News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berani Protes Keputusan Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Siswi SMAN 1 Pontianak Dipuji Melanie Subono: Smart Is Cantik

Melanie Subono memuji siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra (Ocha) berani melawan dewan juri final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Kamis, 14 Mei 2026 - 05:58 WIB
Aktivis lingkungan sekaligus musisi, Melanie Subono & Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang menjadi peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar
Sumber :
  • Kolase Instagram/@melaniesubono & Tangkapan layar YouTube MPRGOID

Jakarta, tvOnenews.com - Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak yang menjadi peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI mendapat pujian dari aktivis sosial sekaligus musisi, Melanie Subono.

Pujian dari Melanie Subono tak lepas lantaran Josepha Alenxandra menghebohkan publik. Ocha sapaannya berani protes keputusan dewan juri Lomba Cerdas Cermat yang menyalahkan jawabannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Final Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Pontianak, Sabtu (9/5/2026) berlangsung tegang. Ocha merasa jawabannya sudah benar sehingga layak mendapatkan 10 poin.

Keberanian Ocha mengundang perhatian Melanie Subono. Siswi SMAN 1 Pontianak itu dianggap sebagai sosok definisi nyata kecantikan yang sebenarnya.

"Shout out hari ini ke seorang cewek yang masuk kategori gue pada saat gue bilang cantik. Smart is cantik, berani is cantik. Namanya Josepha Alexandra, anak Pontianak," ujar Melanie Subono dalam keterangan video di Instagram pribadinya dikutip, Kamis (14/5/2026).

Alasan Melanie Subono Puji Josepha Alexandra

Melanie Subono
Melanie Subono
Sumber :
  • instagram/@melaniesubono

Ia mempunyai alasan memberikan pujian kepada Ocha. Siswi SMAN 1 Pontianak itu menunjukkan keberanian dalam penyelenggaraan tersebut.

Tak ayal, Ocha merupakan peserta C2 dari Regu C SMAN 1 Pontianak. Dalam gelaran tersebut, ia dan sembilan teman-temannya bersaing dengan peserta dari SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Sanggau.

SMAN 1 Pontianak berusaha mendapatkan gelar juara LCC 4 Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini mengingat acara tersebut sudah masuk babak final.

Ocha berada di posisi yang dirugikan. Siswi kelas XI SMAN 1 Pontianak itu mengkritik juri agar keputusan pengurangan minus lima poin dikaji ulang.

Keberanian itulah membuat Melanie Subono kagum. Aktivis itu menganggap pujian dari publik layak didapatkan oleh Ocha.

"Anak Pontianak yang lagi viral karena berani speak up saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat oleh orang enggak jelas juga. Gila, kamu keren sih!," puji Melanie.

Sikap Josepha Alexandra Bentuk Melawan Ketidakadilan

Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak (tengah) bersama murid dan guru SMAN 1 Pontianak yang menjadi peserta Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalbar
Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak (tengah) bersama murid dan guru SMAN 1 Pontianak yang menjadi peserta Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalbar
Sumber :
  • Antara

Di sisi lain, Melanie juga menyentil pihak penyelenggara dan dewan juri dalam acara tersebut. Ia menyayangkan adanya ketidakadilan yang terjadi di ruang publik.

Kata dia, ketidakadilan biasanya dibiarkan. Banyak orang lebih memilih bungkam untuk melawan hal tersebut.

Dari ajang ini, seorang siswa sekolah mengerti betapa pentingnya keadilan. Siswi kelas XI itu berani bersuara untuk meluruskan keputusan yang dilayangkan oleh dewan juri.

"Salah satu yang membuat kita respect adalah pada saat kita berani speak up. Banyak ketidakadilan yang terjadi makin merajalela karena pembiaran dari kita diam," terangnya.

Sentil Keangkuhan Dewan Juri Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar

Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI dinonaktifkan
Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI dinonaktifkan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube MPRGOID

Ia menambahkan, aksi protes tersebut tidak mudah. Ocha berjuang sendirian merubah suasana sunyi melalui perlawanan terhadap keputusan juri.

Ditambah, Ocha melawan sosok orang penting. Dewan juri dalam acara tersebut merupakan memiliki jabatan kuat di MPR RI.

Adapun dewan juri terseret dalam polemik ini, antara lain Dyastasita Widya Budi, Kepala Biro Pengkajian Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI dan Indri Wahyuni, Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI.

Melanie menyoroti sikap kaku dari dewan juri tersebut. Ia menilai biasanya orang yang mempunyai jabatan penting sulit mengakui kesalahan di depan anak-anak.

Ia mencontohkan keangkuhan didapatkan dari polemik ini. Dewan juri enggan berminta maaf karena merasa paling jago dalam urusan pengetahuan.

Ironisnya, dewan juri mempunyai alasan menganulir jawaban Ocha. Sementara, mereka membenarkan jawaban dari Regu B SMAN 1 Sambas yang seharusnya serupa diucap oleh Regu C.

Kedua dewan juri tersebut menganggap adanya kendala teknis berupa sound. Suara dari peserta tidak begitu terdengar yang menyebabkan mereka mengurangi lima poin untuk Regu C.

"Gue tau nih nggak gampang, apalagi kalau di depan lo itu ada orang-orang yang merasa 'Ah, gue lebih tahu'. Mereka nggak berani mengakui 'Ah oke, gue emang salah, speakernya salah'," tuturnya sambil sentil secara menohok.

Melanie menyampaikan pesan tajamnya kepada pihak penyelenggara dan dewan juri. Ke depannya, mereka diharapkan agar belajar menunjukkan integritas dengan cara mengakui kesalahannya.

"Kalau punya salah ngakuin. 'Oh iya, saya emang salah, saya enggak mendengar, say sorry'. Stop blaming things," harap dia.

Harapan Sikap Ocha Ditiru Banyak Orang

Dalam penutupnya, Melanie mengajak masyarakat Indonesia. Ia berharap publik mengikuti akun Instagram milik Ocha untuk menunjukkan aksi solidaritas terhadap siswi pemberani tersebut.

Ia menginginkan keberanian diperlihatkan Ocha juga diterapkan oleh banyak orang. Tujuannya untuk melawan ketidakadilan di tengah pembungkaman dilakukan oleh orang penting.

"Terima kasih sudah mengajarkan gue untuk speak up. Kalau kita melihat teman kita diperlakukan tidak adil, kita juga harus bisa show up," tukasnya.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT