GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Respons Warga Kaltim Korban Penipuan AI, Dedi Mulyadi Beri Reaksi Berkelas saat Dilecehkan Warga Pangandaran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons dua video viral, mulai dari warga Kalimantan Timur korban penipuan AI dan pelecehan dari warga Pangandaran.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:04 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Cepi Kurnia

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi menyoroti maraknya penyalahgunaan teknologi berbasis artificial intelligence (AI).

Perhatian Dedi Mulyadi tak lepas dari adanya dua video viral di media sosial. Isi rekamannya diduga mengandung unsur penghinaan dan pelecehan kepada Gubernur Jabar tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi kini merespons video viral terbaru. Di dalamnya menunjukkan luapan amarah dan kekecewaan seorang warga Sidomulih, Kabupaten Pangandaran bernama Sugeng.

Warga Pangandaran itu terekam memberikan makan kepada seekor anabul. Ironisnya, Sugeng menamakan hewan tersebut dengan panggilan "KDM".

"Akhirnya KDM datang juga nih nongol KDM. Semoga KDM berubah menjadi manusia biar bisa memanusiakan manusia," ujar Sugeng dilansir tvOnenews.com dari Instagram pribadi Dedi Mulyadi, Sabtu (30/5/2026).

Reaksi Dedi Mulyadi soal Dilecehkan Warga Pangandaran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Dedi Mulyadi tampak sudah mengetahui nama warga Pangandaran tersebut. KDM juga telah mendeteksi identitas Sugeng yang merupakan warga asli Kebumen, Jawa Tengah.

"Pak Sugeng yang baik hati, saya tahu Bapak berasal dari Kebumen baru pindah ke Sidomulih, Pangandaran tahun 2025," kata Dedi Mulyadi.

Mantan Bupati Purwakarta ini langsung menyoroti kondisi psikologis Sugeng. Ia mengetahui warga Pangandaran itu sedang menghadapi masa sulit akibat berpisah dari istrinya.

Ia yang pernah merasakan hal serupa berpendapat tentang perpisahan. Menurutnya, perceraian merupakan bagian dari ujian terberat bagi kehidupan seseorang.

"Tapi sebagai seorang laki-laki, Bapak harus bisa melewati itu," lanjutnya.

KDM justru tidak begitu mempersoalkan pelecehan yang menyasar kepada dirinya. Baginya, situasi tersebut adalah hal bentuk mengungkapkan kemarahan dan kekecewaan Sugeng.

"Saya paham Bapak mengekspresikan seluruh kemarahan dan kekecewaan pada Lembur Pakuan dan pada saya secara personal. Namun, saya tidak akan marah pada Bapak," terangnya.

KDM Tawarkan Bantuan

Alih-alih marah, mantan anggota DPR RI ini justru menawarkan bantuan kepada Sugeng. Ia berharap kehadirannya dapat menyelesaikan permasalahan dialami warga Pangandaran tersebut.

KDM memberikan kabar terbaru kepada Sugeng. Ia telah memperintahkan pihak dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar lewat Rumah Sakit Cisarua.

Tim Rumah Sakit Cisarua, kata dia, segera melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan setempat. Tujuannya untuk memberikan pendampingan hingga layanan kesehatan kepada Sugeng.

"Rencananya akan menjemput ke rumah apabila diizinkan oleh keluarganya," ungkapnya.

Dijemput Tim Dinkes Jabar dan RSJ Cisarua

Tim Dinas Kesehatan Jawa Barat dan RSJ Cisarua membawa warga Pangandaran yang melecehkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Tim Dinas Kesehatan Jawa Barat dan RSJ Cisarua membawa warga Pangandaran yang melecehkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Instagram/@dedimulyadi71

Selepas itu, KDM mengabarkan pihak Dinkes Jabar dan rumah sakit jiwa (RSJ) di Cisarua telah menjemput Sugeng. Tujuannya untuk segera memberikan penanganan perawatan secara intensif.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan RSJ Waras Asih Cisarua yang telah menjemput Pak Sugeng ke rumahnya dan membawa ke Rumah Sakit Cisarua," ujar KDM.

"Semoga Pak Sugeng dengan perawatan dilakukan Pemprov Jabar bisa kembali pulih, beraktivitas biasa, lepas berbagai beban psikologi yang selama ini dialami akibat perceraian dari istrinya dan problem hidup dialaminya," lanjutnya.

KDM berjanji akan menengok Sugeng. Ia ingin memastikan warga Pangandaran tersebut benar-benar pulih dan bisa kembali beraktivitas dengan aman dan normal.

Sikap Dedi Mulyadi soal Video Viral Warga Kalimantan Timur Jadi Korban Penipuan Teknologi AI

Dedi Mulyadi memberikan respons terhadap pria yang menyebutnya sebagai penipu
Dedi Mulyadi memberikan respons terhadap pria yang menyebutnya sebagai penipu
Sumber :
  • Instagram/dedimulyadi71

Sebelumnya, Dedi Mulyadi juga merespons video viral seorang warga Kalimantan Timur (Kaltim). Di dalamnya menunjukkan kekesalan menjadi korban modus penipuan memanfaatkan teknologi AI.

Pria berusia 55 tahun ini mengetahui warga Kaltim tersebut mengalami kerugian secara materil setelah terjerat aksi pihak yang melakukan penipuan melalui video call (VC).

Aksi penipuan terjadi akibat suara pihak dalam VC itu mirip dengan KDM. Karena merasa dirugikan, ia meluapkan kemarahannya kepada Gubernur Jabar tersebut.

Warga Kaltim tersebut sampai membuat kaos hitam bertuliskan "Dedi Mulyadi penipu". KDM pun memberikan respons bijak walaupun dituduh sebagai penipu.

Dedi Mulyadi justru memberikan bantuan kepada korban. Ia berharap persoalan warga Kaltim tersebut terselesaikan dengan baik.

"Saya dituduh apa pun, dibuat brand apa pun oleh siapa pun, bagi saya tidak ada masalah. Paling penting saya akan tetap berbuat sekemampuan saya terhadap sesama manusia," kata KDM.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kata dia, korban diduga mengalami penipuan sebanyak dua kali. Aksi pertama akibat diimingi hadiah mendorong korban membayar sejumlah uang tebusan.

KDM menambahkan, motif dalam aksi kedua akibat tawaran pekerjaan. Kendati demikian, tawaran kepada korban hanya bersifat fiktif.

"Saya tahu Bapak katanya membayar uang tebusan. Kemudian mendapat informasi pekerjaan di Jakarta, tetapi setelah datang ke Jakarta pekerjaannya tidak ada," jelasnya.

Ia pun sudah mendesak timnya menghubungi korban. Hal ini sebagai tindakan tegas untuk menelusuri lebih lanjut terhadap kasus dugaan penipuan memanfaatkan AI.

"Meskipun Bapak warga Kalimantan Timur, tetapi sekemampuan saya akan bantu menyelesaikan. Jangan sampai ada lagi masyarakat yang tertipu. Akibat tertipunya sama AI, marahnya sama saya," tukasnya.

Ia menyampaikan harapannnya. Kasus yang menimpa korban sebagai pelajaran berharga bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap modus penipuan berbasis digital melalui teknologi AI.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Kembali ke Prancis untuk Ketiga Kalinya di 2026, Ini Hasil Pertemuan dengan Presiden Macron

Prabowo Kembali ke Prancis untuk Ketiga Kalinya di 2026, Ini Hasil Pertemuan dengan Presiden Macron

Lawatan tersebut menjadi kunjungan ketiga Prabowo ke Prancis sepanjang tahun ini setelah sebelumnya menyambangi negara tersebut pada Januari dan April 2026.
Kondisi Heru Gundul Usai Disembur Ular Kobra, Bisa Menjalar ke Jaringan Mata hingga Belasan Jam Tak Bisa Terbuka

Kondisi Heru Gundul Usai Disembur Ular Kobra, Bisa Menjalar ke Jaringan Mata hingga Belasan Jam Tak Bisa Terbuka

Heru Gundul menjelaskan, meskipun cairan bisa ular sudah berhasil dikeluarkan dengan diguyur air, namun zat beracun tersebut sempat mengenai jaringan saraf mata
Tak Cuma Persib, 3 Klub Super League Juga Kena Sanksi FIFA dan Tak Bisa Daftarkan Pemain Baru Musim Depan

Tak Cuma Persib, 3 Klub Super League Juga Kena Sanksi FIFA dan Tak Bisa Daftarkan Pemain Baru Musim Depan

Kabar mengejutkan dari sepak bola Indonesia setelah FIFA resmi jatuhkan sanksi kepada sejumlah klub Super League. Tak hanya Persib, tiga klub lain juga terkena.
Pencuri Dorong Motor Hasil Curiannya di Jakarta Barat, Sempat Dibantu Ojol Karena Dikira Mogok

Pencuri Dorong Motor Hasil Curiannya di Jakarta Barat, Sempat Dibantu Ojol Karena Dikira Mogok

Pencuri sepeda motor berinisial MS (35) mengaku mendengar bisikan sebelum beraksi di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Terduga Pelaku Pembunuhan WNA Korea Selatan di Bekasi Ditangkap, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Terduga Pelaku Pembunuhan WNA Korea Selatan di Bekasi Ditangkap, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Terduga pelaku pembunuhan WNA Korea Selatan di Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berhasil ditangkap.
Adab Bersin Umat Muslim, Begini Cara Jawabnya

Adab Bersin Umat Muslim, Begini Cara Jawabnya

Berikut adab bersin dalam Islam, yang dianjurkan agar bisa dipahami umat muslim. Lengkap dengan cara jawabnya.

Trending

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu terharu dipanggil pelatih John Herdman untuk mengikuti TC Timnas Indonesia dalam persiapan ASEAN Hyundai Cup 2026.
Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 25 Mei 2026.
Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Begini alasan Pascal Struijk setelah masih enggan menjawab tawaran bela Timnas Indonesia meski sudah fix tak masuk skuad Belanda dan Belgia di Piala Dunia 2026.
Usai Respons Warga Kaltim Korban Penipuan AI, Dedi Mulyadi Beri Reaksi Berkelas saat Dilecehkan Warga Pangandaran

Usai Respons Warga Kaltim Korban Penipuan AI, Dedi Mulyadi Beri Reaksi Berkelas saat Dilecehkan Warga Pangandaran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons dua video viral, mulai dari warga Kalimantan Timur korban penipuan AI dan pelecehan dari warga Pangandaran.
Media Malaysia Tak Habis Pikir dengan Insiden Pawai Juara Persib Bandung, Soroti Aksi Merugikan Pemain dan Pelatih

Media Malaysia Tak Habis Pikir dengan Insiden Pawai Juara Persib Bandung, Soroti Aksi Merugikan Pemain dan Pelatih

Media Malaysia, Stadium Astro menyoroti berbagai insiden saat mewarnai pawai perayaan Persib Bandung juara Super Leaguue 2025-2026 dan cetak sejarah Three-Peat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT