Dedi Mulyadi Kecewa, Sudah Diberikan Modal Penjual Sate ini Malah Berhenti Dagang: Penyakit Ada Uang!
- Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi kecewa dengan seorang penjual sate yang sempat ia bantu untuk modal usaha sendiri, kini malah berhenti jualan.
Kang Dedi Mulyadi (KDM) dikenal warganya dengan gaya kepemimpinan yang kerap turun ke masyarakat untuk menyelesaikan masalah.
Tak hanya masalah yang dihadapi di wilayah tersebut, bahkan masalah pribadi yang dialami warganya kerap dibantu oleh Dedi Mulyadi.
Salah satu warganya yang dibantu oleh Kang Dedi Mulyadi yaitu Opik Magis, penjual sate yang pernah ia temui di sekitar rumahnya.
Saat menjadi anggota DPR RI, Dedi Mulyadi sempat membantu Opik Magis untuk menyelesaikan masalahnya berdagang.
Pasalnya, selama ini Opik membuat sate dari juragan dan bukan usahanya sendiri. Sehingga penghasilannya dalam sehari harus dibagi dengan sang juragan.
Akhirnya Dedi Mulyadi membantu dengan memberikan modal untuk membeli gerobak dan ayam demi menjalankan usahanya secara mandiri.
Sayangnya, modal tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik oleh Opik. Kini penjual sate itu justru berhenti berjualan.
Mengetahui penurunan usahanya, KDM merasa kecewa dan menanyakan permasalahan baru penjual sate tersebut.
“Kenapa tidak dagang dulu? Bapak dibantu malah berhenti dagang,” ungkap Dedi Mulyadi keheranan.
- Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Bukan semakin maju, Opik justru berhenti berjualan sate lantaran sudah kehabisan modal.
Opik Magis sang penjual sate mengaku bantuan pemberian Dedi Mulyadi sudah habis untuk membeli motor.
Sayangnya, motor yang ia beli dari temannya tersebut tidak sepenuhnya sehat lantaran accu-nya sedikit bermasalah, sehingga membutuhkan biaya lagi untuk membeli accu sebelum berjualan lagi.
Sementara, modal yang diberikan untuk membeli ayam sudah tidak ada lagi. Hal ini yang membuatnya tidak lagi berjualan selama seminggu terakhir.
KDM pun bertanya soal biaya untuk makan keluarga, Opik mengaku hanya menunggu pemberian makanan dari tetangganya.
“Makan paling dikasih-kasih orang, dapat dikasih,” ujar Opik.
Mendengar penjelasannya, Dedi mulyadi merasa kecewa dengan keputusan Opik untuk membeli motor.
Menurutnya, seharusnya Opik memperbaiki dulu motor lamanya sambil mengumpulkan penghasilan kembali agar bisa membeli motor.
Kini Opik malah berhenti dagang karena kehabisan modal berjualan.
“Gimana sih, harusnya disupport jadi naik malah jadi anjlok. Terus kenapa dagang satenya jadi berhenti?” tanya KDM.
“Karena nggak ada lagi modalnya. Uangnya habis sama ini (motor),” jawab penjual sate itu.
- Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
“Maksudnya, kenapa fokusnya motor dulu bukan gerobak dulu. Beli gerobak dulu sama modal jualan satenya. Motor pakai yang lama dulu jalan. Wah itu penyakit ada uang pak,” tegas Dedi Mulyadi.
“Bukan, gerobak sudah, takut motor mogok terus. Bener itu motor mogok terus, busi nya suka diganti,” kata Opik.
Setelah mendengar penjelasan Opik, orang nomor satu di Jawa Barat itu memberikan nasihat kepada penjual sate itu.
“Jadi kalau sesuatu itu fokus dulu apa yang menjadi tujuan utama. Tujuan utamanya jualan sate. Maka harusnya fokus dulu pada gerobak sate sama satenya. Motor mah jalan dulu yang lama,” jelas Dedi Mulyadi.
“Ketika bapak ada motor baru sekarang, tapi accu-nya mati perlu duit nggak? Sumber duitnya ada nggak? Nggak ada karena bapak jualan satenya berhenti,” sambungnya.
“Lalu prinsip dagang, dagang itu tidak boleh meninggalkan pelanggan. Begitu bapak seminggu nggak ada, gimana kalau selama seminggu itu ada yang masuk tukang sate lain ke situ. Terus satenya lebih enak lagi, bisa pindah tuh langganan. Aahh, Aing mah salah wae,” terang KDM.
(kmr)
Load more