Curhatan Ahmad Khotibul ke Dedi Mulyadi: Ririn Cicil 30 Kali, Jasa Pencairan Dana Pensiun Aman Yani Belum Lunas
- tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
"Enggak datang, emang enggak ada orangnya," kata Dedi sambil tertawa, sebuah komentar yang justru mengandung makna serius di baliknya.
Komunikasi Terakhir: WhatsApp dari Singapura
Ahmad Khotibul menyebut komunikasi terakhirnya dengan orang yang mengaku sebagai Aman Yani terjadi pada Februari 2023 melalui WhatsApp. Saat itu, orang tersebut kembali meminta bantuannya untuk pengkinian data di Dana Pensiun dan mengaku sedang berada di Singapura.
Namun Ahmad Khotibul sudah tidak lagi merespons. Rasa kecewa bercampur curiga mendorongnya untuk berhenti melayani permintaan tersebut.
"Jujur sudah enggak ngeladenin. Tapi saya waktu itu ya sudah agak cuek gitu kan. Juga karena saya capek dijanjikan katanya selesai mau datang enggak datang," ungkapnya.
Emosi Meluap, Uang Belum Lunas
Dua hal itulah yang akhirnya membuat Ahmad Khotibul tak bisa lagi menahan emosinya, janji yang berulang kali diingkari, ditambah pembayaran jasa yang sampai hari ini masih kurang.
"Nah dari situ maka ada semacam ya emosi juga sih," akunya.
"Dan enggak lunas kan ya," sahut Dedi Mulyadi.
"Kurang, masih kurang," jawab Ahmad Khotibul.
Kasus dana pensiun Aman Yani ini semakin hari semakin membuka tabir yang mengejutkan publik. Curhatan Ahmad Khotibul kepada Dedi Mulyadi menjadi salah satu kepingan penting yang memperjelas betapa rumit dan terencanaannya skema yang diduga terjadi di balik pencairan dana pensiun tersebut.
(anf)
Load more