar kebersihan tetap terjaga dengan baik.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.
Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghidangkan kuliner khas Sunda saat menjamu para delegasi investor Jepang. KDM juga berbincang-bincang mengenai filosofi kebahagiaan dan ritme kerja antara orang Sunda dan orang Jepang.
Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT