News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Senin, 13 April 2026 - 01:53 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/Lemburpakuanchannel

tvOnenews.com - Penertiban bangunan liar atau bangli di kawasan Lembang yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi sempat menjadi perhatian publik.

Namun di balik kebijakan yang kerap dianggap kontroversial itu, muncul fakta menarik, para pedagang yang terdampak justru mengucapkan terima kasih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penertiban tersebut dilakukan di sepanjang Jalan Raya Lembang, yang selama ini dipenuhi bangunan semi permanen hingga warung kumuh yang berdiri di bahu jalan.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu keindahan kawasan wisata sekaligus mempersempit akses lalu lintas.

Menurut Dedi Mulyadi, langkah ini bukan semata-mata untuk penertiban, tetapi juga bagian dari upaya jangka panjang dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Ia menilai kawasan Lembang memiliki daya tarik wisata yang besar, sehingga perlu ditata dengan baik agar semakin nyaman bagi pengunjung.

“Kita mau merapikan biar tidak kumuh dan ini di tikungan menggunakan badan jalan. Nanti kita pikirkan solusinya setelah dirapikan agar Lembang kelihatan bagus dan wisatanya makin banyak,” ujar Dedi Mulyadi.

Tak hanya fokus pada penertiban, Dedi juga memastikan bahwa para pedagang yang terdampak tidak kehilangan mata pencaharian.

Ia langsung menginstruksikan jajarannya untuk memberikan kompensasi berupa modal usaha agar para pedagang bisa memulai kembali aktivitas ekonominya.

Dedi Mulyadi di UIN SGD Bandung
Dedi Mulyadi di UIN SGD Bandung
Sumber :
  • YouTube/Lemburpakuanchannel

Langkah ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Lembur Pakuan, terlihat suasana tertib saat para pedagang mengantre untuk proses verifikasi penerima bantuan.

Para pedagang diarahkan untuk membuka rekening di Bank BJB KCP Lembang sebagai bagian dari mekanisme penyaluran bantuan.

Bagi sebagian warga yang sebelumnya belum memiliki akses perbankan, ini menjadi pengalaman baru sekaligus langkah awal menuju inklusi keuangan.

Petugas di lokasi juga memberikan penjelasan terkait proses pencairan dana.

Mereka mengimbau warga untuk membawa identitas asli saat ingin menarik dana, serta memberikan opsi pembuatan kartu ATM bagi yang membutuhkan kemudahan transaksi.

“Bapak Ibu membutuhkan ATM, mangga dipersilakan untuk datang ke BJB terdekat di KCP Lembang. Di sini baru buku tabungan,” ujar salah satu petugas.

Kebijakan ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih mengenal sistem perbankan.

Hal ini dinilai penting dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan pedagang kecil.

Salah satu pedagang yang sebelumnya berjualan kopi, rokok, dan makanan instan mengaku sangat terbantu dengan adanya kompensasi tersebut.

Meski belum mengetahui nominal pasti yang akan diterima, ia optimistis bantuan tersebut dapat digunakan sebagai modal usaha baru.

“Ya pakai itu aja modal lagi. Jualan lagi. Insyaallah gitu. Mudah-mudahan barokah. Terima kasih ke Bapak Gubernur sudah ada kompensasinya,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan bahwa pendekatan yang dilakukan pemerintah tidak hanya bersifat represif, tetapi juga solutif.

Dengan memberikan kompensasi yang tepat, para pedagang tetap memiliki peluang untuk melanjutkan usaha mereka di tempat yang lebih layak.

Selain itu, penataan kawasan di Lembang juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan.

Dengan lingkungan yang lebih rapi, bersih, dan tertata, daya tarik kawasan ini akan semakin meningkat, yang pada akhirnya berdampak positif bagi perekonomian lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah yang diambil Dedi Mulyadi ini pun mendapat banyak apresiasi dari berbagai pihak.

Banyak yang menilai bahwa kombinasi antara penegakan aturan dan pemberian solusi nyata menjadi kunci keberhasilan kebijakan tersebut. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Minyak Dunia Tembus US$100 Bikin Rupiah Tertekan, Geopolitik Dunia Jadi Biang Kerok

Minyak Dunia Tembus US$100 Bikin Rupiah Tertekan, Geopolitik Dunia Jadi Biang Kerok

Harga minyak mentah dunia melonjak signifikan pada perdagangan Kamis (10/9/2026) dengan harga Brent crude oil menembus level US$100 per barel.
Seorang Dokter Tewas dalam Insiden Penembakan KKB di Muliama Papua, PDHI: Kami Kehilangan

Seorang Dokter Tewas dalam Insiden Penembakan KKB di Muliama Papua, PDHI: Kami Kehilangan

Menurutnya, dokter hewan yang bekerja di lapangan, terutama di wilayah dengan kondisi geografis dan keamanan yang memiliki tantangan tinggi
Nagoya Dilanda Banjir Jelang Asian Games 2026, CdM Todotua Pasaribu Pastikan Atlet Indonesia Aman

Nagoya Dilanda Banjir Jelang Asian Games 2026, CdM Todotua Pasaribu Pastikan Atlet Indonesia Aman

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia di Asian Games 2026, Todotua Pasaribu memastikan seluruh atlet Indonesia yang telah berada di Jepang dalam kondisi aman. Hal ini diungkapkan usai Nagoya dilanda cuaca ekstrem dan banjir.
Delapan Bandara Ditutup Imbas Abu Vulkanik, KDM Nyatakan Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

Delapan Bandara Ditutup Imbas Abu Vulkanik, KDM Nyatakan Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka siap menjadi bandara alternatif bagi pendaratan dan penerbangan pesawat usai penutupan delapan bandara.
Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ hingga Siapkan Posko Pengungsian

Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ hingga Siapkan Posko Pengungsian

Pemprov Jabar memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di wilayah dengan intensitas sebaran abu vulkanik yang tinggi.
Junaida Santi Tak Masuk Skuad Asian Games, Media Korea Soroti Masalah Gender Test

Junaida Santi Tak Masuk Skuad Asian Games, Media Korea Soroti Masalah Gender Test

Junaida Santi absen dari Asian Games 2026. Media Korea turut menyoroti absennya bintang muda Indonesia tersebut, terutama terkait isu penolakan gender test.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Pemerintah menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk dalam penyaluran barang bersubsidi dan mendukung sistem logistik nasional.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Ditinggal Ko Hee-jin, Red Sparks Tunjuk Mantan Pelatih Hyundai Hillstate Jadi Pengganti?

Ditinggal Ko Hee-jin, Red Sparks Tunjuk Mantan Pelatih Hyundai Hillstate Jadi Pengganti?

Red Sparks tengah menjadi sorotan volimania usai muncul spekulasi bahwa nampaknya klub telah menemukan pelatih baru usai Ko Hee-jin memutuskan mundur dari jabatannya jelang Liga Voli Korea 2026-2027.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT