News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merobohkan bangunan bengkel tambal ban kumuh di jalur Pantura Lama, Cirebon. Pemilik, Yeyep senang diganti yang baru.
Jumat, 3 April 2026 - 23:07 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) melihat barang dagangan milik Yeyep di sebuah bengkel ban dan las yang kumuh di pinggir jalur Pantura Lama, Cirebon
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Cirebon, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM) mengunjungi Cirebon. Kedatangannya untuk menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Kamis (2/4/2026).

KDM menyempatkan berkeliling melihat kondisi Cirebon. Di tengah perjalanan, ia menemukan sebuah pemandangan bangunan bengkel tambal ban yang kumuh di pinggir jalur Pantura Lama, Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bengkel tambal ban tersebut dimiliki oleh Yeyep. KDM pun turun dari mobilnya untuk menghampiri bangunan kumuh itu.

KDM menganggap bengkel itu sudah tidak layak. Ironisnya, bengkel itu banyak sampah sehingga ia mendesak agar saung tersebut dibongkar dan disulap lebih layak dan bersih.

"Saya ingin membuat contoh tambal ban yang baik, bersih, dan tidak acak-acakan," ujar KDM dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Jumat (3/4/2026).

Penyebab Utama KDM Bongkar Bangunan Bengkel Tambal Ban Milik Yeyep

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kunjungi bangunan bengkel tambal ban dan las milik Yeyep di Cirebon
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kunjungi bangunan bengkel tambal ban dan las milik Yeyep di Cirebon
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Mulanya, KDM geram saat baru menyambangi bengkel tersebut. Ia melihat banyak sampah berserakan di depan bangunan itu.

Ia pun langsung mengguyurkan uang sebesar Rp600 ribu. Tujuannya agar Yeyep membeli tempat sampah berukuran besar supaya area bengkelnya bersih.

"Beli tempat sampahnya yang gede, yang ada rodanya di bawah. Kira-kira harganya Rp600 ribu, ini ada lebihnya buat ongkos beli tempat sampah yang gede. Nanti disimpan di depan," terang KDM.

Kemudian, pria bernama Dedi Mulyadi itu mengecek kondisi dalam bangunan jasa bengkel, tambal ban, dan las tersebut. Di momen itu, ia tampak asik berbincang-bincang dengan Yeyep.

Salah satu momen perbincangan hangat antara KDM dan Yeyep saat mengulas beberapa barang dagangan yang dijual Yeyep. Mulanya, ia melihat ada keunikan di dalamnya.

KDM mengorek seputar bagaimana cara Yeyep mengubah ban bekas yang gundul seolah terlihat baru. Selepas itu, Yeyep menjualnya seharga Rp25.000 (ban motor) dan Rp70.000 (ban mobil).

Di balik itu, ia hanya memperoleh pendapatan dari hasil penjualan ban bekas sekitar Rp25 ribu hingga Rp50 ribu. Hasil itu di luar dari pendapatan jasa menambal ban dan las.

Mantan Bupati Purwakarta ini bertanya terkait hasil jasa tambal ban dan las. Yeyep menuturkan, kadang-kadang pendapatan dihasilkan dari kedua jasa ini hanya sebesar Rp100 ribu.

"Kalau lagi ramai?," tanya KDM.

"Biasanya mentok Rp150 ribu, Pak," jawab Yeyep.

Meski begitu, Yeyep mengaku pendapatan biasa dihasilkan olehnya tak mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Ia bahkan berbicara kepada KDM bahwa dirinya mengalami kendala harga sewa bangunan.

Harga sewa bangunan untuk tempat mencari nafkahnya dinilai sangat berat. Meski sudah kumuh dan tidak layak, ia merogoh gocek sebesar Rp10 juta per tahun hanya keperluan sewa lahan.

Kata Yeyep, penghasilan per harinya tidak menentu. Ia mengaku uang dari hasil mengais rezeki sehari harus ditabung untuk kebutuhan biaya sewa bangunan kumuh tersebut.

Dari penghasilan per hari, Yeyep juga harus tetap memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Ia pun merasa pendapatannya selalu kekurangan demi memenuhi kedua aspek tersebut.

KDM justru melontarkan kekagumannya. Ia melihat ada kreativitas diciptakan Yeyep karena rela memungut ban-ban bekas di jalan untuk kembali diukir agar terlihat baru.

Gubernur Jabar itu kemudian tertampar dengan pengakuan Yeyep. Di balik jalan yang sudah mulus, ternyata sangat mempengaruhi pendapatan tukang tambal dan las di pinggir jalan.

Yeyep mengaku pendapatannya menurun drastis sejak jalur Pantura Lama di sekitar Cirebon diperbaiki oleh KDM melalui Pemprov Jabar.

"Kalau jalan rusak, pendapatan biasanya lebih karena banyak yang menambal (ban)," jelas Yeyep.

KDM melihat di balik kemajuan infrastruktur, masih banyak kehidupan rakyat kecil yang mengalami kesusahan.

KDM pun memberikan solusi menarik terhadap Yeyep. Ia menginginkan bengkel tersebut menjadi saung yang bersih dan tertata rapi.

Alih-alih kecewa, Yeyep justru bahagia. Ia tampak senang karena tempat usahanya dibongkar agar menjadi bangunan baru.

"Bongkar dulu sama Bapak. Ini mau saya bikin saung. Yang bagus, pakai injuk, pakai saung kayak pangkalan ojek, mau nggak Bapak?," kata KDM.

"Mau Bapak," sahut Yeyep dengan bahagia.

KDM mengingatkan Yeyep. Meski bangunan itu akan disulap menjadi saung yang baru, tukang bengkel tersebut harus selalu menjaga kebersihan.

"Saya bikin saung tapi harus rajin. Pagi-pagi menyapu di samping kiri, bawa arit, rumputnya dibabat," pesannya.

Ia menegaskan, Pemprov Jabar akan mulai membangun saung baru untuk Yeyep pada pekan depan. Tak tanggung-tanggung, KDM juga akan memberikan sejumlah fasilitas baru, seperti atap injuk, lantai paving block hingga toilet.

KDM mengatakan, estimasi pembangunan saung yang baru di tepi jalan itu selama satu bulan. Ia meminta agar Yeyep beristirahat di rumah. Nantinya, pembekalan kebutuhan sehari-hari ditaunggung olehnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, KDM juga akan melunasi biaya sewa lahan selama dua tahun ke depan. Tujuannya agar meringankan beban Yeyep.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT