News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tinggal Diam, Ayah Nizam Lapor Balik Lisnawati soal Penelantaran Anak Usai Jadi Tersangka

​​​​​​​Kasus kematian Nizam makin memanas, Anwar Satibi jadi tersangka penelantaran anak dan lapor balik Lisnawati. Drama hukum kini berubah jadi saling lapor.
Selasa, 21 April 2026 - 03:56 WIB
Lisnawati dan Ayah Nizam
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

tvOnenews.com - Kasus kematian Nizam kembali memanas dan penuh drama. Setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan penelantaran anak, ayah kandungnya, Anwar Satibi, justru mengambil langkah tak terduga dengan melaporkan balik Lisnawati

Situasi ini membuat publik semakin penasaran, karena kasus yang awalnya satu arah kini berubah menjadi saling lapor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan perkembangan terbaru per April 2026, Anwar Satibi memang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian Nizam. 

Penetapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan Lisnawati, ibu kandung Nizam, yang menilai adanya unsur pembiaran saat kondisi anaknya memburuk.

Laporan tersebut diperkuat dengan dugaan adanya percakapan yang menunjukkan Anwar tidak segera membawa Nizam ke rumah sakit saat dalam kondisi kritis. Hal ini menjadi dasar penyidik untuk menaikkan status perkara ke tahap yang lebih serius.

Namun, pihak Anwar Satibi melalui kuasa hukumnya, Farhat Abbas, menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam. Bahkan, laporan balik terhadap Lisnawati sudah lebih dulu dilayangkan ke Bareskrim Polri.

“Dia dikenain Pasal 77B 76B Undang-Undang tentang Perubahan Perlindungan Anak ya, di mana pelapornya adalah Lisna ibu kandung daripada Nizam dan ini kita akan uji tentang di mana dianggapkan lantaran anak karena laporan polisi pertama kita TR ini sudah tersangka ibu tiri sekarang lagi proses praperadilan,” ujar Farhat Abbas dalam tayangan Intens Investigasi (20/4/2026).

farhat abbas
Farhat Abbas, Kuasa Hukum Anwar Satibi. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)

“Perlu kami sampaikan bahwa pada kurang lebih sebulan lalu, kami sudah membuat laporan polisi juga di Bareskrim, melaporkan pasal yang sama terhadap Lisna dan sekarang sudah ditindaklanjuti perkara itu dikembalikan ke Polda Jawa Barat untuk diproses juga,” lanjutnya.

Farhat Abbas bahkan menegaskan bahwa jika memang unsur penelantaran terbukti, maka semua pihak yang terlibat harus bertanggung jawab secara hukum.

“Jadi kita inginnya kalau memang masyarakat menginginkan dianggap menelantarkan anak hingga diakibatkan kematian pada Nizam itu, kalau bisa dua-duanya di penjara sekalian,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga melontarkan kritik keras terhadap Lisnawati terkait perannya selama ini.

“Lisna yang selama ini ke mana aja kamu? Kemudian apa yang diceritakan tentang gosip tentang anak ini, ini cerita masa lalu dan kemudian menggunakan beberapa anggota dewan untuk direkomendasi ke Komisi III. Kemudian dilakukan RTP kemudian dikeluarkanlah surat kesepakatan antara Kapolres dengan Ketua Komisi III,” ujar Farhat Abbas.

Pihaknya juga menyinggung kemungkinan adanya intervensi dalam proses hukum yang berjalan.

“Nah, di situ adalah mungkin kita akan melakukan upaya hukum berupa praperadilan. Kita anggap kasus ini adalah kasus yang ikut campur tangan legislatif, tidak yudikatif karena ada tekanan ya. Kita minta sampai saat ini belum ditindaklanjuti oleh Bareskrim Polri maupun Polda Jabar terkait kehadiran Kapolres Sukabumi di RTP yang di mana sepengetahuan saya RTP itu enggak seperti itu. Memang harusnya ada rekomendasi tertulis tanpa harus membuat satu persidangan kemudian menggiring seolah-olah perkara ini tidak boleh tidak tersangka ayahnya Nizam,” jelasnya.

Farhat Abbas juga mengungkapkan bahwa laporan terhadap Lisnawati telah resmi diterima dan sedang diproses oleh pihak kepolisian.

“Nah, dengan laporan Lisna dianggap mendapat perlindungan LPSK maupun Komnas Perempuan Anak. Alhamdulillah kita diterima juga laporan kita. Saya sebutkan nomor laporannya. Pada tanggal 31 Maret, Anwar Satibi melalui kuasa hukum Kantor Hukum Farhat Abbas membuat laporan pidana dugaan tindak pidana penelantaran terhadap anak sebagaimana yang dimaksud Pasal 77B 76B Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang 23 tentang Perlindungan Anak yang terjadi akhir tahun 2013 sampai dengan Februari 2026 di Kabupaten Sukabumi atas nama pelapornya itu adalah Anwar Satibi, laporan polisi 126/2026 Bareskrim Polri tanggal 31 Maret. Nah, terlapor itu adalah atas nama Lisnawati,” paparnya.

Di akhir pernyataannya, Farhat Abbas menilai bahwa Lisnawati justru memperkeruh situasi yang ada.

“Jadi di sini kita anggap Lisna ini adalah orang yang memperkeruh keadaan. Bukannya melaporkan ibu tiri tapi malah melaporkan mantan suaminya yang 12 tahun sudah berpisah. Nah, jadi dia bukannya malu tidak mengurus anak malah mempermalukan suaminya,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan saling lapor yang kini terjadi, kasus kematian Nizam diprediksi akan semakin panjang dan kompleks. Publik pun menanti bagaimana proses hukum akan berjalan dan siapa yang akhirnya harus bertanggung jawab atas tragedi ini.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Siap Akhiri Rekor Buruk Tuan Rumah

Link Live Streaming Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Siap Akhiri Rekor Buruk Tuan Rumah

Link live streaming final Indonesia Open 2026, di mana Jonatan Christie (tunggal putra) dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (ganda putra) siap mempersembahkan gelar juara di hadapan publik sendiri.
Tak Tahan Lagi, Ruben Onsu Semprot Orang Kepercayaan Sarwendah Usai Disebut 'Mantan Ayah'

Tak Tahan Lagi, Ruben Onsu Semprot Orang Kepercayaan Sarwendah Usai Disebut 'Mantan Ayah'

Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kini, Ruben meluapkan kekesalannya setelah muncul penyebutan 'mantan ayah' dari pihak Sarwendah.
Rekap Hasil UFC Vegas 118: Gabriel Bonfim Hancurkan Belal Muhammad, Sahabat Islam Makhachev Terpuruk

Rekap Hasil UFC Vegas 118: Gabriel Bonfim Hancurkan Belal Muhammad, Sahabat Islam Makhachev Terpuruk

Rekap hasil UFC Vegas 1188, di mana Belal Muhammad yang merupakan sahabat Islam Makhachev semakin terpuruk usai kalah dari Gabriel Bonfim.
BTL Robotics Academy Dorong Inovasi Rehabilitasi Robotik untuk Perkuat Layanan Kesehatan di Indonesia

BTL Robotics Academy Dorong Inovasi Rehabilitasi Robotik untuk Perkuat Layanan Kesehatan di Indonesia

Upaya memajukan layanan kesehatan berbasis teknologi tinggi kembali digalakkan melalui BTL Robotics Academy
Bung Binder Pasang Badan untuk John Herdman, Geram Timnas Indonesia Masih Diributkan soal Pemain Titipan

Bung Binder Pasang Badan untuk John Herdman, Geram Timnas Indonesia Masih Diributkan soal Pemain Titipan

Bung Binder pasang badan untuk John Herdman usai Timnas Indonesia mengalahkan Oman 3-0. Ia meminta publik berhenti meributkan isu pemain titipan.
Pria Paruh Baya di Cikarang Jadi Tersangka Usai Diduga Cabuli Anak Laki-laki

Pria Paruh Baya di Cikarang Jadi Tersangka Usai Diduga Cabuli Anak Laki-laki

Polres Metro Bekasi menangkap seorang pria berinisial N (50) usai melakukan dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Trending

DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Bekasi Raya resmi mengukuhkan kepemimpinan barunya.
Misteri Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kosannya di Tanjung Priok, Polisi Sebut Kematiannya Tidak Wajar

Misteri Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kosannya di Tanjung Priok, Polisi Sebut Kematiannya Tidak Wajar

Wanita muda ditemukan tewas di kosannya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (5/6/2026) pukul 02.00 WIB. Penemuan jasad wanita tersebut menjadi misteri.
Media Vietnam Heran Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Oman, Tak Menyangka Garuda Sedominan Ini

Media Vietnam Heran Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Oman, Tak Menyangka Garuda Sedominan Ini

Media Vietnam mengaku heran lihat Timnas Indonesia mampu mengalahkan Oman 3-0 dengan permainan yang sangat dominan. Mulai khawatir jelang Piala ASEAN FIFA 2026.
Tanggapi Wapres AS, Paus Leo Sebut Konflik AS-Iran Bukan Perang yang Adil

Tanggapi Wapres AS, Paus Leo Sebut Konflik AS-Iran Bukan Perang yang Adil

-Perang yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran bukan "perang yang adil”. Pernyataan tersebut disampaikan Paus Leo XIV  menanggapi pertanyaan jurnalis terkait klaim Wakil Presiden AS JD Vance yang menggunakan konsep “perang yang adil” untuk membela tindakan militer Washington terhadap Teheran
Emma Warokka Bongkar Jejak Digital Sarwendah, Terlihat Sedang Menggigit Ruben Onsu

Emma Warokka Bongkar Jejak Digital Sarwendah, Terlihat Sedang Menggigit Ruben Onsu

Emma Warokka bongkar jejak digital Sarwendah yang tertangkap kamera sedang menggigit Ruben Onsu penuh kemesraan. Begini reaksi Emma dan warganet di TikTok.
Gara-gara Rumor Shin Tae-yong, Kondisi Internal Persija Jadi Sorotan Hangat Media Korea

Gara-gara Rumor Shin Tae-yong, Kondisi Internal Persija Jadi Sorotan Hangat Media Korea

Nama Shin Tae-yong kembali menjadi pembicaraan hangat di Indonesia. Media Korea sampai soroti kondisi internal Persija yang dirumorkan bakal ke Macon Kemayoran.
Dugaan Pembunuhan di Situbondo Jatim: Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Saluran Drainase Pantura

Dugaan Pembunuhan di Situbondo Jatim: Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Saluran Drainase Pantura

Sosok mayat perempuan yang ditemukan di saluran drainase jalur Pantai Utara (Pantura) Desa Kalianget, Banyuglugur, Situbondo, pada Sabtu (6/6) malam, teridentifikasi sebagai seorang tenaga kesehatan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT