Dedi Mulyadi Bicara soal Berita Hoax tentang Dirinya: Semoga Segera Disadarkan, Saya Memaafkan
- Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal beredarnya berita hoax tentang dirinya.
Akhir-akhir ini santer dibicarakan di media soal sumber dana bonus Rp1 miliar yang diberikan Kang Dedi Mulyadi atau KDM untuk Persib.
Saat konvoi kemenangan Persib pada Minggu (24/5/2026) lalu, Dedi Mulyadi mengatakan dirinya akan memberikan bonus Rp1 miliar untuk Persib dari hasil panen sapinya.
Namun, di media sosial beredar bahwa uang tersebut bukan dari hasil panen sapi KDM melainkan dari dana bank. Sontak Dedi Mulyadi membantah isu liar yang beredar di media sosial tersebut.
KDM menjelaskan proses pemberian bonus tersebut telah dipublikasikan secara terbuka melalui kanal YouTube dan akun media sosial pribadinya.
Bahkan, dalam tayangan tersebut, Dedi Mulyadi memperlihatkan proses pengambilan dana sebesar Rp800 juta dari rekening pribadinya yang berada di Bank BJB.
KDM menegaskan rekening tersebut merupakan rekening tabungan miliknya sendiri yang diisi secara berkala dari berbagai sumber penghasilan pribadi.
Begitu juga dengan hasil penjualan sapi dari peternakan yang dimilikinya turut disetorkan ke rekening di bank tersebut.
“Nilai yang diambil dari BJB sebesar Rp800 juta merupakan uang dari tabungan pribadi saya yang ada di rekening BJB. Tabungan itu berasal dari penghasilan yang saya miliki dan juga hasil penjualan sapi,” ujarnya dikutip Sabtu (6/6/2026).
KDM lantas menambahkan bahwa uang Rp800 juta yang diambil dari rekening tersebut ditambah uang Rp200 juta yang telah dibawa dari rumah.
Dengan demikian, total bonus yang diberikan kepada Persib dari uang pribadi KDM mencapai Rp1 miliar.
“Kalau dituduh uangnya bersumber dari Bank BJB atau hasil jual anak sapi silakan dicek saja. Nanti bisa dilihat apakah ada uang masuk Rp1 miliar dari BJB seperti yang dituduhkan,” terangnya.
KDM berharap pihak-pihak yang menyebarkan informasi yang tidak benar atau hoax dapat menyadari perbuatannya.
Meski berita hoax tentangnya disebarkan, KDM mengaku tidak menyimpan dendam dan memilih untuk memaafkan.
“Semoga yang membuat berita bohong ini segera disadarkan. Saya memaafkan karena mungkin itu memang pekerjaannya setiap hari,” pungkasnya. (nsi)
Load more