News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Kaget Dengar Biaya Hidup Warga Papua, Penghasilan Rp300 Ribu Sehari Habis untuk Kebutuhan Keluarga

Kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Papua menghadirkan momen menarik sekaligus menyentuh. KDM sampai kaget saat tahu biaya hidup warga Papua tinggi.
Kamis, 4 Juni 2026 - 09:49 WIB
Dedi Mulyadi kaget dengar biaya hidup warga Papua
Sumber :
  • TikTok @percaya.gakpercaya

tvOnenews.com - Kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Papua menghadirkan momen menarik sekaligus menyentuh.

Dalam perjalanan menggunakan perahu, pria yang akrab disapa KDM itu berbincang langsung dengan seorang pengemudi perahu untuk mengetahui kondisi kehidupan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Percakapan santai tersebut mengungkap fakta mengenai tingginya biaya hidup yang harus ditanggung warga Papua setiap harinya.

Dedi Mulyadi kaget dengar biaya hidup warga Papua
Dedi Mulyadi kaget dengar biaya hidup warga Papua
Sumber :
  • TikTok @percaya.gakpercaya

Dedi Mulyadi tampak penasaran dengan penghasilan yang diperoleh sang pengemudi perahu dan bagaimana uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Awalnya, KDM menanyakan pendapatan yang bisa diperoleh dalam sehari.

Sang pengemudi perahu menjelaskan bahwa dirinya rata-rata mendapatkan sekitar Rp300 ribu per hari dari bekerja sejak pagi hingga sore.

Mendengar jawaban tersebut, Dedi Mulyadi kemudian bertanya mengenai kondisi keluarganya.

"300 sehari, udah punya istri? Sudah, berapa kebutuhan belanja sehari buat istri? tanya KDM lagi.

Dedi Mulyadi kaget dengar biaya hidup warga Papua
Dedi Mulyadi kaget dengar biaya hidup warga Papua
Sumber :
  • TikTok @percaya.gakpercaya

Pria itu mengaku telah berkeluarga dan sebagian besar penghasilannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

KDM lalu menggali lebih jauh mengenai pengeluaran sehari-hari.

Sang pengemudi perahu menjelaskan bahwa uang yang diperolehnya habis untuk berbagai kebutuhan pokok keluarga, termasuk membeli susu dan pampers untuk anak yang masih bayi.

"Belanjanya barang-barang kebutuhan toh, pampers, susu," jawabnya.

Jawaban itu membuat Dedi Mulyadi cukup terkejut. Menurutnya, kebutuhan seperti susu dan pampers menunjukkan bahwa biaya hidup masyarakat saat ini sudah semakin tinggi, termasuk di wilayah Papua.

Kang Dedi Mulyadi (KDM)
Kang Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • jabarprov

"Oh punya bayi. Bayi sudah pakai pampers disini? Udah mahal itu biaya hidupnya. Udah pakai pampers, susu, bapak pakai papeda apa beras?" timpal KDM.

Tak berhenti sampai di situ, KDM juga menanyakan makanan pokok yang biasa dikonsumsi keluarga sang pengemudi perahu.

Pria tersebut menjelaskan bahwa keluarganya mengonsumsi papeda maupun beras, meski lebih sering memilih papeda.

Ketika ditanya mana yang lebih mahal antara beras dan papeda, sang pengemudi perahu mengaku harga beras lebih tinggi. Sementara papeda dinilai lebih terjangkau dan mudah didapatkan di pasar setempat.

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan papeda untuk keluarganya bisa menghabiskan sekitar Rp30 ribu per hari.

Jumlah anggota keluarga yang cukup banyak membuat kebutuhan pangan menjadi salah satu pengeluaran rutin yang harus diperhatikan.

Percakapan kemudian berlanjut saat Dedi Mulyadi mengetahui bahwa pria tersebut bahkan sudah memiliki menantu.

Dedi Mulyadi kaget dengar biaya hidup warga Papua
Dedi Mulyadi kaget dengar biaya hidup warga Papua
Sumber :
  • TikTok @percaya.gakpercaya

KDM sempat menanyakan apakah menantunya bekerja. Sang pengemudi perahu menjelaskan bahwa menantunya memiliki pekerjaan di sebuah kedai.

Mendengar cerita mengenai perjuangan ekonomi keluarga tersebut, Dedi Mulyadi menunjukkan kepeduliannya.

Sebelum melanjutkan perjalanan, ia memberikan bantuan berupa uang tunai pecahan Rp100 ribu kepada sang pengemudi perahu.

Momen sederhana itu menjadi gambaran nyata tentang kehidupan sebagian masyarakat Papua yang harus bekerja keras setiap hari untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Di tengah meningkatnya harga berbagai kebutuhan pokok, mulai dari pangan hingga perlengkapan bayi, penghasilan harian yang diperoleh harus dikelola dengan sangat cermat. (asl)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pergantian Kepala BGN Disebut Sebagai Langkah Perbaikan Program MBG ke Depan

Pergantian Kepala BGN Disebut Sebagai Langkah Perbaikan Program MBG ke Depan

Berdasarkan data Kemenkes mencatat 60 kasus dengan 5.207 korban, sedangkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat 55 kasus dengan 5.320 korban. 
Bikin Fans Ngamuk! FIFA Mendadak Larang Botol Minum Isi Ulang di Piala Dunia 2026

Bikin Fans Ngamuk! FIFA Mendadak Larang Botol Minum Isi Ulang di Piala Dunia 2026

FIFA secara mendadak mengubah aturan stadion dan resmi melarang penonton membawa botol air minum yang dapat digunakan kembali (reusable) selama gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Istora Senayan Masih 'Angker', Para Pemain Unggulan Tumbang di Babak Pertama Indonesia Open 2026

Istora Senayan Masih 'Angker', Para Pemain Unggulan Tumbang di Babak Pertama Indonesia Open 2026

Istora Senayan kembali menunjukkan keangkerannya karena sejumlah pemain unggulan berguguran sejak babak pertama Indonesia Open 2026.
Rupiah Makin Anjlok, Purbaya: Ada Rumor Macem-macem di Pasar

Rupiah Makin Anjlok, Purbaya: Ada Rumor Macem-macem di Pasar

Nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat (AS) semakin melemah. Data Bloomberg menunjukkan rupiah berada di level Rp18.003 pada pukul 09.05 WIB.
Lama Diam, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Tuduhan Onyo Mencuri Parfum

Lama Diam, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Tuduhan Onyo Mencuri Parfum

Ruben Onsu akhirnya buka suara soal tuduhan Onyo mencuri parfum. Ia pilih tunggu momen yang tepat dan pastikan sang anak gunakan hak jawabnya.
Adik Sarwendah Beri Respons Menohok di Tengah Isu Sang Kakak dengan Ruben Onsu Berselisih

Adik Sarwendah Beri Respons Menohok di Tengah Isu Sang Kakak dengan Ruben Onsu Berselisih

Nama Sarwendah dan Ruben Onsu tengah ramai di media sosial. Wendy sebagai adik Sarwendah pun ikut muncul untuk membela sang kakak.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Elkan Baggott Dihantam Kabar Tak Sedap dari Inggris Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Elkan Baggott Dihantam Kabar Tak Sedap dari Inggris Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Jelang memperkuat Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday 2026, Elkan Baggott justru mendapat kabar kurang mengenakkan dari Inggris soal nasibnya di klub.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Potensi Produksi Padi Jatim Januari–Juli 2026 Terbesar Se-Indonesia Capai 7,71 Juta Ton GKG

Potensi Produksi Padi Jatim Januari–Juli 2026 Terbesar Se-Indonesia Capai 7,71 Juta Ton GKG

Jawa Timur sebagai provinsi dengan potensi produksi padi terbesar nasional pada Januari hingga Juli 2026.
Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Pendiri Cherrybelle Dino Raturandang diduga sindir Sarwendah lewat unggahan viral di Threads yang kini tembus 1,2 juta views. ”Udah terlihat kan?” tulisnya.
Gelar Sidang, PN Jakpus Putuskan Tolak Gugatan PMH Terhadap Jusuf Hamka

Gelar Sidang, PN Jakpus Putuskan Tolak Gugatan PMH Terhadap Jusuf Hamka

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menggelar sidang gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) pada Selasa (3/6/2026) dengan perkara Nomor 720/Pdt.G/2025/PN Jkt.Pst.
Sambut Kajati Baru, KDM Tekankan Pentingnya Harmonisasi Antarlembaga

Sambut Kajati Baru, KDM Tekankan Pentingnya Harmonisasi Antarlembaga

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya menjaga harmoni dan sinergi antarlembaga dalam mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT