Solusi Cepat Dedi Mulyadi Atasi Rumah Warga Rawan Longsor, Kompensasi Rp100 Juta Disiapkan: Daripada Hidup Deg-degan
- YouTube dedi Mulyadi channel
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mencuri perhatian publik usai turun langsung meninjau lokasi rawan longsor yang mengancam permukiman warga.
Dalam kunjungannya itu, Dedi Mulyadi langsung mengambil keputusan tegas dengan membantu pemilik rumah yang berada di titik berbahaya.
Momen tersebut dibagikan melalui unggahan TikTok pribadinya. Saat tiba di lokasi, Dedi sempat bertanya kepada warga terkait kondisi longsor yang sebelumnya terjadi di kawasan tersebut.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Warga kemudian menjelaskan bahwa sehari sebelumnya sempat ada dua orang yang tertimpa material longsor. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
KDM lalu mulai memperhatikan kondisi tanah di sekitar rumah warga yang dinilai sangat rawan.
Ia menegaskan bahwa pohon bambu di area tersebut tidak boleh ditebang karena berfungsi menahan pergerakan tanah.
Menurutnya, rumah yang berada di dekat tebing justru harus segera dibebaskan demi keselamatan pemiliknya.
- jabarprov.go.id
Dedi khawatir longsor susulan sewaktu-waktu bisa terjadi dan menghantam bangunan di bawahnya.
Ia kemudian meminta pihak terkait segera membangun tembok penahan tanah hingga ke ujung jalan agar area tersebut lebih aman.
“Gini pak, rumah itu bebaskan jadi dibikin tapak siring sampai bawah, karena kalau rumah itu tidak dibebaskan justru itu bahaya pak, karena besok lusa ini bisa longsor nimpa rumah, nah kemudian nanti itu batunya dinaikin ke atas,” tegas gubernur Jabar itu.
Namun setelah melihat posisi rumah yang terlalu dekat dengan titik longsor, Dedi memilih mencari solusi cepat untuk pemilik rumah tersebut.
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
"Ini rencananya apa pak? Tembok penahan beton harus sampai sana (ujung jalan) pak, berarti rumah itu dibebaskan? Bebaskan aja, yang punya rumahnya ada nggak? Suruh kesini," minta Gubernur Jawa Barat itu.
Pemilik rumah yang dipanggil Dedi mengaku sebenarnya merasa cemas dengan kondisi rumahnya, namun ia tidak memiliki tempat lain untuk pindah.
Mendengar hal itu, Dedi langsung menghitung perkiraan nilai tanah dan biaya relokasi rumah di hadapan warga.
"Gak takut? Oke, rencananya mau gimana? Berapa meter itu rumahnya?" tanya KDM, kepada pemilik rumah yang mengaku cemas dengan kondisi rumahnya yang rawan terdampak longsor.
KDM menyebut lahan tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp48 juta.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Kemudian Dedi menambahkan bantuan pembangunan rumah sebesar Rp50 juta agar pemilik rumah bisa segera pindah ke tempat yang lebih aman.
“Kalau dihargakan itu berapa? Di sini sebata berapa? Itu berapa bata. 24 kali dua juta berapa? 48 juta kan. Itu dibayar 48 juta terus dikasih buat bikin rumahnya 50 juta, dilurusin jadi 100 juta, pindah! Sok, mana sini nomor hp nya. Daripada hidup deg-degan,” ujar Dedi dengan nada tegas.
Ucapan itu langsung disambut haru oleh sang pemilik rumah. Ia tampak tersenyum lega sambil mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Dedi Mulyadi atas bantuan yang diberikan.
“Alhamdulillah, hatur nuhun bapak,” ucapnya.
Langkah cepat Dedi Mulyadi tersebut kembali menuai sorotan di media sosial.
Banyak warganet memuji gaya kepemimpinan KDM yang dinilai langsung turun ke lapangan dan mengambil keputusan cepat demi keselamatan warga terdampak bencana. (asl)
Load more