Rayakan Ulang Tahun ke-55, Dedi Mulyadi Sampaikan Pesan Mendalam untuk Warga Jawa Barat
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Ia pernah mengalami kehilangan dan perpisahan dalam hidupnya, yang kemudian membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih kuat.
“Dalam hidup saya, ada dua kehilangan. Satu karena kematian, satu karena perceraian. Tapi itu menjadi pelajaran untuk terus berdiri dan membesarkan anak-anak dengan penuh cinta,” ujarnya.
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Ia juga menegaskan bahwa dirinya memilih untuk fokus membesarkan anak-anaknya tanpa harus menikah kembali, sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap keluarga.
Dalam pidatonya, Dedi menyinggung pentingnya keseimbangan dalam diri manusia, antara sifat maskulin dan feminin.
Menurutnya, keduanya harus hadir agar seseorang bisa menjadi pribadi yang utuh dan mampu membangun generasi yang kuat.
Tak hanya berbicara tentang keluarga dan kepemimpinan, Dedi juga menyinggung kondisi bangsa dan pentingnya menjaga nilai-nilai kehidupan.
Ia mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam keserakahan, keangkuhan, serta gaya hidup berlebihan yang justru menjauhkan dari kebahagiaan sejati.
"Hidup sudah ada takarannya, hidup sudah ada ukurannya. Tugas kita hanya menjalani saja. Menerima apa adanya yang menjadi takdir Tuhan,” katanya.
Dalam suasana yang diguyur hujan, Dedi justru melihat hal tersebut sebagai simbol keberkahan.
Ia mengajak masyarakat untuk memaknai hujan sebagai anugerah yang harus dikelola dengan baik, bukan sebagai penghalang.
“Hujan ini bukan menghalangi, tapi mengantarkan kita. Negeri ini adalah surga, dan hanya orang yang berhati seperti di surga yang mampu memakmurkannya,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Dedi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan hidupnya, terutama sahabat-sahabat lama yang tetap setia mendampingi sejak dirinya belum menjadi siapa-siapa.
Ia menegaskan bahwa dirinya akan tetap menjadi pribadi yang sama, meskipun jabatan yang diemban terus berubah.
“Dedi tidak akan berubah. Jabatan boleh meningkat, tapi jiwa saya tetap sama,” pungkasnya. (adk)
Load more