Dedi Mulyadi Temui Pemilik Rumah Terdampak Tanah Longsor, Langsung Tawarkan Pindah dan Beri Kompensasi Rp100 Juta
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Nama Dedi Mulyadi kembali jadi sorotan publik setelah aksinya turun langsung ke lokasi bencana tanah longsor di Jawa Barat viral di media sosial. Bukan hanya meninjau kondisi lapangan, Gubernur Jawa Barat itu juga langsung menawarkan solusi cepat demi keselamatan warga yang tinggal di area rawan longsor.
Di tengah perjalanan menggunakan vespa menyusuri jalur Sumedang-Majalengka-Ciamis bersama timnya, Dedi Mulyadi tiba-tiba menghentikan perjalanan setelah melihat lokasi tanah longsor yang dinilai cukup berbahaya.
Momen tersebut langsung menyita perhatian karena dilakukan tanpa protokoler berlebihan dan memperlihatkan gaya kepemimpinan khasnya yang dekat dengan masyarakat.
Diketahui, Dedi Mulyadi memang kerap menyebut dirinya sebagai “gubernur pinggiran”, bukan gubernur kantoran. Ia memilih hadir langsung di kampung, jalan, sungai, hingga lokasi bencana untuk melihat sendiri kondisi masyarakat tanpa sekat birokrasi.
Momen peninjauan tersebut diunggah melalui Instagram pribadi Dedi Mulyadi dengan caption singkat namun penuh makna, “Tak ada hal yang tak bisa diselesaikan.”
![]()
Unggahan Dedi Mulyadi. (Sumber: Instagram @dedimulyadi71)
Dalam peristiwa longsor itu, diketahui ada dua orang yang mengalami luka-luka. Meski titik longsor berada di area tanah kosong, ternyata di sekitar lokasi terdapat sejumlah rumah warga yang terancam terdampak apabila longsor kembali terjadi.
Melihat kondisi tersebut, Dedi Mulyadi langsung memperhatikan struktur tanah dan area sekitar dengan serius. Ia juga memberi arahan terkait penyebab longsor agar tidak semakin parah.
“Pertama, pohon-pohon bambunya tidak boleh ditebang,” ujar Dedi Mulyadi.
Tak berhenti di situ, ia kemudian meminta bertemu dengan kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) untuk membahas langkah penanganan yang lebih aman bagi warga sekitar.
“Begini pak, rumah itu bebaskan, ini bikin tapak siring sampai bawah, karena kalau rumah itu tidak dibebaskan justru bahaya pak, karena besok lusa ini bisa longsor kena rumah,” kata Dedi Mulyadi.
Saat mendengar rencana awal dari pihak UPTD yang ingin mengecor area longsor agar lebih kuat, Dedi Mulyadi justru mengaku masih khawatir. Ia menilai rumah warga yang berada terlalu dekat dengan titik rawan longsor tetap harus dipindahkan demi keselamatan jangka panjang.
Load more