Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal
- Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel
Terlebih lagi, belasan siswi tersebut merupakan siswa dari jurusan Broadcasting. KDM menilai karakter mereka tidak lepas dari dunia hiburan.
"Apakah mungkin bahwa karakter itu juga dipengaruhi oleh kejuruan? Misalnya anak ini rambutnya gondrong banget tapi memang dia pelukis. Di salah satu di daerah, ada yang ke sekolahnya pakai sendal jepit, bajunya bebas, anaknya gondrong, merdeka, tapi hasil anak-anaknya orang-orang kreatif," jelasnya.
"Kecuali anaknya dengan penampilan itu enggak masuk kelas, tidak berprestasi, baru itu yang saya maksud. Ini pendapat, bisa jadi pendapat saya bertentangan," lanjutnya dengan tegas.
Guru BK tersebut pun mengaku salah. Ia tidak menyangka tindakannya mengganggu psikologis anak didiknya.
Dalam akhir percakapan itu, Dedi bertanya kepada siswi yang hadir. Ia ingin mengetahui alasan penggunaan kosmetik secara berlebihan hingga mewarnai rambut.
"Biar cantik, Pak," kata salah satu siswi.
Ia pun menyimpulkan permasalahan ini harus diselesaikan minimal dengan cara dialog. Ia juga meminta para siswi tidak dendam.
"Nanti gurunya, urusan etik guru, saya tidak bisa memberikan A sampai D apa etiknya, nanti suruh dari kepegawaian saja, nanti bu guru diperiksa oleh kepegawawian, tidak masalah kalau tindakan itu dianggap salah, saya objektif orangnya," tukasnya.
(hap)
Load more