Dedi Mulyadi Borong Dagangan Pedagang Kaki Lima hingga Rp1 Juta, lalu Tawarkan Pekerjaan Bergaji Setara UMK
- tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Aksi Dedi Mulyadi saat menertibkan pedagang kaki lima di Bandung kembali mencuri perhatian publik. Di tengah pembongkaran lapak PKL yang sedang gencar dilakukan, Dedi justru membuat suasana haru setelah memborong dagangan seorang pedagang hingga Rp1 juta dan menawarkan pekerjaan baru dengan gaji setara UMK.
Momen tersebut terekam dalam unggahan Instagram terbaru Dedi Mulyadi. Awalnya, ia terlihat menghampiri sebuah kios kecil di kawasan penertiban PKL Kota Bandung dan berbincang langsung dengan pedagang yang sudah berjualan sejak dini hari.
Penertiban lapak pedagang kaki lima sendiri diketahui sedang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Bandung sepanjang Mei 2026. Fokus penertiban besar-besaran ini menyasar sejumlah titik krusial demi mengembalikan fungsi fasilitas umum seperti trotoar serta mempersiapkan jalur Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya.
Saat berbincang dengan pedagang tersebut, Dedi Mulyadi tampak penasaran dengan penghasilan harian yang didapat.
“Ini dagang apa? Dari jam berapa?” tanya Dedi Mulyadi.
“Dari jam 6, pagi-pagi,” jawab pedagang kaki lima.
“Dari pagi-pagi?” tanya Dedi lagi.
“Iya, jam 4,” jawab pedagang tersebut.
Dedi Mulyadi kemudian masuk ke area kios dan meminta melihat laci tempat penyimpanan uang hasil jualan.
“Mana laci uangnya?” tanya Dedi Mulyadi.
“Laci duitnya ini,” jawab pedagang kaki lima.
“Mana dapat berapa jam segini?” tanya Dedi sambil mengeluarkan isi laci.
“Jadi dari pagi ini ya, dapat Rp150 ribu?” tanya Dedi Mulyadi.
“Dapat,” jawab pedagang.
“Rp200 ribu sampai sore,” ujar Dedi Mulyadi.
Pedagang tersebut kemudian menjelaskan bahwa penghasilannya bergantung pada ramainya toko di sekitar lokasi.
“Kadang-kadang tergantung ini, kalau toko ini ramai, ini ramai,” ujar pedagang kaki lima sambil menunjuk toko sebelahnya.
“Jadi kalau toko ini ramai, ini ramai, dari Rp200 ribu kebagian berapa?” tanya Dedi Mulyadi.
“Paling Rp40 ribu,” jawab pedagang kaki lima.
Mendengar hal tersebut, Dedi langsung menghitung penghasilan bulanan sang pedagang.
“Sebulan cuma dapat Rp1,2 juta,” hitung Dedi Mulyadi.
“Iya, sekitar itu,” jawab pedagang.
Tak lama kemudian, Dedi Mulyadi langsung menanyakan nilai sisa dagangan yang masih ada di kios tersebut.
“Ini berapa lagi dagangannya?” tanya Dedi Mulyadi.
“Ya paling juga Rp500 ribu pak,” jawab pedagang kaki lima.
Tanpa berpikir panjang, Dedi langsung memborong seluruh dagangan tersebut dan meminta warga sekitar mengambilnya secara gratis.
“Nah Rp500 ribu, habisin dagangannya,” perintah Dedi kepada warga sekitar.
“Tambahin lagi,” ujar seorang ibu yang berada di lokasi.
Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi kembali menambahkan nominal bantuan hingga total mencapai Rp1 juta.
“Rp500 ribu tah dagangannya habisin. Silahkan ambil,” ujar Dedi Mulyadi.
Warga yang berada di sekitar lokasi pun langsung mengambil dagangan dari kios tersebut. Namun aksi Dedi Mulyadi tak berhenti sampai di situ. Ia kemudian menawarkan pekerjaan baru kepada pedagang kaki lima tersebut sebagai petugas kebersihan pasar dengan penghasilan harian setara UMK.
“Kalau ganti pekerjaan, dari dagang menjadi petugas kebersihan pasar, upahnya berarti sehari sesuai UMK ya rata-rata sehari Rp130 ribu, standar tukang, mau?” tanya Dedi Mulyadi.
“Mau pak,” jawab pedagang kaki lima.
“Ya sudah misalnya daerah ini asalnya kotor jadi bersih, bapak tukang sapunya, okta?” ujar Dedi Mulyadi.
“Iya siap,” jawab pedagang kaki lima.
Percakapan tersebut pun ditutup dengan jabat tangan antara Dedi Mulyadi dan pedagang kaki lima tersebut. Momen itu langsung menuai banyak komentar dari warganet yang mengaku tersentuh melihat kepedulian Dedi terhadap masyarakat kecil.
(anf)
Load more