Aksi Sigap KDM dalam Penertiban Trotoar di Kawasan Cicadas, Gubernur Jawa Barat itu Ambil Langkah Persuasif dan Humanis
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Jakarta, tvonenews.com- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjelaskan permasalahan tata ruang di Trotoar. Kini sudah bisa teratasi dengan baik.
Hal ini menjadi perhatian karena beberapa waktu lalu, Kang Dedi Mulyadi alias KDM membagikan momen penertiban pedagang kaki lima di kawasan Pasar Cicadas, Kota Bandung, yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Permasalahan penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Cicadas ini, sudah menetap lama. Dedi pun menyorotinya untuk bisa kembalikan fungsi trotoar.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Setelah beberapa lama menetap, kini mulai menemui titik terang melalui pendekatan dialogis dan humanis yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi.
Dalam kunjungannya tersebut, Ia menawarkan solusi nyata berupa jaminan lapangan pekerjaan baru bagi para pedagang yang terdampak pembongkaran lapak.
"Langkah ini diambil agar Kota Bandung menjadi lebih bersih dan rapi, sementara di sisi lain rakyat kecil tetap memiliki pekerjaan dengan penghasilan yang jauh lebih baik dan pasti demi mengatasi kemiskinan," katanya, dikutip dari laman Jabarprov, Selasa (19/5).
"Pemerintah harus mengefisiensikan anggaran untuk dialokasikan langsung pada pekerjaan riil yang menyentuh masyarakat,” pesan Kang Dedi Mulyadi yang disapa KDM itu.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Sehubungan dengan ini, Gubernur Jabar itu menawarkan program alih profesi kepada para pedagang, seperti menjadi petugas kebersihan kota di bawah pengelolaan pemeliharaan fasilitas jalan provinsi.
Menurutnya dengan program ini, para mantan pedagang bisa dapat kepastian penghasilan harian yang disesuaikan dengan standar upah minimum kota (UMK).
Maka dengan masa transisi sebelum mereka resmi mulai bekerja sebagai petugas kebersihan, Kang Dedi juga memborong seluruh barang dagangan yang tersisa milik para pedagang yang ditemuinya, mulai dari pedagang asongan, ikan, hingga kacamata keliling, serta memberikan bantuan modal hidup sementara.
Pembongkaran bangunan kios selanjutnya akan dibantu menggunakan alat berat agar material besi dan kayu sisa lapak dapat dimanfaatkan kembali oleh para pedagang.
Dengan penataan yang humanis ini, kawasan trotoar Pasar Cicadas diharapkan dapat kembali berfungsi dengan baik, sebagaimana mestinya. guna mengembalikan keasrian ruang publik tanpa harus mengorbankan kesejahteraan ekonomi warga kecil.(klw)
Load more