News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Bagas Ungkap Rahasia Bertahan dari Kanker Stadium 4

​​​​​​​Bagas (11) blak-blakan ke Dedi Mulyadi soal rahasia bertahan dari kanker stadium 4. Kisah haru bocah asal Sukabumi ini bikin publik tersentuh.
Selasa, 21 April 2026 - 03:03 WIB
Dedi Mulyadi dan Bagas
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Sosok Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan setelah momen mengharukan yang tak terduga. Di tengah aktivitasnya merapikan jalan, ia justru dipertemukan dengan seorang anak kecil yang menyimpan kisah perjuangan luar biasa.

Bukan sekadar pertemuan biasa, percakapan ini berubah menjadi cerita penuh haru tentang harapan hidup di tengah penyakit mematikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi yang menyebut dirinya sebagai “gubernur pinggiran” memang dikenal kerap turun langsung ke lapangan. Saat berada di sekitar Rumah Sakit Hasan Sadikin, ia dihampiri seorang anak berusia 11 tahun bersama ibunya. Anak tersebut bahkan secara spontan mengaku bahwa Dedi adalah idolanya.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi, Ibu Asal Sukabumi, dan Bagas. (Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

Dari pertemuan itu terungkap bahwa anak bernama Bagas tersebut tengah berjuang melawan kanker darah stadium 4 sejak usia 7 tahun. 

Ia rutin menjalani kontrol hingga harus meninggalkan aktivitas sekolah seperti anak-anak seusianya. 

Ibunya yang berasal dari Sukabumi pun tetap setia mendampingi, meski hidup dalam keterbatasan.

Momen haru itu diunggah dalam kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL pada 20 April 2026. 

Dalam percakapan tersebut, Dedi mencoba menggali lebih dalam perjuangan Bagas dan keluarganya.

“Ini sudah berapa tahun,” tanya Dedi Mulyadi.

Sang ibu menjawab bahwa anaknya telah berjuang selama empat tahun. Ia juga mengungkapkan kondisi saat anaknya drop hingga harus tinggal lama di rumah sakit.

“Kalau lagi nge-dropnya di sini 2 bulan setengah dari sini, enggak pulang-pulang,” ucap ibunya.

Dedi kemudian menanyakan perkembangan kondisi penyakit tersebut.

“Ini sudah stadium 4, kata dokternya sekarang kankernya sudah membaik belum?” tanya Dedi Mulyadi.

Sang ibu hanya menggeleng.

“Belum, dokternya juga banggalah gitu ya,” jawabnya.

Meski begitu, Dedi tetap memberikan semangat kepada Bagas.

“Tapi intinya masih hebat ya. Kamu hebat loh, kanker stadium 4 masih weh keren banget kamu,” ucap Dedi Mulyadi.

Anak tersebut pun kembali menegaskan kekagumannya.

“Kan idolanya bapak,” ucap Bagas sambil menunjuk Dedi.

Rasa penasaran Dedi pun semakin besar. Ia bertanya apa yang membuat Bagas mampu bertahan di tengah kondisi yang berat.

“Apa yang membuat kamu bertahan? Yang lain tuh kalau dengar kanker stadium 4 sudah drop,” tanya Dedi Mulyadi.

Jawaban Bagas justru tak terduga dan sederhana.

“Makan,” ucap Bagas, yang langsung disambut tawa sang ibu.

Tak berhenti di situ, Dedi mencoba menggali keyakinan Bagas tentang kesembuhan.

“Kamu yakin bahwa kanker akan sembuh,” ujar Dedi sambil mengacungkan jempol.

Diketahui, Bagas telah menjalani berbagai upaya pengobatan sejak kecil. Sang ibu bahkan menyebut bahwa kini pengobatan lebih banyak dilakukan secara alternatif.

“Jadi gini, dokter juga kan sudah angkat tangan ya, soalnya udah nggak dikasih obat dari pertama juga. Cuman daun kelor, daun putih,” ucap sang ibu.

Dedi pun memberikan pandangannya tentang kekuatan mental dalam melawan penyakit.

“Tapi kanker itu pada akhirnya bisa sembuh kalau orangnya punya keyakinan, kerja keras, bahwa dia akan sembuh. Dia akan ketahanan tubuhnya sendiri. Imunnya akan tumbuh, ini imunnya kuat,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia bahkan mengakui kekuatan mental Bagas jauh melampaui dirinya.

“Kamu lebih hebat dari saya mentalnya. Saya belum tentu punya mental kayak kamu,” ucap Dedi.

Saat ditanya kembali alasan dirinya begitu yakin bisa sembuh, Bagas menjawab dengan polos namun mengena.

“Ya saya napas, kalau enggak napas saya mati,” ucapnya, yang membuat sang ibu terkejut.

Di akhir percakapan, Dedi juga menanyakan kondisi tubuh Bagas setelah menjalani kemoterapi.

“Apa sih yang terasa sekarang badannya setelah kemoterapi?” tanya Dedi.

“Pas di awal-awal mah sakit, tapi pas di akhir ya enak,” ucap Bagas sambil mengacungkan jempol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Bagas menjadi bukti bahwa di balik keterbatasan dan penyakit berat, masih ada harapan yang hidup dari keyakinan dan semangat. Pertemuan singkat ini pun meninggalkan kesan mendalam bagi Dedi Mulyadi dan siapa pun yang menyaksikannya.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Diburu Manchester City, West Ham Jaga Jarak dengan Tottenham Hotspur

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Diburu Manchester City, West Ham Jaga Jarak dengan Tottenham Hotspur

Arsenal semakin terdesak di puncak klasemen Liga Inggris 2025-2026 usai dikalahkan oleh Manchester City. Sedangkan di papan bawah, West Ham United menjaga jarak dengan Tottenham Hotspur.
Jadwal Perebutan Juara Ketiga Proliga 2026, Selasa 21 April: Ada Popsivo vs Jakarta Electric PLN, Samator Hadapi Garuda Jaya

Jadwal Perebutan Juara Ketiga Proliga 2026, Selasa 21 April: Ada Popsivo vs Jakarta Electric PLN, Samator Hadapi Garuda Jaya

Jadwal perebutan juara ketiga Proliga 2026, di mana hari ini ada pertandingan seru salah satunya laga antara Jakarta Popsivo Polwan vs Jakarta Electric PLN.
Baru Didepak Timnas Indonesia U-20, Kini Giliran Sponsor Pilih Pisah Jalan dengan Fadly Alberto Usai Insiden Tendangan Kungfu

Baru Didepak Timnas Indonesia U-20, Kini Giliran Sponsor Pilih Pisah Jalan dengan Fadly Alberto Usai Insiden Tendangan Kungfu

Setelah dipastikan tak masuk skuad Timnas Indonesia U-20, kini sponsor satu per satu tinggalkan Fadly Alberto usai sang pemain lakukan tendangan kungfu ke lawan
Padahal Sudah Diminta Ibu Bela Timnas Indonesia, Bek Rp312 Miliar Incaran PSG Ini Malah Tolak Mentah-mentah

Padahal Sudah Diminta Ibu Bela Timnas Indonesia, Bek Rp312 Miliar Incaran PSG Ini Malah Tolak Mentah-mentah

Meski didorong sang ibu untuk membela Timnas Indonesia, bek Fenerbahçe Jayden Oosterwolde justru menegaskan fokusnya ke Timnas Belanda.
Mensos Ajak Keluarga Miskin Manfaatkan Sekolah Rakyat, Fasilitas Laptop Hingga Asrama Menanti

Mensos Ajak Keluarga Miskin Manfaatkan Sekolah Rakyat, Fasilitas Laptop Hingga Asrama Menanti

Pemerintah melalui Kementerian Sosial kini tengah menggencarkan program Sekolah Rakyat sebagai solusi pendidikan bagi keluarga dengan kondisi ekonomi paling bawah. 
3 Zodiak yang Bakal Sukses pada 21 April 2026, Sambut Kebahagiaan

3 Zodiak yang Bakal Sukses pada 21 April 2026, Sambut Kebahagiaan

Deretan zodiak ini diprediksi bakal meraih kesuksesan pada 21 April 2026. Lantas, siapa saja dan bagaimana peluang mereka? Simak selengkapnya di bawah ini.

Trending

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Akhirnya Fadly Alberto Meminta Maaf usai Menendang Pemain Dewa United, Akui Tendangan Kungfunya sebagai Perbuatan Bodoh

Akhirnya Fadly Alberto Meminta Maaf usai Menendang Pemain Dewa United, Akui Tendangan Kungfunya sebagai Perbuatan Bodoh

Tendangan kungfu Fadly Alberto viral di media sosial, yang mengenai satu pemain Dewa United. Kini meminta maaf atas tindakannya tersebut
Dua Hukuman Ini Diusulkan Dedi Mulyadi untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral, KDM Ingatkan tetap Ikut KBM di Sekolah

Dua Hukuman Ini Diusulkan Dedi Mulyadi untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral, KDM Ingatkan tetap Ikut KBM di Sekolah

Video beberapa waktu lalu yang menampilkan seorang siswa acung jari tengah yang viral, menuai kritikan. Hal ini juga direspons Dedi Mulyadi
Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Bagas Ungkap Rahasia Bertahan dari Kanker Stadium 4

Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Bagas Ungkap Rahasia Bertahan dari Kanker Stadium 4

​​​​​​​Bagas (11) blak-blakan ke Dedi Mulyadi soal rahasia bertahan dari kanker stadium 4. Kisah haru bocah asal Sukabumi ini bikin publik tersentuh.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT