News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Alasan Mencengangkan Hanny Kristianto Resmi Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee: Di KTP Masih Katolik

Pendakwah Hanny Kristianto resmi mencabut sertifikat mualaf dokter Richard Lee yang tengah menjadi sorotan publik. Ia menyebut keputusan tersebut diambil.
Senin, 4 Mei 2026 - 10:21 WIB
Kolase foto Dokter Richard Lee (kiri) dan pendakwah Hanny Kristianto.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Richard Lee / Instagram/hannykristiantonew

tvOnenews.com - Pendakwah Hanny Kristianto menjadi sorotan setelah mencabut sertifikat mualaf milik dokter Richard Lee, yang saat ini tengah menjalani masa tahanan dan juga ramai diperbincangkan terkait kasus serta keyakinannya. Hanny kemudian menjelaskan alasan di balik keputusannya tersebut.

Seperti diketahui, Richard Lee telah menjalani penahanan lebih dari satu bulan sejak 6 Maret 2026. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang dilaporkan oleh Doktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter asal Palembang itu bahkan harus menjalani Idul Fitri di dalam penjara.

Hanny Kristianto dan dr Richard Lee bersama Ustaz Zakir Naik
Hanny Kristianto dan dr Richard Lee bersama Ustaz Zakir Naik
Sumber :
  • Youtube Reyben Entertainment

Di tengah situasi tersebut, Hanny Kristianto secara mengejutkan mengumumkan pencabutan sertifikat mualaf dokter Richard Lee melalui kanal YouTube Reyben Entertainment pada Minggu (3/5/2026).

Ia menegaskan bahwa salah satu alasan utamanya adalah soal fungsi administrasi dari sertifikat tersebut yang menurutnya tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

“Alasan yang pertama saya cabut sertifikatnya adalah saya tidak mau sertifikat yang dikeluarkan itu, tidak digunakan. Faktanya, sampai hari ini di KTP-nya masih beragama Katolik,” tuturnya.

Hanny juga menegaskan bahwa yang dicabut bukanlah status mualaf Richard Lee, melainkan sertifikatnya.

“Saya enggak mencabut status mualafnya, nah jadi terbalik nih hati-hati, jadi saya mencabut sertifikatnya, kenapa sertifikat itu saya cabut? yang pertama saya lihat waktu itu kan ramai tuh ribut soal mualaf, terus pengacaranya bilang,'kita ada bukti, Richard masuk Islam 5 Ramadhan 2025 atau 5 Maret 2025," ungkap Hanny.

“Nah berarti itu kan sertifikat yang akan digunakan, sementara saya tahu enggak dipakai, berarti satu sertifikatnya enggak digunakan, sertifikat itu bukti administrasi, yang wajib digunakan, disegerakan merubah kolom agama di KTP,” tuturnya.

Ia kemudian menambahkan bahwa pengalamannya menunjukkan adanya persoalan lain terkait administrasi mualaf, termasuk kasus jenazah yang tidak diperlakukan sesuai syariat karena status agama yang tidak jelas.

Selain itu, Hanny Kristianto juga menyebut alasan lain, yakni sertifikat tersebut justru digunakan sebagai bagian dari konstruksi hukum di pengadilan, bukan sebagaimana fungsi dan tujuan awalnya.

Polda Metro Jaya melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat (6/3).
Polda Metro Jaya melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat (6/3).
Sumber :
  • Antara

“Ada beberapa video, yang rebutan jenazah sampai berantem sampai ramai, nah akhirnya saya pikir, lho ini sertifikat mualaf yang harusnya sebagai syarat administrasi, tapi akan digunakan untuk bukti konstruksi hukum di Pengadilan,” ungkapnya.

“Otomatis kan saya dan pengurus yang lain akan bolak-balik di Pengadilan,” tuturnya.
Selain itu, Hanny juga menyatakan keberatannya jika sertifikat tersebut dijadikan bahan konflik atau saling menyerang di ruang publik maupun hukum.

“Makanya saya putuskan, cabut saja sertifikatnya, saya menyatakan tidak berlaku,” jelas Hanny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena saya juga malas kalau nanti mereka saling melapor, terus kita disuruh bolak-balik ke Pengadilan, sementara urusan kita banyak yang lebih penting,” tambahnya.
Ia juga menyoroti bahwa hingga kini status agama Richard Lee di KTP masih belum berubah.

“Sudah begitu lama, kok KTP-nya masih katolik,” pungkasnya.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Tangan Kanan Erick Thohir Minta Maaf, Fakta Kasus Tio Ferdian Rahmana, hingga Nasib Keuangan Shio Ayam Tanggal 11 Agustus

Terpopuler: Tangan Kanan Erick Thohir Minta Maaf, Fakta Kasus Tio Ferdian Rahmana, hingga Nasib Keuangan Shio Ayam Tanggal 11 Agustus

Tiga topik terpopuler yang paling banyak dibaca adalah permohonan maaf tangan kanan Erick Thohir di PSSI hingga nasib keuangan Shio Ayam pada 11 Agustus 2026.
Mengapa Ruang Interaktif Penting bagi Anak? Ini Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang dan Kreativitas

Mengapa Ruang Interaktif Penting bagi Anak? Ini Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang dan Kreativitas

Ruang interaktif memberi kesempatan anak belajar melalui bermain, eksplorasi, dan imajinasi. Sejumlah negara maju telah menerapkan konsep ini dalam pendidikan dan ruang publik.
Ramalan Keuangan Shio Monyet 11 Agustus 2026, Siap-siap Hoki Cuan Esok Hari

Ramalan Keuangan Shio Monyet 11 Agustus 2026, Siap-siap Hoki Cuan Esok Hari

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Monyet esok hari tanggal 11 Agustus? Simak ulasan ramalannya di bawah ini.
Kepercayaan Publik Jadi Penentu Persaingan Fintech Investasi, Ini Hasil Survei Nasional

Kepercayaan Publik Jadi Penentu Persaingan Fintech Investasi, Ini Hasil Survei Nasional

Persaingan di industri fintech investasi semakin ketat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset digital dan layanan keuangan berbasis teknologi.
Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Netizen TikTok menyoroti video viral seorang ibu dengan delapan orang anak yang memprihatinkan. Di sisi lain, bayi bungsunya juga hanya berbobot 2 kilogram.
TNI Kerahkan Dua Helikopter Bell Evakuasi Warga dari Pedalaman Ugimba Papua Tengah

TNI Kerahkan Dua Helikopter Bell Evakuasi Warga dari Pedalaman Ugimba Papua Tengah

Koops TNI Habema mengevakuasi seorang warga lokal dari wilayah Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Minggu (9/8/2026), dengan mengerahkan 2 unit helikopter.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT