News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Rasanya Menjadi Putri Sri Sultan Hamengkubuwono X? GKR Bendara Ungkap Perasaan Sesungguhnya

Banyak orang yang bertanya-tanya bagaimana rasanya menjadi keluarga Kesultanan Yogyakarta. Putri Sri Sultan Hamengkubuwono X, GKR Bendara ungkap perasaannya
Selasa, 21 April 2026 - 22:18 WIB
Putri Sri Sultan Hamengkubuwono X, GKR Bendara
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @kratonjogja @gkrbendara

tvOnenews.com - Berbeda dengan provinsi lain di Indonesia, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadikan Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai Gubernur.

Yogyakarta tetap mempertahankan tradisi istimewa untuk yang diakui secara konstitusional dimana kepemimpinan wilayah ini secara otomatis dijabat oleh Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memandang keluarga Kraton Yogyakarta, banyak orang yang bertanya-tanya bagaimana rasanya menjadi keluarga kesultanan.

Sebagai seorang Putri Kraton, GKR Bendara mengungkapkan bagaimana rasanya menjadi Putri dari seorang Sultan yang selama ini dihormati bagi warga Yogyakarta.

Melalui tayangan YouTube The Tribes, awalnya GKR Bendara mengatakan dirinya juga tidak pernah tahu bagaimana rasanya menjadi anak dari orang tua biasa.

“Saya tidak tahu rasanya jadi tidak anak Sultan,” ungkap Putri Kraton, GKR Bendara pada tayangan YouTube The Tribes.

Setelah dewasa, GKR Bendara dapat melihat perbedaan dirinya dengan putri pada umumnya. Dirinya merasakan bahwa daya juang dalam berbagai hal terasa kurang, khususnya dari segi karir.

“Karena kita dimanjakan dengan situasi privilege, terkadang fighting spirit kita kurang. Justru itu jadi tantangan, karena orang tanya ‘Gusti cita-citanya jadi apa?’ nggak punya,” ujarnya.

GKR Bendara saat pelaksanaan Ngebakten Putri
GKR Bendara saat pelaksanaan Ngebakten Putri
Sumber :
  • Instagram @kratonjogja

Semangat untuk mengusahakan apapun menjadi kurang, sehingga membuat para Putri Kraton tidak memiliki cita-cita.

GKR Bendara mengaku bekerja dibawah orang lain dapat mengasah keterampilan, empati, dan sebagainya. Akan tetapi para Putri tidak merasakan hal tersebut.

Beberapa Putri Kraton mencoba bekerja di bawah orang lain atau menjadi staf, namun tak bertahan lama.

Sebab, para Putri kesulitan untuk menyesuaikan jadwal dan tempatnya lantaran ada beberapa kewajiban di Kraton yang tidak bisa ditinggalkan.

“Misalnya kerja sama orang, kita akan banyak bekerja diluar dari Jogja. Tapi kami ada tuntutan lain yaitu tuntutan berada di Jogja,” kata Putri kelima Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Dalam hal karir, GKR Bendara membandingkannya dengan suaminya, KPH Yudanegara dalam meniti karir.

Sebelumnya, KPH Yudanegara melihat orang tuanya dalam meniti karir, sementara dirinya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ada karir yang ingin dituju oleh KPH Yudanegara mulai dari calon ASN hingga sudah menjadi ASN serta ke jenjang berikutnya.

“Dia punya ‘Oh, ya pokoknya aku umur segini sudah harus jadi segini, umur segini harus segini’. Ada yang mau dituju,” jelas GKR Bendara.

“Kalau saya nggak ada, ‘Gusti mau jadi Menteri nggak suatu hari?’ nggak. Karena selama ini saya nggak pernah punya bos, sementara menteri sebelumnya harus punya bos,” sambungnya.

Hal ini yang menyadarinya bahwa ia tidak punya ambisi untuk karir. Akan tetapi ia menyikapinya dengan belajar untuk menumbuhkan ambisi tersebut saat menjadi dewasa.

Namun ambisinya berbeda dengan orang lain pada umumnya dimana pencapaian yang diraih untuk diri sendiri. Para Putri Kraton menghadirkan ambisi itu untuk kebutuhan masyarakatnya.

“Kami dibentuk dalam keluarga yang berambisinya, yaudah kita umur segini harus bisa membantu Ngarsa Dalem (Sri Sultan Hamengkubuwono) dalam membantu sekian banyak orang di bidang tertentu,” terang GKR Bendara.

“Akhirnya kami terbentuk itu karena permintaan dari orang lain, bukan dari keinginan kami sendiri. Jadi bukan untuk diri sendiri, tapi karena kami dipercayai sebuah jabatan. Dari situ kami membangun visi misinya,” lanjutnya menjelaskan.

Nyatanya posisi ini menjadi tantangan tersendiri untuk membuktikan seorang Putri Kraton dapat memberikan aksi penting bagi masyarakat.

“Kita dipercayai posisi ini bagaimana kita bisa dibuktikan bahwa Putri Kraton itu nggak cuma label. Duduk disitu nggak cuma diam doang, tetapi actually doing something,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jangan sampai orang melihat kami bahwa Putri Kraton itu tidak bisa apa-apa. Kita harus memberikan sesuatu yang lebih untuk itu,” tegasnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Polemik 15 Kontainer Muatan Ilmenit, KSP Dudung Abdurachman Lakukan Pertemuan

Respons Polemik 15 Kontainer Muatan Ilmenit, KSP Dudung Abdurachman Lakukan Pertemuan

Pembongkaran 15 kontainer muatan tambang ilmenit milik PT Putera Mineral Mandiri (PMM) oleh Satgas PKH terus menuai polemik.
Faktor Ekonomi Jadi Pemicu? Ini Daftar Provinsi dengan Kriminalitas Tertinggi di Indonesia 2026, Narkoba Masih Mengancam

Faktor Ekonomi Jadi Pemicu? Ini Daftar Provinsi dengan Kriminalitas Tertinggi di Indonesia 2026, Narkoba Masih Mengancam

Kriminalitas di Indonesia masih tinggi pada 2026. Benarkah faktor ekonomi menjadi motif utama kejahatan? Simak daftar provinsi dengan tingkat kriminalitas tertinggi, tren narkoba
Perseteruan Erin dan Mantan ART Belum Usai, Polisi Segera Tentukan Arah Kasus

Perseteruan Erin dan Mantan ART Belum Usai, Polisi Segera Tentukan Arah Kasus

Kasus dugaan pencemaran nama baik yang menyeret nama Rien Wartia Trigina atau Erin dengan mantan asisten rumah tangganya, Herawati, masih terus bergulir.
Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) menyebut adanya peningkatan tren penyakit tidak menular (PTM) dengan kategori kronis bagi masyarakat.
Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Masa depan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi tanda tanya besar menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Sang agen akhirnya buka suara soal klub baru.

Trending

Rizky Billar Murka Difitnah Selingkuh Hingga Punya Anak dari Asila Maisa, 6 Akun Medsos Langsung Dipolisikan!

Rizky Billar Murka Difitnah Selingkuh Hingga Punya Anak dari Asila Maisa, 6 Akun Medsos Langsung Dipolisikan!

Rumor perselingkuhan yang menyeret nama Rizky Billar dan putri presenter Ramzi, Asila Maisa, kini berujung ke ranah hukum.
10 Pemain dengan Rating Tertinggi di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Memimpin, Kiper 40 Tahun Ini Nyaris Menyalipnya

10 Pemain dengan Rating Tertinggi di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Memimpin, Kiper 40 Tahun Ini Nyaris Menyalipnya

Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan banyak penampilan luar biasa pada laga-laga perdana fase grup. Berikut 10 pemain dengan rating tertinggi versi Sofascore.
Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Richard Lee Dijerat Pasal Berlapis, Sidang Perdana Ungkap Sejumlah Dugaan Pelanggaran Produk Kecantikan

Richard Lee Dijerat Pasal Berlapis, Sidang Perdana Ungkap Sejumlah Dugaan Pelanggaran Produk Kecantikan

Sidang perdana dokter sekaligus influencer kecantikan Richard Lee beragendakan pembacaan surat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tangerang.
Minyak Dunia Anjlok, DPR RI Sebut Harga BBM Non Subsidi Berpotensi Tetap Sama

Minyak Dunia Anjlok, DPR RI Sebut Harga BBM Non Subsidi Berpotensi Tetap Sama

Ketua Badan Anggaran (Banggar), DPR RI Said Abdullah buka suara terkait anjloknya harga minyak dunia menyusul kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Korban Dugaan Penipuan Bakal Bersurat ke Presiden, Ini Duduk Perkaranya

Korban Dugaan Penipuan Bakal Bersurat ke Presiden, Ini Duduk Perkaranya

Dugaan kasus penipuan dan penggelapan jual beli tanah di kawasan Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang yang menyeret nama Bupati Tanggamus, Mohammad Saleh Asnawi terus berlanjut.
Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Seakan hampir berjodoh, ternyata Red String Theory juga terjadi pada Timnas Indonesia dan Piala Dunia. Dari mulai Belanda sebagai timnas pusat hingga nasib buruk menimpa lawan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT