Top 3 Trend: Rekam Jejak Indri Wahyuni Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ikut Kompetisi MC hingga Dedi Mulyadi Hapus PKB
- Kolase tangkapan layar YouTube MPRGOID, Instagram/@@shindy_mcwedding, Pemprov Jabar
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengenai polemik penilaian juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) hingga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengguncang publik.
Informasi pertama terkait rekam jejak dewan juri Lomba Cerdas Cermat diinisiasi MPR RI, Indri Wahyuni mencuri perhatian publik.
Selain itu, jejak MC final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalbar, Shindy Lutfiana pernah mengikuti kompetisi bakat pembawa acara viral di media sosial.
Kemudian, kabar Dedi Mulyadi akan menghapus pajak kendaraan bermotor (PKB) menggemparkan publik. Pasalnya, KDM sapaan akrabnya ingin menggantikan pajak kendaraan dengan metode sistem jalan berbayar.
Ketiga berita ini terpilih dalam top 3 di kanal Trend tvOnenews.com. Hingga Jumat (15/5/2026), masing-masing berita sukses mendapatkan ratusan ribu user atau pembaca. Simak rangkumannya di bawah ini!
1. Rekam Jejak Indri Wahyuni Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar
- Tangkapan layar YouTube MPRGOID
Rekam jejak karier dan latar belakang Indri Wahyuni menjadi salah satu bagian sorotan dari publik. Perhatian itu tak lepas akibat polemik final LCC Empat Pilar yang digelar di Pontianak, Sabtu (9/5/2026).
Dalam final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalbar, Indri Wahyuni berstatus sebagai dewan juri. Polemiknya bermula saat memasuki sesi memperebutkan jawaban seputar aspek pemilihan anggota BPK.
Kebetulan tiga sekolah yang masuk tahap final LCC, antara lain SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau. Sementara, peserta C2 dari Regu C SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi penjawab pertama.
Josepha Alexandra alias Ocha pun menjawab, "Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden."
Jawaban dari Ocha justru disalahkan dewan juri, Dyastasita WB sehingga membuat Regu C minus lima poin. Namun, siswi kelas XI tersebut protes dan membuat Indri Wahyuni menyinggung betapa pentingnya artikulasi.
"Begini ya, sudah diingatkan dari awal, artikulasi itu penting ya. Jadi, biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas ya. Kalau menurut kalian sudah (benar), tapi dewan juri menilai kalian tidak, karena mendengar artikulasi kalian dengan jelas, itu artinya dewan juri berhak memberikan nilai minus lima," ujar Indri Wahyuni.
Sontak, kata-kata "artikulasi" menimbulkan gelombang kritikan tajam dari publik. Tak sedikit warganet ingin mengetahui rekam jejak karier dan latar belakang Indri Wahyuni.
Mengacu dari laman resmi MPR RI, sosok Indri Wahyuni tidak asing lagi ddi lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI. Ia menjawab sebagai Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI.
Terkait awal kariernya, Indri membangun hal ini melalui jalur aparatur sipil negara sejak awal tahun 2000-an.
Simak berita selengkapnya di Sini: Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral
2. Jejak Shindy Lutfiana Pembawa Acara LCC MPR RI Ikut Kompetisi MC
- YouTube/MPRGOID
Nama Shindy Lutfiana juga mencuri perhatian publik. Sikapnya yang menyebut "mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja" membuat publik marah.
Namun di balik kehebohan ini, Shindy pernah mengikuti kompetisi bertajuk bakat Master of Ceremony (MC). Kala itu ia menjadi salah satu nama yang masuk daftar 30 peserta Tangerang MC Competition 2025.
Tangerang MC Competition merupakan ajang menjaring sosok yang memiliki bakat sebagai pembawa acara. Gelaran ini menariknya diadakan oleh Prokopim Kota Tangerang.
Dalam unggahan Instagram resminya, Prokopim Kota Tangerang menyertakan nama Shindy Lutfiana Al Aziz dalam daftar 30 peserta Tangerang MC Competition yang lolos ke tahap berikutnya.
"Selamat untuk 30 peserta Tangerang MC Competition 2025 yang lanjut ke tahap selanjutnya," tulis Prokopim Kota Tangerang.
Kendati demikian, nama Shindy sudah tidak masuk daftar peserta yang masuk babak 10 besar. Walau begitu, kegagalan itu tak menghalangi Shindy menjadi MC andalan dalam ajang LCC MPR RI.
Simak berita selengkapnya di Sini: Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC
3. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi akan Gantikan Pajak Kendaraan Bermotor dengan Metode Jalan Berbayar
- jabarprov.go.id
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi belakangan ini kembali menyampaikan gagasan revolusionernya. Ia yang sebelumnya berhasil membuat pajak kendaraan bermotor berlaku nasional, kini justru akan menghapus PKB.
Dedi Mulyadi mengatakan, rencana penghapusan pajak kendaraan akan digantikan dengan kebijakan jalan berbayar. Tujuan KDM tidak lain untuk menciptakan keadilan bagi warga Jawa Barat.
Mantan Bupati Purwakarta ini berpendapat bahwa sistem jalan berbayar dinilai lebih adil ketimbang pembayaran pajak kendaraan tahunan yang selama ini berlaku.
"Kami ingin menghapus pajak kendaraan bermotor kemudian diganti dengan jalan berbayar. Artinya, menggunakan jalan, baru bayar. Jalan tidak digunakan, tidak usah bayar. Hal ini untuk mewujudkan rasa keadilan," ujar Dedi Mulyadi dalam Instagram pribadinya, Senin (12/5/2026).
Kata dia, transformasi menjadi sistem jalan berbayar menjadi bagian dukungan dana terhadap upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Di tahun 2026, KDM menargetkan 100 persen pembangunan infrastruktur jalan provinsi agar berkualitas tinggii.
Target ini tidak sekadar memuluskan jalan. KDM menginginkan jalan-jalan di Jabar mempunyai drainase memadai hingga sistem pengamanan canggih.
Simak berita selengkapnya di Sini: Kabar Gembira untuk Warga Jabar, Dedi Mulyadi Bakal Hapus Pajak Kendaraan Ganti Jadi Sistem Jalan Berbayar
(hap)
Load more