Wakil Gubernur Kalbar Ngamuk Dibanding-bandingkan dengan Dedi Mulyadi, KDM: Maaf Tidak Ada Maksud
- tim tvOnenews
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM memberikan respons atas pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan terkait pembangunan jalan.
Pernyataan Kristantus beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial lantaran merasa tidak terima bahwa kepemimpinannya dibanding-bandikan dengan Dedi mulyadi, khususnya soal pembangunan jalan.
"Saya tegaskan, Kalimantan Barat tidak bisa dibandingkan dengan provinsi Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat itu luasnya cuma 43.000 km2, APBD-nya Rp31 triliun. Provinsi Kalimantan Barat 1,11 kali pulau Jawa, 171.000 km2 itu luas Kalimantan Barat, APBD-nya Rp6 triliun lebih," ucapnya.
- TikTok
Tak hanya itu, melihat banyak warga Kalimantan Barat yang memanding-bandingkannya dengan KDM, Kristantus bahkan melayangkan tantangan untuk orang nomor satu di Jawa Barat itu.
"Ada yang mau pinjam Dedi Mulyadi 3 bulan. Suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalimantan Barat, ayo bertukar kita, saya mau liat, tapi pakai duit Rp6 triliun bangun Kalimantan Barat, ayo!" ucapnya geram.
Bahkan, Kristantus mengaku akan mencium lutut KDM jika memang berhasil menangani permasalahan di Kalimantan Barat.
"Kalau dia bisa, kucium lututnya," ucapnya.
Tanggapan Dedi Mulyadi soal tantangan Wakil Gubernur Kalimantan Barat
- Instagram @dedimulyadi71
Melalui unggahan di media sosial Instagram miliknya, KDM menjawab pernyataan yang disampaikan Kristantus.
Ia mengucapkan terima kasih atas tantangan tersebut dan meminta maaf lantaran banyak warga yang jadi membandingkan gaya kepemimpinan keduanya.
"Buat bapak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, saya mengucapkan terima kasih atas tantangannya, mohon maaf saya selama ini melaksanakan kegiatan pembangunan di Jawa barat tidak ada maksud untuk diperbandingkan dengan daerah lain," kata Dedi.
KDM jug menyebut bahwa dirinya sadar betul bahwa tiap daerah pasti punya tantangannya sendiri, begitu pula di Kalimantan Barat.
Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa Jawa Barat tidak bisa dibandingkan dengan Kalimantan Barat lantaran punya persoalan fiskal yang beda.
"Dan persoalan fiskal kami juga memahami bahwa betapa beratnya daerah-daerah yang luasnya seluas Kalimantan Barat dengan keterbatasan fiskal," katanya.
Terakhir, Dedi menyampaikanbahwa apa yang dilakukanya di Jawa barat sama sekali tidak ada maksud untuk menyinggung daerah lain di Indonesia.
- Instagram @dedimulyadi71
Atas kejadian ini, KDM lantas menyampikan permintaan maafnya daerah lain, khusunya kepada Wakil Gubernur Kalimantan Barat.
"Saya juga mohon maaf apabila apa yang dilakukan di Jawa Barat menyinggung daerah lain," pungkasnya.
Selain itu, sebagai kepala daerah Dedi Mulyadi juga mengajak Wagub Kalbar untuk sama-sama melayani masyarakat dengan baik lagi.
(nka)
Load more