News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sherly Tjoanda Kaget Bukan Main Cicilan KUR Nelayan Tembus Rp2,6 Juta Sebulan: Hah, Mampu?

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, terkejut saat mendengar pernyataan nelayan yang mengatakan bahwa ia harus membayar cicilan KUR Rp2,6 juta per bulan.
Rabu, 20 Mei 2026 - 20:28 WIB
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (baju batik pink merah), kaget mendengar nelayan yang membayar cicilan pinjaman KUR Rp2,6 juta per bulan (paling kiri).
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

tvOnenews.com - Dalam sebuah agenda penyerahan bantuan hibah mesin kapal gratis kepada para nelayan yang berhasil lolos seleksi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI, Gubernut Maluku Utara Sherly Tjoanda sempat dibuat terkejut oleh pengakuan salah satu debitur.

Momen unik ini terjadi saat Sherly turun langsung melakukan dialog interaktif guna menanyakan detail skema pinjaman, nominal cicilan, serta bagaimana kemampuan finansial para nelayan setempat dalam melunasi kewajiban bulanan mereka ke pihak perbankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada empat nelayan yang ditanya langsung oleh Sherly. Keempatnya mengaku mendapat dana pinjaman KUR Rp30 juta, Rp35 juta, dan dua orang lainnya sama-sama sebesar Rp40 juta.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (baju batik pink merah), saat bertemu nelayan yang mendapat dana pinjaman KUR sebesar Rp30 juta (paling kiri).
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (baju batik pink merah), saat bertemu nelayan yang mendapat dana pinjaman KUR sebesar Rp30 juta (paling kiri).
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

Nelayan pertama dengan kepala plontos dan memakai kaos toska yang tidak diketahui namanya mengaku, bahwa ia mendapatkan kucuran dana pinjaman KUR Rp30 juta. Dana tersebut digunakan untuk membiayai pembuatan bodi kapal barunya.

"Dapat cicilan 30 juta, bayar kapal 25 juta. Ambil mesin 15 PK. Ambil jangka cicilan 1 tahun," ujar nelayan tersebut, seperti dikutip dari YouTube GubSherly pada Rabu (20/5/2026).

Namun, hal yang membuat Sherly terperangah adalah ketika sang nelayan menyebutkan bahwa nominal cicilan bulanan yang harus ia setorkan ke bank mencapai Rp2,6 juta. Angka tersebut tentu tergolong sangat besar dan di atas rata-rata untuk ukuran cicilan kredit usaha mikro.

Mendengar nominal yang terbilang fantastis itu, Sherly sempat tidak percaya dan langsung mengonfirmasi ulang jangka waktu atau tenor pinjaman yang diambil. Ternyata, nelayan tersebut sengaja memilih masa tenor yang sangat pendek, yaitu hanya satu tahun atau 12 bulan saja karena merasa sanggup.

"Hah? Cicilan 1 bulan berapa ke bank?" tanya Sherly.

"Dua juta enam ratus," jawab sang nelayan.

"Cicilan?! Cicilan? Berapa panjang kemarin ambil?" tanya Sherly tak percaya.

"Iya, (cicilan) dua juta enam ratus. Ambil jangka 1 tahun," jawab nelayan tersebut.

"Oh, memang maunya 1 tahun aja. Mampu?" tanya Sherly lagi meyakinkan.

"Mampu, bisa," ujar sang nelayan.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (baju batik pink merah), kaget mendengar nelayan yang membayar cicilan pinjaman KUR Rp2,6 juta per bulan (paling kiri).
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (baju batik pink merah), kaget mendengar nelayan yang membayar cicilan pinjaman KUR Rp2,6 juta per bulan (paling kiri).
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

Rasa heran Sherly pun akhirnya terjawab setelah ia mengulik lebih dalam mengenai potensi pendapatan riil dari hasil melaut.

Dengan penuh keyakinan, nelayan itu menegaskan bahwa dirinya tidak gentar dengan tanggungan tersebut karena omzet dari hasil memancing ikan tuna di perairan Maluku Utara sangatlah menjanjikan.

Apalagi, komoditas utama yang mereka pancing adalah ikan tuna berkualitas tinggi yang rata-rata bobotnya bisa mencapai 100-150 kilogram per ekor.

 

Nelayan tersebut kemudian membeberkan perhitungan matematis di balik dapurnya kepada Sherly. Dalam satu kali perjalanan memancing (trip), ia biasa mengantongi omzet kotor hingga Rp5 juta.

Mengingat dalam satu bulan ia rutin melakukan perjalanan sebanyak tiga kali trip, maka total akumulasi pendapatan kotor yang bisa ia kumpulkan dengan mudah mencapai Rp15 juta per bulan.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (baju batik pink merah), saat bertemu nelayan yang mendapat dana pinjaman KUR sebesar Rp30 juta (paling kiri).
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (baju batik pink merah), saat bertemu nelayan yang mendapat dana pinjaman KUR sebesar Rp30 juta (paling kiri).
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

Setelah dikurangi biaya operasional seperti pembelian bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 40 liter dan kebutuhan es balok yang hanya menghabiskan sekitar Rp500 ribu per trip, ia masih mengantongi pendapatan bersih yang melimpah.

Artinya, dari total Rp15 juta omzet per bulan, ia hanya menghabiskan ongkos operasional sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta saja. Dengan sisa uang yang melimpah, membayar cicilan bank sebesar Rp2,6 juta tentu bukan perkara sulit, karena ia masih bisa mengantongi keuntungan bersih di atas Rp10 juta untuk dibawa pulang ke rumah. (ism)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Siapkan Pengamanan 3 Lapis Sidang Roy Suryo yang Dihadiri Jokowi Hari Ini, Brimob dan Intelijen Dikerahkan

Polisi Siapkan Pengamanan 3 Lapis Sidang Roy Suryo yang Dihadiri Jokowi Hari Ini, Brimob dan Intelijen Dikerahkan

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam perkara dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma.
Ada Rekayasa Lalu Lintas Imbas Sidang Dugaan Ijazah Jokowi di PN Jakarta Timur, Pengendara Sebaiknya Hindari Jalan Ini

Ada Rekayasa Lalu Lintas Imbas Sidang Dugaan Ijazah Jokowi di PN Jakarta Timur, Pengendara Sebaiknya Hindari Jalan Ini

Calon pengendara sebaiknya hindari jalur ini imbas rekayasa lalu lintas sidang dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting oleh tiga tersangka, yakni LSP, ASN, dan EH terus menuai sorotan. 
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Shin Tae-yong Dikonfirmasi Alami Influenza Tipe A, Tetap Pantau Persija Meski Dirawat di Rumah Sakit

Shin Tae-yong Dikonfirmasi Alami Influenza Tipe A, Tetap Pantau Persija Meski Dirawat di Rumah Sakit

Alasan Shin Tae-yong tak dampingi Persija Jakarta saat away ke PSMS Medan adalah karena sang pelatih terkena Influenza tipe A dan sepekan dirawat di rumah sakit

Trending

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11).
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 mengumumkan berbagai musik hingga grup musik yang meraih penghargaan dari 67 kategori termasuk 4 kategori tambahan.
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Egy Maulana Vikri tersipu malu ketika Shin Tae-yong memintanya untuk mengucapkan 'Gue Persija' disertai menunjukkan simbol jari jempol telunjuk khas Jakmania.
Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Viral di media sosial seorang anak balita berusia 3 tahun di Tenggarong diajak oleh orang tuanya mendaki Bukit Biru yang jalurnya dikenal terjal tanpa pengaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT