Lapangan Sekolah Rakyat Dibangun Tanpa Tribun, Sherly Tjoanda Blak-blakan Tanya Mandor: Orang yang Nonton Suruh di Mana?
- Youtube Gub Sherly
tvOnenews.com - Sherly Tjoanda, Gubernur Malut tegas bertanya kepada mandor pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Rioribati, Halmahera Barat beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Sherly Tjoanda menanyakan ketiadaan tribun penonton dalam lapangan tracking hingga GOR olahraga di Sekolah Rakyat Rioribati.
Pada awal bulan Mei 2026 lalu, Sherly Tjoanda bersama Wagub Malut Sarbin Sehe memantau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Rioribati, Halmahera Barat.
Istri dari mendiang Benny Laos mengecek lahan 9,5 hektare di Desa Rioribati yang rencananya hendak dibangun kompleks sekolah dari SD-SMA, lengkap dengan asrama.
Di kunjungannya itu, Sherly Tjoanda memberi masukan kepada pihak terkait untuk menambahkan GOR, lapangan sepak bola, sistem air bersih sampai pengelolaan limbah.
Namun di sela peninjauannya terhadap sekolah rakyat di Desa Rioribati, Halmahera Barat, Sherly Tjoanda gagal fokus dengan bentuk salah satu bangunan.
Kepada mandor, Gubernur Malut bertanya-tanya keberadaan tribun penonton dalam arena lapangan di sekolah rakyat tersebut yang belum ada.
Sherly Tjoanda Tanya Mandor Soal Tribun
- Youtube Gub Sherly
Setelah melihat denah sekolah rakyat hingga proses pembangunan berjalan, Sherly Tjoanda me-review satu per satu apa saja yang masih kurang di SR.
“Tengah ini nanti lapangan bola, lapangan olahraga, ada stadionnya nggak?,” tanya Sherly Tjoanda.
“Hanya tracking area aja bu,“ jawab sang mandor.
“Oh cuman tracking aja? Buat orang nonton nggak ada? Nggak ada tribunnya?,“ ujar sang gubernur itu lagi.
“Nanti kita sesuaikan sama ibu bilang mau usulan untuk di Sofifi ibu,” lanjut si kepala proyek itu.
Gubernur Malut Request Penambahan Tribun
- YouTube
Setelah melihat hal tersebut, Sherly Tjoanda meminta agar tribun lapangan tracking di Sekolah Rakyat Rioribati, Halmahera Barat agar segera dibangun.
“Ya tapi ini maksudnya kenapa sekalian nggak bikin tribunnya, boleh request nggak?,“ tanya gubernur Malut.
“Karena ini hanya dipakai untuk ke area sekolah,“ jelas sang mandor.
Ibu tiga orang anak ini bahkan sampai memberikan contoh jika tidak ada tribun, maka bagaimana para penonton akan duduk saat menyaksikan sebuah event.
“Terus orang lomba yang nonton suruh di mana?,“ jelas Sherly Tjoanda.
“Jadi bikin tribun, jadi kalo ada lomba ini bisa dipakai ada yang nonton, kalau nggak duduknya di itu,“ pungkasnya.
(han)
Load more