News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengadu ke Dedi Mulyadi, Anak Aman Yani Mengaku Difitnah Tak Mencari Ayahnya yang Hilang

Ega anak Aman Yani mengadu ke Dedi Mulyadi sambil menahan tangis. Difitnah tak pernah cari ayahnya, padahal sudah 5 kali bolak-balik ke Bandung mencari.
Minggu, 24 Mei 2026 - 13:55 WIB
Dedi Mulyadi dan Anak Aman Yani
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Sudah sepuluh tahun sang ayah pergi tanpa kabar, tapi Ega justru dituding tidak pernah mencarinya. Di hadapan Dedi Mulyadi, ia akhirnya bicara sambil menahan tangis membawa bukti dan kenangan pahit dari lima kali perjalanan sia-sia ke Bandung.

Momen mengharukan itu terekam dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi pada 23 Mei 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video tersebut menampilkan diskusi antara Dedi Mulyadi dengan mantan istri dan Ega, anak dari Aman Yani, seorang pria yang pergi pamit ke Bandung pada Februari 2016 dan hingga saat ini tidak pernah kembali.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi dan Keluarga Aman Yani. (Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

Aman Yani meninggalkan rumah dengan alasan ingin mengambil barang-barangnya di tempat kosnya di Bandung setelah pensiun dini. Namun sejak saat itu, ia tidak pernah pulang dan tidak ada kabar sama sekali. 

Setelah kepergiannya, keluarga mendapati bahwa Aman Yani meninggalkan banyak utang kepada berbagai pihak. 

Rumah mereka bahkan sempat dipasang plang oleh bank karena masalah kredit yang berkaitan dengan Aman Yani.

Dalam diskusi tersebut, Dedi Mulyadi menggali informasi secara langsung kepada keluarga.

"Pak Aman Yani meninggalkan Ibu?" tanya Dedi Mulyadi.

"Iya," jawab mantan istri Aman Yani.

"Meninggalkan tahun berapa itu?" tanya Dedi Mulyadi.

"2016," jawab mantan istri Aman Yani.

Dedi Mulyadi pun bertanya apakah sebelumnya sempat terjadi pertengkaran, namun mantan istri Aman Yani menjawab tegas, "Tidak."

"Ya, bilangnya mau pergi ke mana? Ya karena enggak ada kabar, pergi aja," ujar Dedi Mulyadi.

"Oh, tadinya saat pergi dan tidak kembalinya itu bilangnya mau ke mana?" lanjut Dedi Mulyadi.

"Kan tadinya tugasnya di Bandung. Dia bilang mau ambilin barang di tempat dia, kosannya lah begitu..." jawab mantan istri Aman Yani.

"Oh, dia bilangnya mau ke Bandung, gitu ya, atau kosannya gitu," ujar Dedi Mulyadi.

"Oke. Dia bilang mau ke Bandung. Mau ke tempat kosnya di mana dia bekerja. Pada saat itu sudah ada surat pemberhentian, Bu ya?" tanya Dedi Mulyadi.

"Waktu itu enggak tahu pemberhentian. Kalau kita mah tahunya pensiun dini ya di keluarga," jawab mantan istri Aman Yani.

Mantan istri dan anaknya menegaskan bahwa mereka tidak pernah memegang tabungan, ATM, maupun menerima dana transfer yang dikaitkan dengan kasus kredit macet Aman Yani. Mereka merasa dijebak dalam situasi yang sama sekali tidak mereka ketahui.

Yang paling menyentuh adalah kesaksian Ega yang mengaku telah berulang kali mencari keberadaan sang ayah ke kantor terakhirnya dan kosan, namun tidak membuahkan hasil. Ia justru harus menanggung tuduhan yang terasa menyakitkan.

"Dan mereka memfitnah anak-anak tidak pernah mencari, kata siapa. Saya saksi matanya sendiri ya, Pak. Lima kali kami bolak-balik ke Bandung, Pak," ucap Ega sambil menahan tangis.

"Nanya ke kantor terakhir dia kerja. Nanya ke kosan yang terakhir dia tinggalin, kan ada warungnya," lanjut Ega dengan suara yang sudah mulai bergetar.

"Sampai ketemu sate, Pak," sela mantan istri Aman Yani.

"Ketemu saya enggak di situ?" ucap Dedi Mulyadi, berusaha mencairkan suasana ketika melihat Ega sudah berlinang air mata.

"Ya kan Bapak belum," jawab mantan istri dengan nada jenaka.

Dedi Mulyadi kemudian menggali lebih jauh soal komunikasi terakhir dengan Aman Yani.

"Nah, Ibu saat Bapak pergi, kemudian terakhir masih kontak SMS. Zaman itu SMS loh, belum WA. SMS kapan? BBM, masih pakai Blackberry?" tanya Dedi Mulyadi.

"Tidak. Pokoknya begitu dia pergi, angkat kaki dari itu, udah enggak pernah ada kabar," jawab mantan istri Aman Yani.

Keluarga akhirnya menempuh jalur hukum dengan mendapatkan penetapan orang hilang dari Pengadilan Negeri. Proses itu tidaklah mudah dan memakan waktu panjang.

"Kemudian Ibu mengajukan penetapan orang hilang ke pengadilan. Orang hilang dan itu diputuskan 2017 ya," ujar Dedi Mulyadi.

"Iya, betul," jawab mantan istri Aman Yani.

"Prosesnya kan panjang, Pak Gubernur. Mama kan harus lapor RT, RW, Kecamatan, Polsek, Polres," ungkap Ega.

"Berapa bulan itu mendapat penetapan?" tanya Dedi Mulyadi.

"Kan hilang Februari 2016, penetapannya. Barangkali Bapak mau melihat di bawah sama," jawab Ega.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terungkap bahwa butuh waktu hampir satu tahun penuh hingga akhirnya pada Maret 2017, Aman Yani resmi dinyatakan hilang oleh pengadilan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Kiky Saputri, Komika yang Viral karena Ucapan 'Rakyat Jelata', Dikenal Jago Roasting Pejabat

Profil Kiky Saputri, Komika yang Viral karena Ucapan 'Rakyat Jelata', Dikenal Jago Roasting Pejabat

Nama komika Kiky Saputri kembali menjadi perbincangan setelah potongan video lawas yang memuat celetukan “rakyat jelata” viral di media sosial. Ini profilnya.
Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2: Comeback Dramatis, Maung Bandung Lolos 16 Besar ACL 2

Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2: Comeback Dramatis, Maung Bandung Lolos 16 Besar ACL 2

Persib bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan Melbourne Victory 2-1. Gol Luka Menalo dan Balsa Sekulic memastikan Maung Bandung lolos ke 16 besar ACL 2.
Sekjen Gerindra Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum Terkait Sejumlah Perwira Polri

Sekjen Gerindra Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum Terkait Sejumlah Perwira Polri

Sugiono mengajak semua pihak menghormati proses hukum perwira Polri, mendalami dugaan penyadapan Presiden, serta menjaga soliditas dan pembangunan nasional.
KPK Dalami Aliran Permintaan Uang Bupati Pemalang Non Aktif Anom Widiyanto

KPK Dalami Aliran Permintaan Uang Bupati Pemalang Non Aktif Anom Widiyanto

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa -
Pengamat Senior Ini Tiba-tiba Prediksi Marc Marquez Bisa Pensiun dari MotoGP Lebih Cepat Gara-gara Hal Ini

Pengamat Senior Ini Tiba-tiba Prediksi Marc Marquez Bisa Pensiun dari MotoGP Lebih Cepat Gara-gara Hal Ini

Pengamat senior MotoGP, Carlo Pernat, melontarkan prediksi mengejutkan mengenai masa depan dari juara bertahan musim ini, Marc Marquez.
Panggung AMI Awards 2026 Bertabur Musisi, dari Opick hingga SMASH Meriahkan Arena Tren Musik di Indonesia

Panggung AMI Awards 2026 Bertabur Musisi, dari Opick hingga SMASH Meriahkan Arena Tren Musik di Indonesia

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 tidak hanya menjadi momentum pengumuman para pemenang, tapi juga menggelar rangkaian pertunjukan musik, termasuk sejumlah kolaborasi yang melibatkan musisi lintas generasi.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Presiden Prabowo Copot Listyo Sigit dari Jabatan KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Presiden Prabowo Copot Listyo Sigit dari Jabatan KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Presiden RI Prabowo Subianto mencopot Listyo Sigit Prabowo dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT