News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Kagum Banget ke Bu Atun, Guru di Purwakarta yang Di-bully Murid-muridnya Sendiri, KDM Sampai Bilang Begini

Gubernur Dedi Mulyadi mengundang Bu Atun, guru yang diolok-olok beberapa siswa SMAN 1 Purwakarta
Kamis, 23 April 2026 - 10:07 WIB
Dedi Mulyadi Kagum Banget ke Bu Atun, Guru di Purwakarta yang Di-bully Murid-muridnya Sendiri, KDM Sampai Bilang Begini
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /instagram Dedi Mulyadi

Jakarta, tvOnenews.com- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu dengan Ibu guru Atun. Ini menjadi momen tidak terduga sampai dibuat kagum.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Dedi Mulyadi disapa KDM itu kagum dengan sikap baik dari guru SMAN 1 Purwakarta yang di-bully siswanya waktu lalu viral. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi dan Bu Atun yang diejek siswa
Dedi Mulyadi dan Bu Atun yang diejek siswa
Sumber :
  • Youtube

Dalam video yang viral tersebut, terlihat beberapa murid mengolok-olok Bu Atun bahkan mengacungkan jari tengah saat proses belajar berlangsung.

Setelah videonya viral, berbagai opini muncul. Termasuk kritikan dari Dedi Mulyadi yang menyayangkan perilaku siswa tersebut. 

Dalam obrolannya bersama Bu Atun, ternyata KDM terkejut karena bu guru yang diolok itu sudah memaafkan dan mendoakan siswa yang saat ini kena sanksi. 

"Saya kaget juga semester 2, saat saya sedang menyampaikan pembelajaran praktik keberagaman, saya sendiri nggak tahu itu di belakang saya (aksi para siswa merekam video),” katanya, dikutip dari YouTube Dedi Mulyadi, Kamis (23/4).

"Mereka kasihan, generasi masih panjang masih bisa merubah berbuat baik, pak. Karena yang salah selamanya tidak selalu salah, juga yang nakal ya tidak selamanya nakal," jelas Bu Atun.

Mendengar jawaban guru SMAN 1 Purwakarta itu, Kang Dedi tersenyum kagum dengan sosok guru yang baik hati dan bijak. 

Dedi Mulyadi Kagum Banget ke Bu Atun, Guru di Purwakarta yang Di-bully Murid-muridnya Sendiri, KDM Sampai Bilang Begini
Dedi Mulyadi Kagum Banget ke Bu Atun, Guru di Purwakarta yang Di-bully Murid-muridnya Sendiri, KDM Sampai Bilang Begini
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /instagram Dedi Mulyadi

"benar ini ibu, memaafkan?," saut KDM yang terkagum-kagum pada jawabn Bu Atun.

“Iya benar, saksinya Allah bahwa saya sudah memaafkan. apalagi didukung maaf dan doa saya, insyaallah mudah-mudahan mereka dimaafkan (allah swt)," sambungnya.

Selain itu, KDM memberikan uang untuk Bu Atun sebagai tabungannya. Bu Atun buat Gubernur Dedi kian kagum.

Pemimpin Jawa Barat itu bersyukur ditemukan sama orang baik, katanya. Sebab uang tersebut langsung disumbangkan ke Panti Asuhan untuk anak yatim piatu. 

“Terima kasih banyak, Pak. Tapi saya niatkan niat baik Bapak menjadi ganda, 25 juta akan saya sumbangkan kepada yayasan yatim yang saya bina,” ucapnya.

“Ya, kalau gitu saya serahin tunainya aja. Saya ngasih ke Ibu, oleh Ibu disumbangan ke yayasan yatim,” kata Dedi.

"Saya bersyukur bertemu orang baik seperti ibu Atun," kagumnya.

Respons Kadisdik Jabar

Sebelumnya, pihak sekolah SMAN 1 Purwakarta menindak tegas dengan memberikan skorsing selama 19 hari. Hal inipun dianggap kurang tepat oleh Kang Dedi Mulyadi.

Dengan ini, Kadisdik Jabar, Purwanto menegaskan, pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan prinsip pendidikan. 

“Sanksinya bukan sekadar hukuman, tetapi pembinaan. Mereka tetap berada dalam ekosistem pendidikan,” ujarnya, dijutip dikutip dari Jabarp,rov, Rabu (22/4).

Dengan begitu, Kadisdik memastikan kalau para siswa yang terlibat kurang lebih 9 orang akan segera dibimbing. 

Menurutnya sanksi skorsing tidak diberikan. Sehingga para siswa tetap bisa mengikuti kegiatan belajar dan mengajar (KBM).

Dalam keterangannya, Purwanto memastikan para siswa yang acung jari tengah itu akan diberi sanksi selama 3 bulan lamanya di lingkungan sekolah. 

Mereka akan menjalani pembinaan selama tiga bulan melalui kegiatan sosial, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. 

"Selama proses tersebut, mereka tetap mengikuti pembelajaran dan mendapatkan pendampingan intensif dari guru serta psikolog," ungkap Kadisdik.

Purwanto mengatakan, jika peristiwa yang viral di media sosial kemarin, dipicu dinamika saat pembelajaran berlangsung. 

Namun tindakan para siswa dilakukan secara sengaja. Sehingga ada sanksi sosial yang diterima. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui juga, kalau kejadian bermula saat pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) yang diampu oleh guru bernama Syamsiah atau dikenal dengan Bu Atun. (klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.
Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

YouTuber Herri Pras langsung mengunggah dan singgung tentang orang yang disebut kuat sukses meredam amarahnya. Itu setelah video digeruduk OTK viral di medsos.
Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

KSP mengecek ketersediaan gerai obat, tabung gas 3 Kg bersubsidi, kebutuhan pokok, serta barang-barang bersubsidi dengan harga yang lebih terjangkau di KDKMP.
Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona belum menyerah dalam perburuan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Klub asal Catalunya itu masih menjaga komunikasi dengan perwakilan sang pemain.
ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

Atas perbuatannya, tersangka seorang ART dikenakan pasal eksploitasi seksual terhadap anak, dan Undang-Undang TPKS, serta KUHP dan juga Perlindungan Anak..

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT