News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantau Revitalisasi Gedung Sate, KDM Murka Lihat Tata Ruang Kota Bandung Semrawut Imbas Banyak Tumpukan Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) geram saat pantau revitalisasi Gedung Sate-Lapangan Gasibu. Ia melihat tata ruang Kota Bandung kumuh dan masih banyak sampah.
Selasa, 21 April 2026 - 23:56 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) pantau proses revitalisasi Gedung Sate-Lapangan Gasibu
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mendadak murka. Ia dibuat heran dengan tata ruang Kota Bandung.

KDM tidak habis pikir tata ruang di sekitaran Gedung Sate. Ia pun mempertanyakan konsep penataan ruang di Kota Bandung lantaran dirinya melihat masih semrawut hingga banyak tumpukan tampah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM menyoroti hal itu saat memantau proses revitalisasi Gedung Sate-Lapangan Gasibu. Ia didampingi oleh sejumlah jajaran dinas terkait yang menaungi Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

KDM mulanya memberikan arahan terkait konsep pembangunan infrastruktur di Kota Bandung. Ia pun bertanya proses waktu pengerjaan revitalisasi Gedung Sate-Gasibu.

"Ini berapa hari? Berarti selesainya tanggal 7 Agusus selesai, berarti sudah rapi ya," ujar KDM dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Selasa (21/4/2026).

Momen KDM Geram Temukan Banyak Tumpukan Sampah dan Tata Ruang Kota Bandung yang Semrawut

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) perintahkan Satpol PP Kota Bandung membereskan gerobak milik tunawisma
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) perintahkan Satpol PP Kota Bandung membereskan gerobak milik tunawisma
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Selepas itu, KDM mengajak jajaran dinas dan kontraktor mengecek kondisi di sekitar Gedung Sate dan Gasibu. Ia pun mendadak menyinggung soal kebersihan.

Dedi Mulyadi memastikan pengerjaan revitalisasi ini tetap mengutamakan kebersihan. Sebab, anggaran untuk para pekerja kontraktor diurus oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

"Tidak inefisien. Anggarannya efisien dari saya itu, tapi nanti jangan marah kalau saya temukan anggaran inefisien di tempat lain," terangnya.

Mantan Bupati Purwakarta ini melihat seorang pekerja menyuci mobil truk. Ia memuji pekerja tersebut karena tetap menjaga kebersihan.

"Mau keluar semprot dulu. Benar itu sampai bersih bannya nggak boleh mengotori jalan," katanya.

Tak lama kemudian, Dedi Mulyadi terkejut melihat beberapa bagian jalan di area depan gerbang kotor akibat sampah. Padahal jalan pemisah Gedung Sate-Gasibu tersebut akan disatukan melalui proses revitalisasi.

Kemudian, KDM mengecek kondisi tata ruang di sekitaran Lapangan Gasibu. Mulai dari bangunan yang tertata rapi hingga kerapian jalan terdampak revitalisasi ini.

"Berarti jalannya pindah ke sini? Jadi, arus dari sana dan dari sini pindah ke sini jalannya. Asalnya dua arus disatukan, berarti jalannya harus lebar yang berarti harus dua jalur," bebernya.

Ia kemudian melihat kondisi taman di trotoar tengah jalan. Menurutnya, pemandangan tumbuhan yang ditanam terlihat tidak indah.

"Tamannya jelek, Bu. Ganti ya, itu butut (jelek). Tamannya harus diperbaiki," sentil dia.

Ia bahkan menyoroti estetika tata ruang, terutama di plang bangunan di halaman Pemda. Ia mendesak agar Pemkot Bandung segera merenovasinya.

Di tengah-tengah sidaknya, Dedi Mulyadi menyoroti pagar pembatas jalan nasional yang tidak terurus. Padaha fungsinya menghindari warga tidak lewat sembarangan demi meminimalisir kecelakaan.

"Ini sudah berapa puluh tahun negara merdeka? Ini kan fungsinya biar orang tidak menyebrang lewat sini kan, lho kok masuk? Ini jalan nasional? Yang bikin pagar ini dulu siapa?," tanya KDM sambil heran.

Dedi Mulyadi tidak berpikir panjang. Pagar untuk pembatas di jalan nasional tersebut harus segera diperbaiki oleh Pemprov Jabar.

"Sudah sama kita aja, besok saya kerjain. Nggak usah menunggu APBD. Nanti pagarnya dibuka, nanti bentuknya kayak pagar tinggi (meruncing). Jadi, nggak bisa lagi dipotong. Nanti besinya berisi ke atasnya kayak pucuk," tegasnya.

Kemudian, KDM melihat petugas kebersihan jalan yang tampak santai. Pasukan kuning tersebut didesak agar kembali menjalani pekerjaannya.

Di tengah itu, mantan anggota DPR RI ini melihat seorang tunawisma tertidur di fasilitas umum. Ia tidak habis pikir dengan kinerja pengawasan pemerintah setempat.

Ia langsung memberikan sentilan menohok. Ia menganggap seharusnya Pemkot Bandung menjadi contoh yang baik menjaga estetika tata ruang hingga kebersihan Kota Bandung.

"Kota Bandung, Ibu Kota Periangan ini aduh. Ayo angkut (gerobak milik tunawisma). Ayo sekuriti angkut," imbau dia.

Dedi Mulyadi Minta Adanya Sinergi Pemerintah Demi Jaga Kebersihan

Dalam hal ini, Dedi Mulyadi menyampaikan permintaannya. Setidaknya Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung bersinergi untuk menjaga kebersihan.

Ia memberikan ketegasan secara menohok. Pembangunan fisik yang megah maupun mewah harus selaras dengan kedisiplinan dalam pemeliharaan lingkungan.

"Pekerjaan harus dilakukan dengan serius, standar kerjanya harus tinggi, jangan sampai jalanan kotor karena aktivitas proyek. Ban kendaraan proyek harus dibersihkan sebelum keluar ke jalan umum agar tidak mengotori estetika kota," terangnya.

Kemudian, Dedi Mulyadi menyinggung penataan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar. Ia selaku Gubernur Jabar tentu mendukung visi Kota Bandung sebagai "Ibu Kota Periangan" yang bersih.

Ia pun menginstruksikan jajaran Satpol PP melakukan tindakan tegas terhadap parkir liar. Tidak hanya itu, Satpol PP juga bertindak agar PKL berjualan sesuai tempatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM menegaskan, pemerintah akan menujukkan komitmennya. Pihaknya terus memantau berbagai titik kumuh agar kebersihan setiap sudut kota, baik di bawah kewenangan provinsi maupun kabupaten/kota tetap terjaga dengan sempurna.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC Resmi Batalkan Penyelenggaraan Piala Asia 2027 pada Januari Mendatang, Diundur Hingga Desember Tahun Depan

AFC Resmi Batalkan Penyelenggaraan Piala Asia 2027 pada Januari Mendatang, Diundur Hingga Desember Tahun Depan

AFC memutuskan menunda Piala Asia yang seharusnya kick off pada 7 Januari 2027 tersebut menjadi pada Desember 2027 akibat situasi keamanan dan gangguan perjalanan di kawasan.
Polres Tulungagung Ungkap Peredaran Sabu 418,4 Gram yang Dikendalikan Napi dari Dalam Lapas

Polres Tulungagung Ungkap Peredaran Sabu 418,4 Gram yang Dikendalikan Napi dari Dalam Lapas

Polres Tulungagung mengungkap peredaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).
Hansi Flick Bawa Kabar Buruk Jelang Barcelona Hadapi Aston Villa di Liga Champions

Hansi Flick Bawa Kabar Buruk Jelang Barcelona Hadapi Aston Villa di Liga Champions

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, membawakan kabar buruk menjelang laga kontra Aston Villa di Liga Champions. Ada empat pemain yang menepi untuk pertandingan ini.
Gus Zuem Sayangkan Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo yang Diwarnai Dugaan Intimidasi

Gus Zuem Sayangkan Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo yang Diwarnai Dugaan Intimidasi

Penggeledahan Pondok Pesantren (Ponpes) HQ di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yang diwarnai dugaan intimidasi terhadap santriwati dan ustazah menuai sorotan.
Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia mengumumkan jadwal laga uji coba internasional FIFA Matchday edisi November 2026 melalui laman resmi mereka pada Selasa (3/11/2026). 
Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras meminta Adi Paryanto bertobat karena menudingnya melakukan framing dengan memotong video hingga membuat parodi pakaian yang menyerupai atribut silatnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT