Rieke Diah Pitaloka Soroti Taksi Online Akibatkan Kereta Api Tabrak KRL di Bekasi, Singgung Jejak Perizinan Green SM
- X @TMCPoldaMetro
Bekasi, tvOnenews.com - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka meninjau tempat kejadian perkara (TKP) taksi online Green SM. Peristiwa kereta api (KA) Agro Bromo Anggrek menabrak KRL relasi arah Cikarang diduga bermula dari taksi tersebut.
Riek Diah Pitaloka mengunjungi TKP taksi online Green SM yang tertemper KRL PLB kode 5181 yang tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur, tepatnya di Jalan Ampera Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026). Tujuannya agar tragedi ini diusut tuntas.
"Usut tuntas kecelakaan kereta api di Bekasi," kata Rieke Diah Pitaloka dalam keterangannya melalui Instagram pribadinya.
Dalam unggahannya, ia memperlihatkan kondisi terbaru taksi online Green SM tersebut. Kendaraan listrik ini terlihat sudah ringsek.
Bagian pintu hingga ban taksi tersebut sudah hancur. Tak hanya itu, taksi online dari Green SM ini terjungkir di tepi tembok pembatas antara jalan raya dan rel kereta api.
"Di belakang saya, terdapat taksi yang teridinkasi mengakibatkan kecelakaan yang terakhir merenggut 15 orang nyawa penumpang KRL dan 80 orang lebih dalam keadaan luka," terangnya.
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, taksi listrik online yang ringsek tersebut sedang dievakuasi oleh alat berat.
Rieke Diah Pitaloka Singgung Jejak Izin Perusahaan Taksi Green SM di Indonesia
- Instagram/@riekediahp
Di momen itu, Rieke juga menyoroti seputar perusahaan taksi Green SM (Xanh SM). Layanan ini berasal dari perusahaan Vietnam VinFast bagian dari konglomerasi besar Vingroup.
Sementara, layanan taksi Green SM dimiliki oleh Green and Smart Mobility JSC (GSM). Rieke pun menyinggung tentang kehadiran taksi Green SM di Indonesia.
"Ini taksi Green SM dari perusahaan Vietnam. Dari semalam aku telusuri kalau kantor pusatnya tidak di Indonesia, tapi di luar negeri," terangnya.
Ia menyoroti perjalanan perizinan taksi online Green SM di Indonesia. Menurutnya, hal ini harus diketahui oleh publik dalam menyikapi tragedi maut di Bekasi Timur.
Diketahui, layanan ini resmi diperkenalkan pada tahun 2023. Tujuannya untuk melancarkan strategi besar Vietnam mempercepat adopsi kendaraan listrik di bagian sektor transportasi.
Green SM masuk setelah adopsi taksi listrik berkembang secara bertahap sejak 2024 hingga 2025. Kehadiran layanan taksi ini sebagai tanda model bisnis ini berkembang dan terintegrasi langsung dengan produsen kendaraan listrik.
Di balik itu, Rieke menelaah perjalanan kehadiran Green SM di Indonesia. Menurutnya, layanan dari GSM ini begitu cepat.
"Proses perizinannya cukup singkat saat itu ketika dizinkan (di Indonesia," terangnya.
Menyikapi kejadian memilukan di Stasiun Bekasi Timur, Rieke meminta pemerintah mengusut tuntas tragedi ini hingga perusahaan Green SM.
"Usut tuntas Green SM!," tegas Rieke.
Apakah Izin Green SM Potensi Dicabut Akibat Insiden Tabrakan KA dan KRL?
Sementara, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyikapi taksi Green SM yang diduga menjadi penyebab tabrakan KA Agro Bromo dengan KRL.
Dirjen Hubdat Kemenhub, Aan Suhanan memanggil manajemen Xanh SM atau Green SM pada hari ini, Selasa, 28 April 2026. Tujuannya untuk meminta klarifikasi pasca-tragedi memilukan ini.
Aan menegaskan, pihaknya membentuk tim khusus. Tujuannya untuk melakukan pendalaman indikasi keterlibatasan taksi online berkendaraan listrik tersebut.
Kata dia, pendalaman ini menyangkut beberapa hal. Sorotan utamanya berkaitan dengan proses perizinan hingga masalah administrasi lainnya.
"Termasuk perizinannya, kelengkapan administrasi, pemenuhan standar keselamatan, hingga kepatuhan pada ketentuan operasional angkutan umum," ujar Aan.
Ia mempunyai alasan membentuk tim khusus untuk mendalami perizinan Xanh SM. Ia menegaskan bahwa, Kemenhub tetap memegang prinsip secara jelas berpegang teguh pada keselamatan masyarakat.
"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, sehingga setiap potensi pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan," tegasnya.
Kronologi Tragedi Kecelakaan Kereta Api Jarak Jauh Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
- Tangkapan Layar Youtube tvOne
Diketahui, tragedi KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026), sekitar pukul 20.52 WIB.
Awal mula tragedi ini lantaran KRL relasi Bekasi-Cikarang menemper sebuah taksi Green SM. Kejadian tersebut terjadi di perlintasan sebidang JPL 85, tepatnya di Jalan Ampera.
Kecelakaan ini menyebabkan rangkaian KRL harus dievakuasi. KAI pun menetapkan seabgai perjalanan luar biasa (PLB) dengan nomor kode 5181. Peristiwa tersebut membuat petugas memberhentikan satu rangkaian KRL kode PLB 5568 di peron Stasiun Bekasi Timur.
Pemberhentian KRL PLB 5568 membuat KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Gambir-Surabaya Pasarturi menabrak keras. Insiden tabrakan ini pun menyebabkan kereta api jarak jauh (KAJJ) Argo Bromo menembus gerbong KRL khusus wanita.
(hap)
Load more