GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Game Android Berbahaya untuk Anak, Ada yang Bisa Merenggut Nyawa

Game diciptakan sebagai sarana hiburan, terlebih game pada ponsel. Semakin berkembangnya teknologi smartphone Android, membuat jenis game juga ikut berkembang
Kamis, 2 Juni 2022 - 12:16 WIB
Ilustrasi: Anak bermain game di smartphone Android
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta - Game atau permainan diciptakan sebagai sarana hiburan, terlebih game pada ponsel. Semakin berkembangnya teknologi smartphone Android, membuat jenis game ikut berkembang, sehingga banyak game yang memberikan pengalaman interaksi yang seru dan juga memiliki tampilan grafis yang bagus.

Namun dibalik perkembangan tersebut, ada juga dampak berbahaya terlebih jika dimainkan oleh anak-anak. Beberapa game perlu didampingi oleh orang tua untuk menghindari dampak negatif dari permainan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirangkum dari laman Viva Digital, berikut beberapa game Android yang berbahaya jika dimainkan oleh anak-anak tanpa adanya pengawasan orang tua.

1. Roblox

Roblox memberikan banyak tantangan dalam setiap game onlinenya. Namun, anak diharuskan untuk membeli voucher jika ingin membeli item atau tools jika ingin terus bermain. Hal tersebut membuat mereka kecanduan dan berpotensi menguras kantong orang tuanya. 

Hal tersebut dinilai membawa dampak negatif bagi anak-anak, bahkan ada orang tua yang melaporkan game di Roblox karena memiliki unsur pornografi. Inti platform Roblox adalah semua orang dapat membuat dan memainkan game mereka sendiri. 

Game ini memang sangat populer di kalangan anak-anak, karena memiliki tampilan dengan warna cerah dan karakter kartun. Namun ada beberapa room atau area game yang tak aman untuk anak-anak dan bisa mereka masuki tanpa sadar.

2. My Friend Cayla 

My Friend Cayla merupakan boneka yang cukup populer di Jerman. Boneka ini bisa terkoneksi dengan smartphone android untuk menjalankan beberapa fiturnya. Namun belakangan ini, boneka tersebut dikabarkan menjadi perangkat mata-mata hacker yang memanfaatkan teknologi transmisi radio.

Seperti yang dikutip dari laman Viva, ada laporan Federal Network Agency yang dilansir Mashable para hacker ternyata telah mengakses, mencuri email dan password pengguna dari database My Friend Cayla sejak awal 2017. 

Hal tersebut, boneka ini telah dilarang dijual di Jerman, karena dianggap melanggar privasi. Pelarangan itu juga didorong oleh banyaknya komplain yang dilakukan oleh kelompok konsumen kepada US Federal Trade Commission karena boneka itu bisa melanggar Undang-Undang Perlindungan Privasi Online Anak-Anak.

3. Blue Whale

Permainan berikut ini sedikit kontroversial, khususnya dari pemberian nama gamenya. Banyak yang percaya bahwa nama itu diambil dari perilaku paus biru yang sengaja mendamparkan diri mereka ke pinggir pantai sehingga menyebabkan mereka mati.

Nama ini kemudian digunakan oleh kelompok yang diduga melakukan tekanan pada remaja untuk melakukan bunuh diri.

Permainannya sederhana, ada seorang kurator yang memberikan 50 tugas untuk diselesaikan selama 50 hari. Setiap harinya, jenis level tantangannya meningkat, mulai dari menonton video kekerasan, film horor, hingga seruan bunuh diri.

“Untuk anak-anak, tolong jangan langsung menelan mentah-mentah semua informasi dari luar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat, Suprianus Herman, seperti yang dikutip dari laman Viva

Selain itu, Maria Nafaola seorang psikolog klinis menuturkan, dari artikel yang telah dia baca tentang Blue Whale Challenge, kebanyakan memberi efek negatif. Ia memandang harus ada tindakan tegas dari pihak keamanan untuk meredam hal semacam ini.

4. Fire Fairy

Game yang berikut ini juga punya potensi berbahaya bagi anak-anak, bahkan bisa merenggut nyawa. Sekilas game ini seperti satu gurauan dengan meniru karakter siri animasi Wink Club: School of Witches yang populer di kalangan kanak-kanak. 

Game Fire Fairy ini berasal dari Rusia. Ada laporan ketika anak-anak memainkan permainan ini, mereka bisa diminta menghidupkan dapur gas karena dijanjikan bertukar menjadi ‘fire fairy’.

Kejadian itu menimpa seorang anak bernama Sofia yang masih berusia 5 tahun. Ia menderita cedera parah akibat membuka dapur gas di rumahnya demi ‘permainan’ ini. Permainan ini mengarahkan anak-anak untuk: “Pergi ke dapur diam-diam ketika tidak ada siapapun atau nanti perkataan magic akan hilang”.

5. Cloud Pets

CloudPets boneka pintar yang juga dapat dikoneksikan dengan smartphone ini dilaporkan telah membocorkan 2 juta pesan suara antara sang anak dan orangtua kepada para hacker. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, perusahaan pembuat boneka tersebut, Spiral Toys, tidak mengamankan data pengguna boneka tersebut. Hal itu mengakibatkan sekitar 820 ribu data pengguna dicuri. Menurut seorang pakar keamanan Troy Hunt, ia menyayangkan Spiral Toys tidak menyiapkan langkah keamanan yang tegas.

"Dalam kasus ini, data yang disimpan ternyata ada di dalam segmen network publik. Spiral Toys tidak mengetahui jaringan itu tak aman dan tidak membutuhkan otentikasi sama sekali. Jadinya, orang-orang bisa mencari database yang terekspos secara online di jaringan tersebut," kata Troy Hunt, seperti yang dikutip dari Viva. (Mzn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tom Lembong dan Miftah Sabri Bedah Peta Kekuatan AI, Soroti Tantangan Geopolitik hingga Ancaman Keterganatungan

Tom Lembong dan Miftah Sabri Bedah Peta Kekuatan AI, Soroti Tantangan Geopolitik hingga Ancaman Keterganatungan

Dalam persaingan teknologi global, Tom Lembong menyebut hal terpenting dalam penggunaan AI tetap terletak pada kemampuan manusia mengenali jati diri dan nurani.
Termasuk Kapten Garuda, 3 Pemain Keturunan Indonesia Pernah Jebol Gawang Juventus di Serie A: Gelandang Berdarah Batak Bikin Nyonya Tua Ketar-ketir

Termasuk Kapten Garuda, 3 Pemain Keturunan Indonesia Pernah Jebol Gawang Juventus di Serie A: Gelandang Berdarah Batak Bikin Nyonya Tua Ketar-ketir

Sejumlah pemain keturunan Indonesia tunjukkan kualitas di kompetisi elite Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Tak sedikit dari mereka mampu mencuri perhatian.
Pelatih yang Pernah Ribut dengan Thom Haye Ini Dukung Bek Berdarah Indonesia Susul Maarten Paes ke Ajax Amsterdam

Pelatih yang Pernah Ribut dengan Thom Haye Ini Dukung Bek Berdarah Indonesia Susul Maarten Paes ke Ajax Amsterdam

Hedwiges Maduro, mantan pelatih Almere City yang pernah ribut dengan Thom Haye, dukung bek berdarah Indonesia kembali perkuat Ajax Amsterdam musim depan.
Megawati Hangestri Tak akan dapat Kenaikan Gaji Jika Comeback ke V-League, Begini Sebabnya

Megawati Hangestri Tak akan dapat Kenaikan Gaji Jika Comeback ke V-League, Begini Sebabnya

Meski sudah pernah dua musim bermain di V-League, namun KOVO memutuskan bahwa Megawati Hangestri tidak akan menerima kenaikan gaji jika fix gabung Hillstate.
Pacu Akses Digital Warga Perbatasan, Pemerintah Kirim Ratusan Starlink dan Ponsel ke Miangas

Pacu Akses Digital Warga Perbatasan, Pemerintah Kirim Ratusan Starlink dan Ponsel ke Miangas

Secara keseluruhan, pemerintah mengirimkan bantuan 180 unit modem Starlink dan 210 unit telepon seluler untuk masyarakat di pulau terluar Indonesia tersebut.
Menang atas Qatar, Timnas Indonesia U-17 Bisa Langsung Lolos ke Piala Dunia U-17 2026, Begini Skenarionya

Menang atas Qatar, Timnas Indonesia U-17 Bisa Langsung Lolos ke Piala Dunia U-17 2026, Begini Skenarionya

Kemenangan atas Qatar akan langsung mengantar Timnas Indonesia U-17 ke fase gugur sekaligus memastikan tiket Piala Dunia U-17 2026. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Asa Timnas Indonesia U-17 untuk kembali menggetarkan panggung dunia kini terbuka lebar. Skuad Garuda Muda memiliki kesempatan emas untuk lolos ke Piala Dunia ..
Top 3 Voli: Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate, PBVSI Diserbu Volimania, hingga Megawati Hangestri Minta Maaf usai Mundur dari Timnas

Top 3 Voli: Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate, PBVSI Diserbu Volimania, hingga Megawati Hangestri Minta Maaf usai Mundur dari Timnas

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler seputar voli yang paling banyak menyita perhatian pembaca tvOnenews.com.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT