GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Tak Terduga Penjual Tutut, Diberi Uang Dedi Mulyadi Malah Dikembalikan: Nggak Mau, Takut Dosa

Reaksi tak terduga dari seorang penjual tutut, Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak menyangka uang pemberiannya dikembalikan oleh Sari, penjual tutut
Kamis, 23 April 2026 - 22:43 WIB
Penjual Tutut Kembalikan Uang Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Lembur Pakuan Channel

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak menyangka uang pemberiannya dikembalikan oleh penjual tutut.

Kang Dedi Mulyadi (KDM) kerap membantu warganya untuk menyelesaikan masalah di lapangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini yang membuat Dedi Mulyadi begitu dicintai oleh warga Jawa Barat. Bahkan ia sudah dikenal sejak masih memimpin Purwakarta.

Sewaktu masih menjadi anggota DPR RI, ia kerap menemui dan membantu warganya yang kesulitan.

Salah satu warga Jawa Barat dalam kesulitan yang Dedi Mulyadi temui yaitu seorang ibu penjual makanan bernama Sari mencari nafkah berkeliling di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Saat ditanya Dedi Mulyadi, ibu tersebut mengatakan suaminya sedang tidak bisa bekerja lantaran sedang masa pemulihan setelah menjalani operasi.

Suaminya mengalami kanker usus, sehingga Sari berkeliling berjualan cilok, tutut, dan bubur kacang untuk mencari nafkah.

Dalam sehari, ia bisa menghasilkan uang Rp200 ribu jika semua dagangannya laku terjual. Namun Sari hanya bisa mendapat keuntungan sebesar Rp30 ribu - Rp40 ribu.

Sebab, Sari harus berbagi keuntungan dengan juragannya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Penjual Tutut, Sari
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Penjual Tutut, Sari
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Dedi Mulyadi menanyakan jualan serta penghasilannya sambil bercanda.

Ia sempat meminta Sari untuk mencicipi cilok dan tutut jualannya. Sehingga awalnya ia tidak berniat untuk membayar secara penuh.

“Ini tutut sebungkus berapa?” tanya Dedi Mulyadi pada tayangan YouTube Lembur Pakuan Channel.

“Ini Rp5.000,” jawab Sari.

“Karena ibu tadi makan sebiji (tutut), jadi saya tawar ya, Rp4.800. Kan ibu sudah makan sebiji. Kalau cilok mah saya nggak bayar, kan yang makan ibu. Gimana ikhlas nggak?” terang Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi mengaku tidak punya uang banyak untuk membayar dagangannya.

Saat mengetahui isi dompet KDM yang hanya lembaran uang Rp2.000, Sari pun menyetujui negosiasi dengan Dedi Mulyadi yang hanya dibayar Rp4.800 saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah ia akan pergi untuk kembali berjualan, KDM malah memberi uang dalam jumlah besar ke dalam keranjang jualannya.

Menyadari perbuatan Dedi Mulyadi, Sari tidak langsung menerima uangnya. Ia justru mengembalikan uang tersebut kepada KDM.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT