Penjelasan Kuasa Hukum Sarwendah, 'Cong' di Video Viral Itu Bisa Saja Soal Film atau Novel, Bukan Ruben Onsu
- Instagram @sarwendah29
tvOnenews.com - Satu kata dalam video Sarwendah tiba-tiba menjadi bahan perbincangan jutaan orang. Kata "cong" yang terlontar begitu saja kini membelah publik menjadi dua kubu.
Kuasa hukum Sarwendah pun turun tangan memberikan penjelasan yang tak banyak orang duga.
Chris Sam Siwu, kuasa hukum Sarwendah, berbicara kepada awak media melalui panggilan video yang ditayangkan kanal YouTube Intens Investigasi pada 4 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, ia memaparkan pandangannya soal video viral tersebut sekaligus membela kliennya yang selama ini dikenal sangat pendiam di hadapan publik.
Publik sendiri sudah lama mengenal Sarwendah sebagai sosok yang memilih seribu diam sejak berpisah dengan Ruben Onsu.
Tidak ada pernyataan, tidak ada komentar, tidak ada satu kata pun yang pernah keluar dari mulutnya soal kehidupan rumah tangga mereka yang telah berakhir. Itulah yang membuat satu video pendeknya kini terasa begitu mengejutkan.
Chris mengawali penjelasannya dengan mengungkap kondisi kliennya yang tak banyak diketahui publik.
"Saya enggak tahu bagaimana situasi emosional klien saya saat ini. Karena memang klien saya selama ini kan diam ya, tidak pernah bicara. Bahkan satu kata pun tidak pernah berbicara ya. Bahkan video yang sekarang lagi viral pun itu sebenarnya juga baru satu kali ini dan tidak ditujukan kepada siapapun ya. Dia hanya bercerita di situ ya dan objeknya kalau enggak salah laki-laki atau cong ya, artinya ya semua subjek ya," ujar Chris Sam Siwu.
Pernyataan Chris itu sekaligus menjadi jawaban atas ramainya spekulasi yang beredar di media sosial.
Banyak netizen yang langsung mengaitkan kata "cong" dalam video Sarwendah dengan Ruben Onsu, mantan suaminya, terutama dalam konteks isu nafkah sebesar Rp200 juta yang tengah menjadi perbincangan publik.
Namun Chris menegaskan bahwa mengaitkan video itu secara langsung kepada satu nama tertentu adalah kesimpulan yang terlalu terburu-buru.
"Kalaupun ada pihak-pihak yang merasa, ya mungkin itu suatu ketidaksengajaan ya. Tetapi menurut saya video itu sama sekali tidak menyebutkan nama, masih clear lah ya. Jadi bisa terjadi kepada siapapun," jelasnya.
Chris bahkan membuka kemungkinan yang jauh lebih sederhana dari yang selama ini dipikirkan publik.
Menurutnya, Sarwendah mungkin hanya sedang bercerita tentang sesuatu yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan kehidupan pribadinya.
"Mungkin klien saya bercerita soal film ya kan. Mungkin klien saya juga bercerita soal novel ya kan, bercerita tentang kehidupan orang lain, kan bisa aja gitu ya. Jadi menurut saya masih banyak hal-hal yang masih perlu diklarifikasikan," katanya.
Penjelasan itu tentu mengundang tanda tanya baru. Jika memang tidak ada maksud apa-apa, mengapa video itu kemudian menuai reaksi begitu besar dari publik.
Chris pun menyadari bahwa persepsi orang memang tidak bisa sepenuhnya dikontrol.
Bagi Chris, yang terpenting adalah fakta bahwa di dalam video tersebut tidak ada satu nama pun yang disebut.
Ia menegaskan hal itu sebagai garis pembatas yang jelas antara opini publik dan fakta yang sebenarnya.
Lebih dari itu, Chris justru menyoroti sisi lain yang menurutnya luput dari perhatian publik, yaitu keberanian Sarwendah untuk pertama kalinya bersuara setelah sekian lama memilih diam total.
"Bayangkan, klien kami selama ini tidak pernah berbicara sedikit pun ya, harus membuat video seperti kemarin itu. Menurut saya itu satu hal yang sudah luar biasa. Tetapi saya pastikan itu bukan ditujukan kepada RO," pungkas Chris Sam Siwu.
Pernyataan kuasa hukum ini tentu belum akan meredam perdebatan yang sudah terlanjur panas di media sosial.
Namun setidaknya, ada satu hal yang kini menjadi jelas menurut pihak Sarwendah sendiri, kata "cong" itu bukan milik siapapun secara khusus, dan semua orang bebas menafsirkannya sesuai sudut pandang masing-masing.
(anf)
Load more