News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Siap Temui Kementerian PAN-RB, Perjuangkan Hak Guru Honorer yang Belum Terbayarkan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan menemui Kementerian PAN-RB untuk memperjuangkan hak guru honorer, hingga penjaga sekolah yang belum terbayarkan.
Rabu, 22 April 2026 - 15:25 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi menunjukkan komitmennya dalam menyelesaikan persoalan kesejahteraan tenaga honorer di Jawa Barat. 

Ia mengaku akan segera menemui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) guna mencari solusi atas belum dibayarkannya gaji guru honorer, tenaga kebersihan, hingga penjaga sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini diambil setelah Gubernur Jawa Barat tersebut menerima laporan dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, terkait kondisi memprihatinkan yang dialami para tenaga honorer. 

Dalam laporan itu disebutkan bahwa sejumlah tenaga honorer belum menerima honor sejak Maret hingga April.

“Ada kabar sedih, tenaga honorer, tenaga kebersihan, atau penjaga sekolah, yang menurut laporan Kepala Dinas Pendidikan belum dibayar honornya,” ujar Dedi Mulyadi melalui media sosial resminya.

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Purwanto menyebutkan bahwa keterlambatan pembayaran bukan disebabkan oleh ketiadaan anggaran. 

Dana untuk pembayaran honor tersebut sebenarnya sudah tersedia di kas daerah. 

Namun, pencairannya terhambat oleh regulasi yang mengacu pada kebijakan dari Kementerian PAN-RB.

“Problemnya sama seperti yang dijelaskan Pak Gubernur sebelumnya. Setelah ada surat terkait PPPK, baik penuh maupun paruh waktu, sesuai edaran MenPAN-RB tidak boleh ada lagi honorer daerah,” jelas Purwanto.

Kebijakan tersebut merujuk pada aturan yang dikeluarkan setelah tahun 2022. 

Meski demikian, realitas di lapangan menunjukkan bahwa keberadaan tenaga honorer masih sangat dibutuhkan, terutama untuk menutup kekurangan tenaga pendidik dan staf sekolah.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi mempertanyakan urgensi keberadaan tenaga honorer. 

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Ia menegaskan bahwa proses belajar mengajar tidak mungkin berjalan optimal tanpa dukungan tenaga pengajar yang memadai.

“Pertanyaannya, tenaga honorer itu dibutuhkan tidak?” tanya Dedi.

“Dibutuhkan karena kekurangan. Proses pembelajaran tidak berjalan,” jawab Purwanto.

Situasi ini membuat pemerintah daerah berada dalam dilema. 

Di satu sisi, ada larangan dari pemerintah pusat terkait pengangkatan tenaga honorer. 

Di sisi lain, kebutuhan di lapangan mendesak dan tidak bisa diabaikan.

Dedi pun menilai kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, terlebih menyangkut hak pekerja yang sudah menjalankan tugasnya.

“Tidak mungkin juga orang bekerja tidak dibayar,” tegasnya.

Sebagai solusi, Purwanto menyebut bahwa pemerintah daerah hanya membutuhkan rekomendasi atau semacam “fatwa” dari kementerian terkait agar anggaran yang sudah tersedia di APBD bisa segera dicairkan.

“Solusinya, anggaran itu sudah ada di APBD Provinsi, tinggal mempunyai rekomendasi dari kementerian yang mengeluarkan larangan itu,” ungkapnya.

Mendengar hal tersebut, Dedi langsung mengambil langkah cepat. 

Ia memastikan akan menemui Menteri PAN-RB dalam waktu dekat untuk membahas persoalan ini secara langsung.

“Ya sudah, minggu depan saya temui Menteri PAN-RB,” kata Dedi.

Ia menegaskan bahwa keberlangsungan pendidikan tidak boleh terganggu hanya karena persoalan administratif. 

Menurutnya, keberadaan guru di sekolah adalah hal yang sangat krusial.

“Kita tidak mungkin sekolah tidak ada gurunya karena guru honorernya tidak dibayar. Itu penting,” ujarnya.

Selain fokus pada penyelesaian pembayaran honor, Dedi juga meminta Dinas Pendidikan untuk segera melakukan penataan ulang distribusi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. 

Ia menyoroti adanya ketimpangan jumlah guru di beberapa wilayah.

“Bapak dibuat rasionalisasi guru. Jangan sampai ada penumpukan guru di satu tempat, sedangkan di tempat lain kosong,” tegasnya.

Hal serupa juga berlaku untuk tenaga penjaga sekolah dan staf tata usaha. 

Ia meminta agar dilakukan pemetaan secara menyeluruh dalam waktu singkat.

“Coba dalam dua hari ini dituntaskan. Buat peta data guru, peta penjaga, TU. Kalau over di satu tempat digeser ke tempat lain,” instruksinya.

Namun, jika setelah rasionalisasi masih terjadi kekurangan tenaga, Dedi membuka kemungkinan tetap menghadirkan tenaga honorer meskipun ada larangan, dengan catatan dilakukan secara objektif.

“Kalau masih tidak mencukupi, mau tidak mau harus ada tenaga honorer, meskipun ada larangan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar proses pengangkatan tenaga honorer dilakukan secara transparan dan tidak berdasarkan kedekatan personal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mengangkat tenaga honorer guru jangan karena ada kedekatan dengan kepala sekolah,” pesan Dedi.

Langkah yang diambil Dedi Mulyadi ini menjadi harapan baru bagi ribuan tenaga honorer di Jawa Barat yang selama ini menggantungkan hidup dari honor yang belum kunjung dibayarkan. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Ungkap Peran Sindikat Phising Global yang Beraksi Sejak 2018

Bareskrim Polri Ungkap Peran Sindikat Phising Global yang Beraksi Sejak 2018

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengungkap peran dua tersangka 'Partner in Crime' berinisial GWL (24) dan FYTP (25) dalam kasus penjualan phising tools skala global yang memiliki kerugian miliaran rupiah.
Sekolah Rakyat Dipercepat, 10 Lokasi Baru di Jakarta Siap Tampung 1.000 Siswa

Sekolah Rakyat Dipercepat, 10 Lokasi Baru di Jakarta Siap Tampung 1.000 Siswa

Pemerintah tambah 10 lokasi Sekolah Rakyat Rintisan di Jakarta, target tampung 1.000 siswa dan percepat akses pendidikan bagi masyarakat.
Bejat, Oknum Guru Ngaji di Pamekasan Ditangkap Polisi Usai Cabuli Bocah Selama Lima Tahun

Bejat, Oknum Guru Ngaji di Pamekasan Ditangkap Polisi Usai Cabuli Bocah Selama Lima Tahun

Seorang oknum guru ngaji berinisial MD Usia 71 tahun warga Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Rabu (22/04/2026), ditangkap polisi karena tega mencabuli bocah usia lima tahun.
Polda Jawa Tengah Bongkar Sindikat Penyelundupan 1.700 Kendaraan Bodong ke Timor Leste

Polda Jawa Tengah Bongkar Sindikat Penyelundupan 1.700 Kendaraan Bodong ke Timor Leste

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah membongkar sindikat besar penyelundupan kendaraan bermotor ilegal menuju Timor Leste.
Buntut Kungfu di Kompetisi EPA U-20, Dewa United dan Bhayangkara FC Pilih Islah

Buntut Kungfu di Kompetisi EPA U-20, Dewa United dan Bhayangkara FC Pilih Islah

Keputusan islah ini diambil setelah Dewa United dan Bhayangkara FC menjalani mediasi dalam skandal tendangan kungfu dalam kompetisi EPA U-20 yang berlangsung di Dewa United Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu (22/4/2026). 
Puan Sentil Kenaikan Harga BBM hingga Minyak Goreng: Kondisi Ini Memberatkan Rakyat

Puan Sentil Kenaikan Harga BBM hingga Minyak Goreng: Kondisi Ini Memberatkan Rakyat

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah secepatnya mengendalikan harga komoditas yang mengalami kenaikan akibat naiknya harga BBM non-subsidi.

Trending

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta waktu lalu. Siswanya acung jari tengah ke guru
Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Berikut hasil bursa transfer pemain agen bebas (Free Agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Yeum Hye-seon bertahan di Red Sparks sedangkan Jung Ho-young satu-satunya pemain yang pindah klub secara resmi.
Bursa Transfer Juventus: Emil Audero Terima Kabar Baik, Bianconeri Ambil Keputusan Begini soal Kiper Musim Depan

Bursa Transfer Juventus: Emil Audero Terima Kabar Baik, Bianconeri Ambil Keputusan Begini soal Kiper Musim Depan

Juventus dilaporkan sudah mengambil keputusan mengenai susunan penjaga gawangnya di  musim depan. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, bisa jadi menerima kabar baik jelang bursa transfer musim panas.
Klub-klub V-League Berebut Pemain Asia, Megawati Hangestri Jadi Incaran Utama

Klub-klub V-League Berebut Pemain Asia, Megawati Hangestri Jadi Incaran Utama

Klub-klub V League semakin gencar memburu pemain kuota Asia untuk memperkuat tim sekaligus menekan biaya, dengan Megawati Hangestri Pertiwi jadi incaran utama.
Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Kabar gembira datang bagi para pecinta voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli kebanggaan tanah air, resmi memutuskan untuk kembali berkarier -
Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Oxford United selangkah lagi menyusul Leicester City terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. Hal ini terjadi setelah kekalahan dari Wrexham, ketika Ole Romeny tak dimainkan sama sekali.
Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Nama Jayden Oosterwolde mendadak jadi sorotan setelah dikabarkan masuk radar raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Ia pernah tolak bela Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT