Dedi Mulyadi Kaget Dengar Biaya Hidup Warga Papua, Penghasilan Rp300 Ribu Sehari Habis untuk Kebutuhan Keluarga
- TikTok @percaya.gakpercaya
tvOnenews.com - Kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Papua menghadirkan momen menarik sekaligus menyentuh.
Dalam perjalanan menggunakan perahu, pria yang akrab disapa KDM itu berbincang langsung dengan seorang pengemudi perahu untuk mengetahui kondisi kehidupan masyarakat setempat.
Percakapan santai tersebut mengungkap fakta mengenai tingginya biaya hidup yang harus ditanggung warga Papua setiap harinya.
- TikTok @percaya.gakpercaya
Dedi Mulyadi tampak penasaran dengan penghasilan yang diperoleh sang pengemudi perahu dan bagaimana uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Awalnya, KDM menanyakan pendapatan yang bisa diperoleh dalam sehari.
Sang pengemudi perahu menjelaskan bahwa dirinya rata-rata mendapatkan sekitar Rp300 ribu per hari dari bekerja sejak pagi hingga sore.
Mendengar jawaban tersebut, Dedi Mulyadi kemudian bertanya mengenai kondisi keluarganya.
"300 sehari, udah punya istri? Sudah, berapa kebutuhan belanja sehari buat istri? tanya KDM lagi.
- TikTok @percaya.gakpercaya
Pria itu mengaku telah berkeluarga dan sebagian besar penghasilannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
KDM lalu menggali lebih jauh mengenai pengeluaran sehari-hari.
Sang pengemudi perahu menjelaskan bahwa uang yang diperolehnya habis untuk berbagai kebutuhan pokok keluarga, termasuk membeli susu dan pampers untuk anak yang masih bayi.
"Belanjanya barang-barang kebutuhan toh, pampers, susu," jawabnya.
Jawaban itu membuat Dedi Mulyadi cukup terkejut. Menurutnya, kebutuhan seperti susu dan pampers menunjukkan bahwa biaya hidup masyarakat saat ini sudah semakin tinggi, termasuk di wilayah Papua.
- jabarprov
"Oh punya bayi. Bayi sudah pakai pampers disini? Udah mahal itu biaya hidupnya. Udah pakai pampers, susu, bapak pakai papeda apa beras?" timpal KDM.
Tak berhenti sampai di situ, KDM juga menanyakan makanan pokok yang biasa dikonsumsi keluarga sang pengemudi perahu.
Pria tersebut menjelaskan bahwa keluarganya mengonsumsi papeda maupun beras, meski lebih sering memilih papeda.
Ketika ditanya mana yang lebih mahal antara beras dan papeda, sang pengemudi perahu mengaku harga beras lebih tinggi. Sementara papeda dinilai lebih terjangkau dan mudah didapatkan di pasar setempat.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan papeda untuk keluarganya bisa menghabiskan sekitar Rp30 ribu per hari.
Jumlah anggota keluarga yang cukup banyak membuat kebutuhan pangan menjadi salah satu pengeluaran rutin yang harus diperhatikan.
Percakapan kemudian berlanjut saat Dedi Mulyadi mengetahui bahwa pria tersebut bahkan sudah memiliki menantu.
- TikTok @percaya.gakpercaya
KDM sempat menanyakan apakah menantunya bekerja. Sang pengemudi perahu menjelaskan bahwa menantunya memiliki pekerjaan di sebuah kedai.
Mendengar cerita mengenai perjuangan ekonomi keluarga tersebut, Dedi Mulyadi menunjukkan kepeduliannya.
Sebelum melanjutkan perjalanan, ia memberikan bantuan berupa uang tunai pecahan Rp100 ribu kepada sang pengemudi perahu.
Momen sederhana itu menjadi gambaran nyata tentang kehidupan sebagian masyarakat Papua yang harus bekerja keras setiap hari untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Di tengah meningkatnya harga berbagai kebutuhan pokok, mulai dari pangan hingga perlengkapan bayi, penghasilan harian yang diperoleh harus dikelola dengan sangat cermat. (asl)
Load more