Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija
- Antara
Kemudian, KDM coba berseloroh. Ia menyampaikan kemungkinan rencananya terhadap pihak yang bertengkar akan dimasukkan ke dalam program barak.
"Kalau diperlukan kita bawa ke barak," sebutnya sambil berseloroh.
Dedi Mulyadi soal Wacana Konvoi Kemenangan Persib Bandung
- Tim tvOne/Ilham Giovani
Lanjut, Dedi Mulyadi berbicara wacana konvoi kemenangan Persib Bandung. Kota Bandung dinilai tetap sebagai lokasi utama untuk selebrasi apabila Maung Bandung juara musim 2025/2026.
Ia mengakui basis suporter Persib tidak sekadar di Bandung. Banyak suporter yang tersebar di seluruh wilayah bahkan sampai ke pelosok daerah.
"Ya pastinya maunya di Bandung, namanya juga Persib Bandung kan. Masa Persib Bandung perayaannya di luar Bandung? Tapi kalaupun di luar (kota), nggak ada masalah, suporternya kan tersebar di seluruh wilayah," jelasnya.
Ia mengungkapkan jaminan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Pemerintah akan mengawal lokasi perayaan Persib juara Super League 2025/2026.
Akan tetapi pengawalan tersebut, kata dia, pendukung Persib harus tetap mengutamakan aspek ketertiban. Ia menginginkan masyarakat aman dan nyaman.
Diketahui, berbagai video kericuhan suporter sempat merebak di media sosial. Bentrokan terjadi setelah pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung.
Adapun laga Persija versus Persib Bandung berakhir skor 1-2 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026), pukul 15.30 WIB.
Kemenangan Persib Bandung atas Persija melalui kepiawaian Adam Alias. Pemain berusia 32 tahun itu berhasil mencetak dua gol ke gawang Carlos Eduardo.
Sementara, Persija hanya mampu mengoleksi satu gol. Itu pun berhasil dicetak lewat penyerang asingnya, Alaaeddine Ajaraie.
Hasil ini membuat Persib Bandung kembali berpeluang mendapat juara ketiga kalinya. Adapun kekalahan ini membuat Persija gagal merebut asa gelar juara musim 2025/2026.
Di balik hasil pertandingan ini, pendukung kedua kubu diduga sempat terlibat bentrok. Khususnya di Purwakarta dan Karawang, pendukung Persib dan Persija diduga saling adu mulut dan saling serang satu sama lain viral di media sosial.
Untuk di Karawang, pihak Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa setelah terjadinya kericuhan yang melibatkan pendukung dari kedua klub tersebut.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan mengklarifikasi video viral yang menunjukkan seorang korban terkapar dikeroyok orang tidak dikenal (OTK) di kawasan Galuh Mas, Kabupaten Karawang.
Load more