5 Fakta-fakta Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Mahasiswa FH UI
- X @kaikirdp
tvOnenews.com - Beberapa hari ini viral di media sosial kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia [FH UI].
Bukti dari pelecehan seksual itu pertama kali dibagikan oleh akun X @sampahfhui yang mengunggah foto-foto percakapan para mahasiswa tersebut.
“sakit banget liat ada grup chat anak fhui yang tiap hari isinya ngelecehin dan objektifikasi perempuan. lebih parahnya lagi, banyak anggotanya petinggi organisasi fakultas, ketua angkatan, bahkan ada yang lagi nyalon jadi ketua pelaksana ospek???,“ cuit @sampahfhui.
Para mahasiswa tersebut kabarnya tergabung dalam sebuah grup Line yang mulanya diperuntukkan agar memudahkan dalam pembayaran kos.
Akan tetapi, lama kelamaan jumlah anggota grup bertambah dan pembicaraan mereka jadi semakin melebar, salah satunya sampai muncul dugaan pelecehan seksual secara verbal.
Kini, terduga pelaku pelecehan seksual tersebut telah disidang dalam mimbar bebas mahasiswa FH UI. Selain itu, pihak kampus juga akan memberi tindakan tegas.
Berikut ini adalah deretan fakta terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh mahasiswa FH UI.
1. Bermula dari Grup Chat
Para mahasiswa FH UI tersebut kabarnya berada dalam grup chat yang sama dalam aplikasi Line. Grup itu dibuat sejak para terduga pelaku masih jadi maba atau mahasiswa baru.
Seiring berjalannya waktu, jumlah anggota tersebut bertambah. Obrolan antar mereka juga kian merembet ke hal-hal berbau seksual dan pelecehan terhadap perempuan.
Hingga akhirnya, percakapan di dalam grup tersebut beredar di media sosial yang diunggah oleh akun X @sampahfhui pada Minggu (12/4).
2. Ada 16 Mahasiswa FH UI Diduga Terlibat
Merujuk kepada unggahan beberapa akun di media sosial X, terdapat 16 mahasiswa FH UI yang diduga terlibat dalam pelecehan seksual verbal tersebut.
Nama-nama para mahasiswa tersebut juga sudah tersebar luas. Tidak sedikit dari mereka ternyata merupakan anggota aktif organisasi di kampus UI.
Setelah namanya menjadi bulan-bulanan warganet, akun media sosial para terduga pelaku mahasiswa FH UI tersebut kini tidak bisa dilacak lagi.
Load more