News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Anti Kritik, Dedi Mulyadi Justru Berterima Kasih pada Warga yang Soroti Rumitnya Bayar Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi apresiasi kritik warga soal sulitnya bayar pajak kendaraan, janji permudah layanan Samsat dan dorong sistem online agar lebih cepat.
Minggu, 12 April 2026 - 19:54 WIB
Dedi Mulyadi bersama Lantang
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik publik, khususnya terkait layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Hal ini disampaikan setelah dirinya bertemu langsung dengan Lantang, pria yang videonya viral karena mengalami kesulitan saat hendak memperpanjang pajak kendaraan di Samsat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Dedi Mulyadi dan ditayangkan melalui kanal YouTube pribadinya.

Dalam kesempatan itu, Dedi tidak menunjukkan sikap defensif, justru sebaliknya, ia menyampaikan apresiasi atas keberanian warga menyampaikan kritik terhadap pelayanan publik.

“Tidak apa-apa, saya justru berterima kasih. Dengan adanya ketidakpuasan warga terhadap layanan Samsat Soekarno-Hatta, itu melahirkan kesadaran bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah hal utama,” ujar Dedi Mulyadi.

Menurutnya, kritik yang disampaikan masyarakat menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah.

Ia menegaskan bahwa sebagai daerah yang mengandalkan pendapatan dari pajak kendaraan bermotor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus memberikan pelayanan yang memudahkan, bukan mempersulit.

“Provinsi Jawa Barat andalannya pajak kendaraan bermotor, maka kita membutuhkan orang yang bayar. Kalau kita membutuhkan orang yang bayar ya kita harus mempermudah," tegasnya.

Dedi Mulyadi dan Lantang
Dedi Mulyadi dan Lantang
Sumber :
  • Instagram Dedi Mulyadi

Dedi juga menyoroti fenomena di lapangan, di mana masih ada warga yang mengalami kendala administratif, seperti keharusan membawa KTP pemilik pertama saat memperpanjang STNK.

Ia menilai hal tersebut seharusnya tidak lagi menjadi hambatan bagi masyarakat.

“Orang mau bayar pajak kok dipersulit. Harusnya dipermudah. Kalau soal KTP, ya sudah, selesai kan sekarang yang bayar pajaknya makin ramai nih,” katanya.

Dalam dialog tersebut, Dedi juga menyinggung dampak positif dari peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, salah satunya adalah pembangunan infrastruktur yang semakin baik.

Ia bahkan menanyakan langsung kepada Lantang apakah merasakan perubahan di Jawa Barat.

“Merasa enggak sekarang jalan lebih baik?” tanya Dedi.

“Iya, Pak. Jalan lebih mulus,” jawab Lantang.

Meski demikian, Dedi mengakui bahwa masih ada pekerjaan rumah yang belum selesai, terutama di wilayah perkotaan seperti Bandung.

“Di Kota Bandung saya belum puas. Trotoarnya belum rapi, drainase belum maksimal, dan penerangan jalan umum masih kurang,” ungkapnya.

Dedi Mulyadi beli motor pria yang dipersulit bayar pajak
Dedi Mulyadi beli motor pria yang dipersulit bayar pajak
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Ia menjelaskan bahwa pemerintah provinsi telah mulai melakukan pembenahan di sejumlah ruas jalan, seperti penghalusan jalan, pembangunan drainase, pemasangan PJU, hingga pengecatan marka jalan.

Menurut Dedi, perbaikan infrastruktur ini akan dilakukan secara bertahap hingga beberapa tahun ke depan.

“Rencana saya, tahun ini fokus jalan provinsi. Tahun depan mulai masuk ke jalan kabupaten dan desa. Targetnya itu di 2029, semua terhubung, dari desa ke kabupaten, ke provinsi, hingga nasional dan tol,” paparnya.

Konsep konektivitas ini menjadi bagian dari visi besar pembangunan infrastruktur di Jawa Barat, di mana tidak ada lagi jalan yang terputus antarwilayah.

Dalam diskusi tersebut, Lantang juga menyampaikan harapannya agar kemudahan pelayanan pajak dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat membayar pajak.

"Ketika jalan infrastrukturnya memang kerasa enak, pasti warga pun dengan senang hati buat bayar pajak," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Dedi menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk membuka akses layanan yang mudah, cepat, dan transparan.

Ia bahkan mengungkapkan tengah memikirkan inovasi layanan berbasis digital untuk mempermudah proses administrasi kendaraan.

“Saya lagi berpikir, bagaimana urusan mutasi atau cabut berkas itu tidak lagi rumit. Mungkin bisa dilakukan secara online,” kata Dedi Mulyadi.

Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret untuk menyesuaikan pelayanan publik dengan perkembangan teknologi, sekaligus mengurangi potensi birokrasi yang berbelit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sikap terbuka Dedi Mulyadi terhadap kritik ini mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Banyak yang menilai pendekatan tersebut sebagai bentuk kepemimpinan yang responsif dan berpihak pada kepentingan publik. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Tak Mau Kalah! Cesc Fabregas Adopsi Gaya Arsenal dan Real Madrid untuk Hadapi Inter Milan

Tak Mau Kalah! Cesc Fabregas Adopsi Gaya Arsenal dan Real Madrid untuk Hadapi Inter Milan

Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengungkapkan pendekatan taktis barunya jelang laga krusial menghadapi Inter Milan dalam lanjutan Serie A.
Manchester City Menggila di Stamford Bridge! Chelsea Dihajar, Arsenal Mulai Terancam untuk Juara Liga Inggris

Manchester City Menggila di Stamford Bridge! Chelsea Dihajar, Arsenal Mulai Terancam untuk Juara Liga Inggris

Manchester City kembali menghidupkan persaingan gelar Liga Inggris setelah menghancurkan Chelsea dengan skor meyakinkan di Stamford Bridge, Minggu (12/4/2026).
Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow untuk Bertemu Putin

Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow untuk Bertemu Putin

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Moskow, Rusia, dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (12/4) tengah malam, untuk bertemu Putin
Bek Galak Timnas Indonesia Justin Hubner Sindir NAC Breda Usai Skandal Paspor: Kalau Kalah 0-6 Ya Jangan Banyak...

Bek Galak Timnas Indonesia Justin Hubner Sindir NAC Breda Usai Skandal Paspor: Kalau Kalah 0-6 Ya Jangan Banyak...

Bek garang Timnas Indonesia Justin Hubner akhirnya kembali merumput bersama Fortuna Sittard setelah sempat "diparkir" akibat polemik administrasi yang mengheboh
Foto Dedi Mulyadi dengan Mertua Raffi Ahmad Menuai Komentar Warganet, KDM Sampai Tulis Komentar Begini

Foto Dedi Mulyadi dengan Mertua Raffi Ahmad Menuai Komentar Warganet, KDM Sampai Tulis Komentar Begini

Foto Gubernur Jabar, Dedi Mulaydi yang akrab disapa KDM dengan mertua Raffi Ahmad, Rieta Amilia menyedot perhatian hingga menuai komentar warganet, pada Minggu

Trending

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Bek Galak Timnas Indonesia Justin Hubner Sindir NAC Breda Usai Skandal Paspor: Kalau Kalah 0-6 Ya Jangan Banyak...

Bek Galak Timnas Indonesia Justin Hubner Sindir NAC Breda Usai Skandal Paspor: Kalau Kalah 0-6 Ya Jangan Banyak...

Bek garang Timnas Indonesia Justin Hubner akhirnya kembali merumput bersama Fortuna Sittard setelah sempat "diparkir" akibat polemik administrasi yang mengheboh
Jay Idzes Kena Semprot, Fabio Grosso Sindir Kesalahan Fatal Kapten Timnas Indonesia Usai Sassuolo Dikandaskan Genoa

Jay Idzes Kena Semprot, Fabio Grosso Sindir Kesalahan Fatal Kapten Timnas Indonesia Usai Sassuolo Dikandaskan Genoa

Kabar kurang sedap datang dari lanjutan Liga Italia (Serie A) musim 2025/2026. Bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes menjadi sasaran kritik pedas pelatihnya -
Dedi Mulyadi Tegas Minta Stop Calo Tenaga Kerja, Industri Subang Wajib Utamakan Warga Lokal

Dedi Mulyadi Tegas Minta Stop Calo Tenaga Kerja, Industri Subang Wajib Utamakan Warga Lokal

​​​​​​​Dedi Mulyadi tegas minta stop calo tenaga kerja dan dorong industri di Subang utamakan warga lokal agar manfaat pembangunan dirasakan masyarakat.
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Ma'ruf Amin Komentari Terkait Perundingan AS-Iran yang Gagal

Ma'ruf Amin Komentari Terkait Perundingan AS-Iran yang Gagal

Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin ikut berkomentar terkait gagalnya perundingan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran di Pakistan. Ma'ruf menyebut kegagalan
Meski Terpeleset Lawan Parma, McTominay Yakin Napoli Masih Bisa Kejar Scudetto

Meski Terpeleset Lawan Parma, McTominay Yakin Napoli Masih Bisa Kejar Scudetto

Gelandang Napoli, Scott McTominay, menegaskan bahwa perburuan gelar Serie A musim ini masih jauh dari kata selesai, meski timnya kembali kehilangan poin penting
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT