GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Top 3 Trend: Rekam Jejak Indri Wahyuni Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ikut Kompetisi MC hingga Dedi Mulyadi Hapus PKB

Berita jejak Indri Wahyuni, juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI Kalbar, Shindy Lutfiana ikut kompetisi MC, dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) hapus pajak kendaraan bermotor terpopuler di kanal tvOnenews.com.
Jumat, 15 Mei 2026 - 07:24 WIB
Indri Wahyuni dewan juri final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar, Indri Wahyuni MC LCC, dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube MPRGOID, Instagram/@@shindy_mcwedding, Pemprov Jabar

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengenai polemik penilaian juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) hingga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengguncang publik.

Informasi pertama terkait rekam jejak dewan juri Lomba Cerdas Cermat diinisiasi MPR RI, Indri Wahyuni mencuri perhatian publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, jejak MC final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalbar, Shindy Lutfiana pernah mengikuti kompetisi bakat pembawa acara viral di media sosial.

Kemudian, kabar Dedi Mulyadi akan menghapus pajak kendaraan bermotor (PKB) menggemparkan publik. Pasalnya, KDM sapaan akrabnya ingin menggantikan pajak kendaraan dengan metode sistem jalan berbayar.

Ketiga berita ini terpilih dalam top 3 di kanal Trend tvOnenews.com. Hingga Jumat (15/5/2026), masing-masing berita sukses mendapatkan ratusan ribu user atau pembaca. Simak rangkumannya di bawah ini!

1. Rekam Jejak Indri Wahyuni Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar

Indri Wahyuni, juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar)
Indri Wahyuni, juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube MPRGOID

Rekam jejak karier dan latar belakang Indri Wahyuni menjadi salah satu bagian sorotan dari publik. Perhatian itu tak lepas akibat polemik final LCC Empat Pilar yang digelar di Pontianak, Sabtu (9/5/2026).

Dalam final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalbar, Indri Wahyuni berstatus sebagai dewan juri. Polemiknya bermula saat memasuki sesi memperebutkan jawaban seputar aspek pemilihan anggota BPK.

Kebetulan tiga sekolah yang masuk tahap final LCC, antara lain SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau. Sementara, peserta C2 dari Regu C SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi penjawab pertama.

Josepha Alexandra alias Ocha pun menjawab, "Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden."

Jawaban dari Ocha justru disalahkan dewan juri, Dyastasita WB sehingga membuat Regu C minus lima poin. Namun, siswi kelas XI tersebut protes dan membuat Indri Wahyuni menyinggung betapa pentingnya artikulasi.

"Begini ya, sudah diingatkan dari awal, artikulasi itu penting ya. Jadi, biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas ya. Kalau menurut kalian sudah (benar), tapi dewan juri menilai kalian tidak, karena mendengar artikulasi kalian dengan jelas, itu artinya dewan juri berhak memberikan nilai minus lima," ujar Indri Wahyuni.

Sontak, kata-kata "artikulasi" menimbulkan gelombang kritikan tajam dari publik. Tak sedikit warganet ingin mengetahui rekam jejak karier dan latar belakang Indri Wahyuni.

Mengacu dari laman resmi MPR RI, sosok Indri Wahyuni tidak asing lagi ddi lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI. Ia menjawab sebagai Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI.

Terkait awal kariernya, Indri membangun hal ini melalui jalur aparatur sipil negara sejak awal tahun 2000-an.

Simak berita selengkapnya di Sini: Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

2. Jejak Shindy Lutfiana Pembawa Acara LCC MPR RI Ikut Kompetisi MC

Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalimantan Barat
Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalimantan Barat
Sumber :
  • YouTube/MPRGOID

Nama Shindy Lutfiana juga mencuri perhatian publik. Sikapnya yang menyebut "mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja" membuat publik marah.

Namun di balik kehebohan ini, Shindy pernah mengikuti kompetisi bertajuk bakat Master of Ceremony (MC). Kala itu ia menjadi salah satu nama yang masuk daftar 30 peserta Tangerang MC Competition 2025.

Tangerang MC Competition merupakan ajang menjaring sosok yang memiliki bakat sebagai pembawa acara. Gelaran ini menariknya diadakan oleh Prokopim Kota Tangerang.

Dalam unggahan Instagram resminya, Prokopim Kota Tangerang menyertakan nama Shindy Lutfiana Al Aziz dalam daftar 30 peserta Tangerang MC Competition yang lolos ke tahap berikutnya.

"Selamat untuk 30 peserta Tangerang MC Competition 2025 yang lanjut ke tahap selanjutnya," tulis Prokopim Kota Tangerang.

Kendati demikian, nama Shindy sudah tidak masuk daftar peserta yang masuk babak 10 besar. Walau begitu, kegagalan itu tak menghalangi Shindy menjadi MC andalan dalam ajang LCC MPR RI.

Simak berita selengkapnya di Sini: Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

3. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi akan Gantikan Pajak Kendaraan Bermotor dengan Metode Jalan Berbayar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi belakangan ini kembali menyampaikan gagasan revolusionernya. Ia yang sebelumnya berhasil membuat pajak kendaraan bermotor berlaku nasional, kini justru akan menghapus PKB.

Dedi Mulyadi mengatakan, rencana penghapusan pajak kendaraan akan digantikan dengan kebijakan jalan berbayar. Tujuan KDM tidak lain untuk menciptakan keadilan bagi warga Jawa Barat.

Mantan Bupati Purwakarta ini berpendapat bahwa sistem jalan berbayar dinilai lebih adil ketimbang pembayaran pajak kendaraan tahunan yang selama ini berlaku.

"Kami ingin menghapus pajak kendaraan bermotor kemudian diganti dengan jalan berbayar. Artinya, menggunakan jalan, baru bayar. Jalan tidak digunakan, tidak usah bayar. Hal ini untuk mewujudkan rasa keadilan," ujar Dedi Mulyadi dalam Instagram pribadinya, Senin (12/5/2026).

Kata dia, transformasi menjadi sistem jalan berbayar menjadi bagian dukungan dana terhadap upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Di tahun 2026, KDM menargetkan 100 persen pembangunan infrastruktur jalan provinsi agar berkualitas tinggii.

Target ini tidak sekadar memuluskan jalan. KDM menginginkan jalan-jalan di Jabar mempunyai drainase memadai hingga sistem pengamanan canggih.

Simak berita selengkapnya di Sini: Kabar Gembira untuk Warga Jabar, Dedi Mulyadi Bakal Hapus Pajak Kendaraan Ganti Jadi Sistem Jalan Berbayar

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer AC Milan: Furlani Langsung Turun Tangan, Rossoneri Selangkah Lagi Dapatkan Goretzka dan Mateta

Bursa Transfer AC Milan: Furlani Langsung Turun Tangan, Rossoneri Selangkah Lagi Dapatkan Goretzka dan Mateta

AC Milan mulai bergerak cepat menyusun kekuatan untuk menghadapi musim depan meski situasi internal klub belum stabil. Rossoneri tetap aktif di bursa transfer.
Aset Berharga Timnas Indonesia di Brasil! Selain Welber Jardim, Ada 2 Diaspora Eligible Bela Garuda yang Berkarier di Negeri Samba

Aset Berharga Timnas Indonesia di Brasil! Selain Welber Jardim, Ada 2 Diaspora Eligible Bela Garuda yang Berkarier di Negeri Samba

Timnas Indonesia tampaknya belum kehabisan talenta diaspora potensial dari Brasil. Selain Welber Jardim, ternyata masih ada dua pemain lain di Negeri Samba.
Dedi Mulyadi Heran Kawasan Batutulis Bogor Berubah Jadi Jalan: Harusnya Daerah Hijau, Kan Aneh!

Dedi Mulyadi Heran Kawasan Batutulis Bogor Berubah Jadi Jalan: Harusnya Daerah Hijau, Kan Aneh!

KDM menilai persoalan longsor di Jalan Batutulis berkaitan dengan tata ruang kawasan yang sejak awal tidak dirancang sesuai karakter lingkungan.
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026 untuk Ringankan Beban Wajib Pajak

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026 untuk Ringankan Beban Wajib Pajak

Pengurangan pokok PBB-P2 merupakan insentif berupa pemotongan nilai tertentu terhadap pokok pajak yang terutang. Melalui kebijakan ini wajib pajak dapat memperoleh keringanan pembayaran.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
KDM Dicecar Habis-habisan Agar Hentikan Pesta Milangkala Tatar Sunda, Tak Transparan, Ahistoris hingga Nirempati

KDM Dicecar Habis-habisan Agar Hentikan Pesta Milangkala Tatar Sunda, Tak Transparan, Ahistoris hingga Nirempati

Suasana Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat mendadak riuh saat anggota Fraksi PKB, Maulana Yusuf, melayangkan kritik tajam kepada Dedi Mulyadi soal...

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Trend Terpopuler: Respons Sherly Tjoanda Soal Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak, hingga KDM Buat Pedagang Senyum

Trend Terpopuler: Respons Sherly Tjoanda Soal Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak, hingga KDM Buat Pedagang Senyum

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda memberikan apresiasi atas keberanian Josepha Alexandra. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuat para pedagang tersenyum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT