News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demi Lancarkan Aksi Keji, Pelaku Bohongi Kakek 85 Tahun soal Operasi Anak dan Biaya Sekolah Cucu

Kakek 85 tahun di Surabaya diduga disekap calon menantu usai dibohongi soal operasi anak dan biaya sekolah cucu hingga rugi Rp2 miliar. Simak beritanya!
Minggu, 17 Mei 2026 - 09:08 WIB
Ilustrasi Kakek 85 Tahun Dibiski Wanita
Sumber :
  • tvOnenews.com - Angelia Nafriana

tvOnenews.com - Kepercayaan seorang ayah lansia kepada sosok yang dianggap calon menantu justru berubah menjadi mimpi buruk. Seorang kakek 85 tahun di Surabaya diduga menjadi korban penyekapan selama hampir satu tahun, setelah dibohongi dengan cerita anaknya sakit hingga alasan biaya sekolah cucu.

Tak hanya disekap, korban juga kehilangan harta fantastis mencapai Rp2 miliar dan emas batangan seberat 1 kilogram. Uang tersebut diduga dipakai pelaku untuk memenuhi gaya hidup mewah selama korban dikurung di apartemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban diketahui berinisial KC (85), sedangkan pelaku merupakan kekasih anak korban berinisial LA (31). Karena sudah dikenal dekat dan dipercaya keluarga, korban sama sekali tidak menaruh curiga saat diajak bertemu oleh pelaku. Namun setibanya di lokasi, korban justru dibawa dan disekap.

Kasus ini akhirnya terungkap setelah korban berhasil lepas dari penyekapan dan keluarga melaporkannya ke pihak kepolisian. Unit Reskrim Polrestabes Surabaya kemudian bergerak cepat dan menangkap pelaku.

Dalam tayangan YouTube tvOneNews program Kabar Petang edisi 15 Mei 2026, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto membeberkan kronologi bagaimana pelaku melancarkan aksinya.

“Setelah tinggal di apartemen mulai dari bulan April 2025 sampai dengan Oktober 2025, kemudian saudara anak korban atas nama AP oleh pelaku diminta pindah ke apartemen yang ada di Bukit Emas di Surabaya Barat,” ujar AKBP Edy Herwiyanto.

Menurut polisi, setelah itu pelaku mulai menjalankan modus kebohongannya kepada korban.

“Kemudian setelah itu pelaku mengajak korban atas nama KC menerangkan dengan alibi bahwa putranya atas nama AP saat itu sedang melaksanakan operasi di Jakarta. Karena diberi penjelasan oleh tersangka, korban percaya dan mau ikut pelaku,” lanjutnya.

Namun kenyataannya, korban tidak pernah dibawa ke Jakarta. Pelaku justru membawa korban berpindah-pindah tempat agar keberadaannya sulit diketahui keluarga.

“Namun demikian korban tidak diajak ke Jakarta, namun diajak ke Semarang. Setelah sampai di Semarang tinggal di hotel beberapa hari kemudian bergeser ke apartemen yang ada di Cepu yaitu sekitar selama kurang lebih enam bulan di sana, di Cepu,” jelas AKBP Edy Herwiyanto.

Saat anak korban mulai curiga dan menanyakan keberadaan ayahnya, pelaku kembali menggunakan cerita bohong agar aksinya tidak terbongkar.

“Nah, kemudian anak korban atas nama AP menanyakan kepada pelaku, ‘Di mana orang tua saya kok tidak ada di apartemen?’ oleh pelaku dijelaskan bahwa bapaknya atau korban saat itu diajak keluar pulau bersama ayahnya korban. Itu modusnya. Jadi bercerita tapi sebenarnya cerita itu adalah bohong,” ungkap AKBP Edy Herwiyanto.

Karena percaya dengan penjelasan tersebut, keluarga tidak lagi menanyakan keberadaan korban. Padahal selama itu, korban disebut hidup dalam kondisi memprihatinkan di bawah pengawasan pelaku.

“Dari rangkaian itu selama satu tahun korban selalu disekap di dalam kamar. Kemudian aktivitasnya hanya nonton televisi, waktunya makan dikasih makan, kemudian dikunci dari luar,” kata AKBP Edy Herwiyanto.

Tak berhenti sampai di situ, pelaku juga diduga memanfaatkan kondisi korban yang sudah lanjut usia untuk mengambil uang tabungan dan deposito miliknya. Polisi menyebut korban sempat diminta menandatangani surat dengan alasan membantu biaya sekolah cucunya.

“Nah, saat itu uang milik korban baik yang ada di ATM maupun di deposito itu diambil oleh pelaku, di mana deposito milik korban yang diambil saat pelaku minta surat kuasa kepada korban. Karena korban juga tidak bisa membaca, pelaku menjelaskan kepada korban bahwa surat itu digunakan untuk mengurus sekolah cucunya atas nama A,” terang AKBP Edy Herwiyanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan keterangan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penculikan, penyekapan, dan penggelapan. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat dalam kasus tersebut.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Buka Camping Ground, Bisa Jadi Alternatif Tempat Menginap saat Nonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia

Pertamina Buka Camping Ground, Bisa Jadi Alternatif Tempat Menginap saat Nonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia

Untuk pertama kalinya Pertamina menghadirkan camping ground di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Camping ground ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk memberikan kenyamanan kepada para penghuni.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Para pemain Timnas Indonesia abroad kembali ke klubnya masing-masing. Walau demikian, skuad yang membawa juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum tampil di akhir pekan ini. 
Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026 hari ini Sabtu 10 Oktober akan menghadirkan dua agenda penting di Sirkuit Jalanan Marina Bay yakni Sprint Race dan juga kualifikasi.
Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Eks lokalisasi prostitusi Saritem, Kota Bandung, digerebek petugas Polrestabes Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolri sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Antik yang digelar Polda Jawa Barat.
Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dramatis pada Senin (5/10/2026) lalu. 
Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas besarnya efek domino kasus bunuh diri berdampak kondisi perasaan dan psikologis 30 orang di lingkungan sekitar korban.

Trending

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT